Ketika Orang Berpikir
KUBANG GAJAH SUDAH DULUAN BANGUN KAMPUNG
TANGGUH COVID-19

Pengantar- Diakui kurang terekpose di media nasional. Tidak viral dimedsos. Tapi, jika eksekusi pencegahan dan penanganan Covid-19, mungkin Kubang Gajah yang terdepan di Tanah Air.

loading...

Ingin tahu, komitmen warga Kubang Gajah soal penanganan Covid-19. Hingga warga siap membangun kampung tangguh percontohan di tingkat nasional. Ini ceritanya.

Begitu masa tanggap darurat Covid-19 ditetapkan di Kota Payakumbuh, 22 Maret, warga Perumahan Kubang Gajah di Kelurahan Limbukan, Kecamatan Payakumbuh Selatan, langsung quick respon.

Hanya berselang dua hari, Posko Mandiri Covid-19, tanpa ada yang memerintahkan, berdiri di gerbang perumahan berpenduduk lebih kurang 2.000-an jiwa itu.

“Tak ada pihak atasan yang menyuruh kami. Tidak juga walikota, dan tidak juga kapolres, apalagi camat. Ini murni keinginan warga. Mereka, spontan mendirikan posko dengan swadaya sendiri,” ucap Lurah Limbukan Firdaus Syawir, yang juga warga Kubang Gajah, kepada awak media ini, Rabu (10/6).

Keinginan membangun posko mandiri, ungkap Firdaus, desakan dari ketua-ketua RT setempat. Dua dari empat RT, memang, anggota Polres Payakumbuh, bernama Aiptu Rinaldi dan Aiptu Masrialdi. Sedangkan, Ketua RW 03 Kubang Gajah juga anggota Polres Aiptu Mulia Raja.

“Alhamdulillah, saya sangat terbantu. Ketika pemko baru membuka posko utama Covid-19 di pusat kota dan posko pembantu di setiap puskesmas, posko mandiri telah berdiri di Kubang Gajah.

Makanya, protokol kesehatan tentang Covid-19 di Kubang Gajah, berlaku ketat di komplek perumahan. “Lihatlah, disetiap rumah warga, ada tempat cuci tangan dengan sabun cair, di depan rumah. Rumah-rumah warga, secara berkala disemprot oleh relawan warga Kubang Gajah sendiri. Paling tidak sekali sepekan dilakukan penyemprotan disenfektan,” ucap lurah bersama Ketua LPM Rio Novandri, Rabu.

Setiap tamu yang datang ke Kubang Gajah. maaf kata Ketua LPM Rio, Babinsa Serda Irwan Siregar dan Babinkamtibmas Aiptu Agusman, memang diperiksa secara ketat. Kendaraanya, kita semprot disenfektan. Lalu seluruh penumpang, diperintahkan turun, dicek suhu tubuhnya, disuruh mencuci tangan yang tempatnya sudah disiapkan. Nama-nama tamu yang masuk komplek perumahan, tercatat dengan rapi.

Media edukasi, berupa stiker, spanduk dan baliho tentang Covid-19, dipajang seluruh komplek perumahan. Warga setempat yang tidak punya masker, diberi oleh petugas posko. Setiap hari, yang bertugas sebagai relawan, bergiliran piket di posko, selama 24 jam. Dengan tiga sif, tambah lurah.

Selain swadaya masyarakat, operasional posko juga dibantu oleh perantau serta beberapa pengusaha di kota ini. Kita juga mendapat donasi berupa masker dan pakaian hasmat. In Syaa Allah, bantuan itu terus mengalir sejak PSBB hingga diberlakukannya New Normal saat ini, tegas lurah.

Menurut Camat Payakumbuh Selatan Junaidi, ST, ketika Walikota H. Riza Falepi dan Kapolres Dony Setiawan, menyampaikan wacana membentuk Kampung Tangguh Covid-19, bagi Limbukan tidak menjadi persoalan. “Kita langsung menjawabnya, secara positif. Soalnya, Kubang Gajah sudah tangguh dalam banyak hal,” jelas camat.

Di sektor ketahanan pangan, petugas atau relawan Covid-19 sudah mempunyai kolam ikan dan kolam ikan terpal. Warga setempat, punya sawah yang hasil panennya siap dihibahkan buat warga yang terpapar Covid secara ekonomi. Persoalan perut tidak perlu dicemaskan warga. Tanah-tanah pekarangan warga, produktif dengan tanaman keperluan dapur.

Konsep Kampung Tangguh di Kubang Gajah sangat cocok dengan istilah atau pepatah minang, Kasiko Saraso dan Saseso.

Kasiko kepanjangan dari Kampung Siaga Covid-19. Saraso dan Saseso diartikan saraso basamo dalam sehat ekonomi dan sosial.

Menurut camat dan lurah, kapan saja gubernur dan kapolda datang melihat kampung tangguh Kubang Gajah, gak perlu dikhawatirkan. Warga Kubang Gajah siap menanti dengan hati yang lapang. “Kita siap menunggu pak gubernur dan pak kapolda,” ucap camat dan lurah kepada wako dan kapolres.

Kunjungan Walikota Riza Falepi, Wawako Erwin Yunaz dan Kapolres Dony Setiawan ke kampung tangguh Kubang Gajah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here