Payakumbuh,liputansumbar.com- Kendati aksi unjuk rasa menolak sejumlah RUU di Tanah Air sempat gaduh bahkan ada pula yang merusak fasilitas negara, kondisi terbalik justru terjadi di Payakumbuh, Sumatera Barat.

Berselang sehari setelah kegaduhan oleh oknum pendemo di gedung DPRD Sumbar, maka Kamis (26/9), ribuan mahasiswa dan pelajar di Payakumbuh dan Limapuluh Kota juga unjuk tuntutannya.

loading...

Para pendemo, sejak pagi sudah dikawal oleh Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setyawan. Baik saat long march di jantung kota, sampai ke dalam gedung wakil rakyat.

Kehadiran Kapolres ini, menuai pujian mahasiswa, pelajar bahkan tokoh Sumbar sekelas Haji Basril Djabar. “Senang hati melihat Kapolres rendah hati, bersahaja hadir di tengah unjuk rasa untuk memastikan tidak ada gangguan Kamtibmas. Ini perlu ditiru,” kata Basril Djabar.

Mahasiswa dan pelajar yang melakukan unjuk rasa, terlihat berjalan iringan dengan Kapolres Dony Setyawan. “Pak Kapolres memfasilitasi penyampaian pendapat dengan cara-cara yang baik, elegan,” kata para mahasiswa.(ws)

1569493726-Forletnews-WhatsApp Image 2019-09-26 at 16 53 42 (1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here