Liputan Khusus : Sungai Menjadi Estalase Halaman Depan Kota

0
565
Normalisasi Sungai Batang Agam di lanjutkan.

Payakumbuh, Liputansumbar.com–“Dulu, sungai dianggap halaman belakang, kini, persepsi tersebut kita rubah. Sungai-sungai di kota Payakumbuh akan Di jadikan halaman depan dan sekaligus menjadi “Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru” di Kota Payakumbuh.

Untuk itu, Pemko Payakumbuh pada tahun 2017 ini melalui Perangkat Daerah Dinas PU&PR, memanfaatkan dana APBN (Balai Wilayah Sungai Sumatera V) sebesar Rp. 195 Milyar dan APBD Payakumbuh Rp. 13,5 Milyar sedang dan akan membangun dan menata kawasan Sungai Batang Agam sampai 2019,” ungkap Muslim, Kepala Dinas PU&PR, ditemui di kantornya, Senin (07/08-2017).

loading...

Untuk Pembangunan dan Penataan Kawasan Batang Agam, Pemerintah Kota Payakumbuh, sejak 2015 – 2017, telah direalisasikan Ganti Wajar Tanah, Tanaman Tumbuh, dan Bangunan yang terkena proyek ini. “Dari lima kelurahan yang dilalui proyek ini, telah dibayarkan 85 persil dan masih tersisa lagi 3 persil lagi yang belum,” katanya.

Ditambahkan, untuk 2015 telah dibayar 9 persil yang terletak di Kelurahan Sungai Pinago dan 1 persil di Kelurahan Tanjung Pauh dengan dana lebih kurang 1,8 M. Sebanyak 48 persil telah dibebaskan di tahun 2016. Pembebasan tahun 2017 sebanyak 30 persil.

“Secara keseluruhan, status pembebasan lahan batang agam, segmen I dan II, sebanyak 85 persil. Masih ada 3 persil lagi yang belum dibayarkan dengan luas 1970 M2,” urai muslim.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas PU&PR Kota Payakumbuh, Proyek pembangunan Kawasan Batang Agam ini, Panjang menurut Peta Bidang 4020,3 Meter. Dengan lebar rata-rata antara 18 – 22 Meter. Dari tahun 2015 s.d. Agustus 2017 telah dikeluarkan Biaya ganti Wajar sebanyak Rp. 13.476.622.500. dengan luas total 79.278 M2.

Nantinya, bila proyek ini selesai, sisi kanan dan sisi kiri sungai, berfungsi juga sebagai jalan inspeksi selain dapat juga dijadikan obyek wisata baru dengan banyaknya taman-taman dan tempat bermain anak.

“Sungai menjadi halaman depan Kota ini tentu akan terwujud dengan dukungan semua pihak, khususnya masyarakat yang selama ini hidup dan berkembang di sepanjang Batam Agam dan sungai-sungai lainnya yang melintasi Kota Payakumbuh,” ungkapnya kemudian.

Kita berharap peran serta aktif masayarakat untuk mengawal pelaksanaan pembangunan dan memelihara dan menjaga hasil pembangunan tersebut.(TIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here