Pemko Payakumbuh Dirikan Dapur Umum di Agam, Ribuan Warga Terdampak Terbantu

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten AGAM, liputansumbar.com

Pemko Payakumbuh bergerak cepat membantu warga yang terdampak bencana alam di Kabupaten Agam dengan membuka dapur umum di Nagari Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan. Dapur umum tersebut mulai beroperasi sejak Selasa (02/12/2025) dan langsung menyediakan makanan bagi masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan harian akibat rusaknya akses jalan serta fasilitas dasar.

Dapur umum ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Payakumbuh dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Sejumlah personel gabungan dari BPBD, Dinas Sosial, Tagana, serta para relawan diturunkan untuk memperkuat operasional di lapangan. Mereka bekerja dalam tekanan medan yang belum pulih sepenuhnya, termasuk akses jalan yang terputus serta jaringan listrik yang masih tidak stabil.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menyampaikan bahwa langkah cepat ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan dalam masa tanggap darurat.

“Begitu laporan bencana masuk, kami langsung bergerak,” kata Sekda Rida Ananda mewakili Wali Kota Payakumbuh.

Baca Juga :  83 Kader GALAMAI Dikukuhkan, Payakumbuh Perkuat Perlindungan Pekerja Informal

“Dapur umum ini kami operasikan tanpa menunggu waktu agar masyarakat tidak berada dalam situasi tanpa makanan, terutama mereka yang masih berada di lokasi terdampak dan belum bisa kembali ke rumah,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa Pemko Payakumbuh menurunkan tenaga dapur terlatih serta peralatan masak berkapasitas besar untuk memastikan ratusan porsi makanan dapat diolah setiap harinya. Distribusi makanan dilakukan secara terkoordinasi bersama pemerintah nagari dan relawan lokal agar bantuan dapat diterima secara merata dan cepat.

“Kami melihat langsung ada warga yang terpaksa mengungsi, ada yang tidak bisa memasak karena dapur mereka rusak atau tertimbun material. Tim kami membantu mengisi celah kebutuhan itu,” ujar Rida Ananda.

Payakumbuh sebelumnya juga telah menurunkan bantuan ke sejumlah daerah terdampak bencana di Sumatera Barat. Namun, operasi di Kabupaten Agam termasuk salah satu yang paling intensif karena tingkat kerusakan dan jumlah warga terdampak cukup besar.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Gelar Razia Pekat, Segel Cafe Tak Berizin

“Ini bagian dari solidaritas. Dalam situasi bencana, batas antardaerah tidak relevan. Yang utama adalah bagaimana kita saling menguatkan, saling menopang, dan memastikan masyarakat bisa melewati masa darurat dengan baik,” jelasnya.

Dapur umum tersebut direncanakan akan beroperasi sepanjang masa tanggap darurat dan bisa diperpanjang jika kondisi di lapangan masih membutuhkan layanan. Di beberapa titik pengungsian, warga mulai merasakan manfaat keberadaan dapur umum tersebut.

“Sekarang kami paling tidak bisa makan teratur. Rumah saya tidak bisa digunakan, dapur tertimbun material,” kata seorang warga Nagari Salareh Aia Utara yang menerima bantuan makanan.

Keberadaan dapur umum Payakumbuh menjadi salah satu tumpuan warga dalam melewati hari-hari awal pemulihan, di tengah medan yang sulit serta kebutuhan dasar yang belum sepenuhnya pulih.(ws)

Berita Terkait

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur
Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital
Kelurahan Sapaku Payakumbuh Juara I Lomba Kelurahan Sumbar 2026, Siap Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Tradisi Manaiak An Siriah Lewat Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026
Inspektorat Payakumbuh Monitoring Retribusi Pasar, Zulmaeta Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pungli
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:50 WIB

Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:20 WIB

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:16 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital

Berita Terbaru