Payakambuh,liputansumbar.com- Rapat Paripurna HUT Kota Payakumbuh ke 49 digelar di Aula DPRD, Selasa (17/12). Rapat itu dihadiri Gubernur diwakili Kepala BKPSDM Provinsi Sumbar, Ketua DPRD Provinsi Sumbar Supardi, Wali Kota Riza Falepi, Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus, serta Wakil Ketua Wulan Denura dan Armen Faindal, unsur Forkopimda, Mantan-mantan Wali Kota Payakumbuh, kepala OPD, ormas, orsos, dan sejumlah tokoh masyarakat Payakumbuh.

Hamdi Agus selaku pimpinan DPRD membuka rapat untuk umum ini, dirinya mengatakan menapaki usia Payakumbuh yang ke 49, banyak menoreh catatan dan prestasi penting dengan permasalahan dan dinamikanya, ini menjadi bagian yang tidak mingkin dipisahkan dari perjalanan Kota Randang.

loading...

“Usia 49 tahun atau hampir setengah abad, telah menunjukkan kematangan Payakumbuh, ada kekurangan yang harus kita benahi demi mengukir dan mengubah wajah Kota Payakumbuh, sehingga bisa berdiri sejajar dengan kota maju di negeri lain,” katanya.

Ditambahkannya, dibawah kepemimpinan Riza Falepi-Erwin Yunaz, telah banyak kemajuan dan perubahan yang signifikan, dimana di periode kedua Riza Falepi sudah berlangsung lebih dari 2 tahun, bersisa kurang 3 tahun lagi.

“Kita berharap kepala daerah tetap menjaga semangatnya memajukan Payakumbuh,” kata Hamdi.

Ditambahkan Hamdi Agus, Payakumbuh tak hentinya meraih prestasi yang membanggakan, namun prestasi itu belum cukup dijadikan indikator keberhasilan. Kesejahteraan masyarakatlah yang menjadi indikatornya, maka sinergisitas antara kepala daerah dan DPRD bahu membahu diperlukan untuk mewujudkan pembangunan kepada masyarakat.

Dalam Rapat Paripurna ini, Mantan Wali Kota Payakumbuh periode 1993-1998 Fahmi Rasyad juga hadir dan merasakan kebahagiaan bercerita tentang bagaimana sejarah lahir Kota Payakumbuh dahulunya.

Beliau bercerita bagaimana saat pertama Kota Payakumbuh dicetuskan dan bagaimana dirinya menjadi wali kota Payakumbuh 25 tahun setelah itu.

Beberapa hal yang menjadi tolok ukur atau parameter dalam menilai kemajuan Payakumbuh, dimana semula merupakan ibukota Kabupaten Limapuluh Kota, dari 1970-1993 perkembangannya belum cukup besar, namun saat itu pemko baru berhasil menyusun sarana pemerintahan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here