Padang,liputansumbar, Kasus dugaan Penyalahgunaan dana covid-19 yang menyeret Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Bakhrizal sebagai terdakwa, mulai di sidangkan di Pengadilan Tinggi Sumbar Jalan Katib Sulaiman, Padang, Senin (21/3/2022).
Sidang perdana yang menghadapkan terdakwa ke Hadapan Hakim, tiga majelis hakim yang diketuai Juandra,SH,dengan agenda sidang adalah pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Saut Berhard Damanik, terhadap perkara penyalahgunaan dana covid-19 tahun 2020 terkait pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 195 juta rupiah.
Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum Saut Berhard Damanik, menjerat terdakwa Bakhrizal, dengan Pasal 2 dan Undang-undang korupsi (primer) junto Pasal 55 KUHP dan Pasal 3 Undang-Undang Korupsi junto Pasal 55 KUHP (subsider).
Setelah mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Saut Berhard Damanik yang menyita waktu beberapa jam itu, terdakwa Bakhrizal melalui Kuasa Hukumnya, Zamri,SH mengajukan permohonan penangguhan penahan kepada majelis hakim dengan lampiran Rekam Medik terdakwa.
Namun permohonan terdakwa Bakhrizal untuk mendapatkan penangguhan penahan, belum disetujui oleh majelis hakim yang menyidangkan perkara dugaan korupsi yang menyita perhatian masyarakat Kota Payakumbuh itu. Dengan arti lain, terdakwa diinapkan di Lembaga Pemasyarakat Klas II B Anak air Kota Padang, guna menjalani sidang lanjutan yang akan digelar Senin mendatang.
Sementara itu penasehat hukum terdakwa Bakhrizal, Zamri,SH menjawab pertanyaan wartawan usai sidang mengatakan bahwa, sidang lanjutan akan digelar Senin depan (28/3).
“ Dalam sidang lanjutan Senin depan, kami Kuasa hukum terdakwa akan mengajukan keberatan eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum, “ kata Zamri,SH.
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here