Dinas Pendidikan Payakumbuh Luncurkan Kelas BerNALAR, Perkuat Literasi dan Numerasi Siswa SD

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan terus memperkuat kualitas pendidikan dasar dengan meluncurkan program inovatif Kelas BerNALAR (BerNumerasi Aplikatif dan BerLiterasi Aktual dan Relevan) sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, dan penalaran peserta didik di tingkat sekolah dasar.

Program tersebut diperkenalkan melalui Workshop Implementasi Kelas BerNALAR yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Payakumbuh, Kelurahan Padang Alai Bodi, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kamis (18/6/2026).

Peluncuran program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman dalam mewujudkan visi “Payakumbuh Maju Bermartabat melalui Pemberdayaan, Pengembangan Kualitas Pendidikan, dan Sentra UMKM yang Kompetitif.”

Melalui berbagai inovasi pembelajaran, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di era global.

Workshop yang diikuti guru SD negeri dan swasta se-Kota Payakumbuh tersebut menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih mendalam, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan zaman serta kebutuhan peserta didik abad ke-21.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, mengatakan peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Oleh sebab itu, berbagai inovasi terus dikembangkan untuk memperkuat kompetensi dasar peserta didik sekaligus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah.

Menurutnya, hasil capaian mutu pendidikan menunjukkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi masih menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian bersama. Selain itu, capaian Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Kota Payakumbuh tahun 2025 juga menunjukkan perlunya langkah-langkah inovatif yang berkelanjutan.

“Kondisi ini menuntut kita menghadirkan perubahan nyata di ruang-ruang kelas. Literasi dan numerasi bukan hanya kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun kemampuan berpikir kritis, bernalar, berkomunikasi, dan memecahkan masalah yang dibutuhkan peserta didik di masa depan,” ujar Nalfira.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Optimalkan Posyandu untuk Capaian SPM

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Dinas Pendidikan menghadirkan inovasi Kelas BerNALAR yang dirancang untuk membangun budaya belajar yang mendorong peserta didik aktif berpikir, memahami informasi secara kritis, serta mampu menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui program tersebut, setiap sekolah akan menerapkan pembiasaan “15 Menit BerNALAR” pada awal pembelajaran. Kegiatan ini berisi aktivitas membaca, memahami, menganalisis, berdiskusi, dan mengaitkan materi dengan konteks nyata sehingga kemampuan literasi, numerasi, serta penalaran siswa dapat berkembang secara optimal.

Nalfira menambahkan, Kelas BerNALAR juga selaras dengan arah kebijakan nasional, termasuk penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, sekaligus mendukung implementasi pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan mendalam.

“Program ini diharapkan mampu menciptakan budaya belajar yang lebih kuat di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menegaskan keberhasilan implementasi Kelas BerNALAR sangat ditentukan oleh peran guru sebagai ujung tombak transformasi pembelajaran. Karena itu, workshop dirancang untuk memperkuat kapasitas guru dalam menyusun pembelajaran literasi dan numerasi yang kontekstual, mengembangkan modul dan asesmen berkualitas, memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan artifisial secara bijak, serta menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

“Saya berharap workshop ini tidak hanya menghasilkan pemahaman, tetapi juga melahirkan praktik nyata yang dapat langsung diterapkan di kelas. Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan pengalaman belajar yang berkualitas bagi peserta didik,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Syafni Hasni, menjelaskan bahwa workshop tersebut merupakan bagian dari Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) yang diaktualisasikan melalui kerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Baca Juga :  "Sorotan Debat Publik: Erwin Yunaz Dinilai Unggul dalam Penguasaan Isu Tata Kelola Pemerintahan"

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya konkret dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui pengembangan perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan literasi dan numerasi secara sistematis dan berkelanjutan.

“Tujuan utama workshop ini adalah menghasilkan modul pembelajaran yang dapat digunakan guru sekolah dasar dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik sesuai kebutuhan pembelajaran saat ini,” ujarnya.

Syafni menjelaskan, pengembangan modul dilakukan melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang menekankan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses belajar. Untuk mendukung program tersebut, Dinas Pendidikan juga membentuk tim penulis modul yang terdiri atas pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Workshop ini diikuti oleh 20 anggota tim penulis modul dan 87 guru sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan melalui paparan narasumber, presentasi hasil kerja tim pengembang modul, penayangan video praktik baik, diskusi kelompok, hingga praktik implementasi penggunaan modul melalui metode peer teaching.

Selain meningkatkan kompetensi guru, workshop ini juga memperkuat kolaborasi antara pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan dalam mendukung keberhasilan implementasi program literasi dan numerasi di sekolah dasar.

Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap Kelas BerNALAR dapat menjadi gerakan bersama dalam membangun budaya belajar yang kuat sekaligus meningkatkan capaian literasi, numerasi, dan penalaran peserta didik secara signifikan dan berkelanjutan.

Nalfira optimistis inovasi tersebut akan menjadi salah satu praktik baik transformasi pembelajaran di Kota Payakumbuh.

“Kami optimistis Kelas BerNALAR dapat menjadi salah satu praktik baik transformasi pembelajaran di Kota Payakumbuh. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi Payakumbuh yang cerdas, berkarakter, adaptif, serta siap menghadapi tantangan abad ke-21,” pungkasnya.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Sidak Seluruh SPBU, Pastikan Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran
Pemko Payakumbuh Perkuat Pelayanan Publik dan Identitas Daerah Lewat Tiga Ranperda Strategis
Wakil Wali Kota Payakumbuh Dorong Kompetensi Global Anak Lewat Launching Kelas Bilingual SDS IT IPHI
Fraksi NasDem Payakumbuh Soroti APBD 2025, Tirta Sago, Bus Listrik hingga Status Tanah Ulayat Pasar
Peringatan 1 Muharram 1448 H di Payakumbuh Jadi Momentum Perkuat Keimanan
Pemko Payakumbuh Dorong Regulasi Akuntabel dan Berpihak pada Masyarakat Melalui Tiga Ranperda Strategis
Pemko Payakumbuh Perkuat Literasi Hukum ASN, Cegah Risiko Pidana dan Korupsi dalam Jabatan
TPQ Mudarma Surau Palito Jannah Kembali Gelar Khatam Al-Qur’an, Wawako Payakumbuh Dorong Generasi Qurani
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:27 WIB

Dinas Pendidikan Payakumbuh Luncurkan Kelas BerNALAR, Perkuat Literasi dan Numerasi Siswa SD

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:08 WIB

Pemko Payakumbuh Sidak Seluruh SPBU, Pastikan Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:33 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Pelayanan Publik dan Identitas Daerah Lewat Tiga Ranperda Strategis

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:13 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh Dorong Kompetensi Global Anak Lewat Launching Kelas Bilingual SDS IT IPHI

Senin, 15 Juni 2026 - 11:46 WIB

Fraksi NasDem Payakumbuh Soroti APBD 2025, Tirta Sago, Bus Listrik hingga Status Tanah Ulayat Pasar

Berita Terbaru

Pasaman Barat

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pasaman Barat Gelar Bakti Kesehatan

Kamis, 18 Jun 2026 - 18:18 WIB