Dua Inovasi Pelajar Payakumbuh Melaju ke Final TTG Sumbar 2026

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Kota Payakumbuh kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang inovasi dan teknologi. Dua karya inovatif hasil kreativitas pelajar daerah itu berhasil melaju ke babak final Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.

Keberhasilan tersebut sekaligus melanjutkan tradisi prestasi Payakumbuh yang dalam lima tahun terakhir konsisten meraih gelar juara tingkat provinsi dan bahkan pernah mewakili Sumatera Barat pada Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional tahun 2024.

Dua inovasi yang lolos ke tahap penilaian tingkat provinsi setelah melalui proses seleksi pada Kamis (4/6/2026) yakni SAVIOR (Smart Agriculture Vision Observer and Responder) karya siswa SMA Islam Boarding School Raudhatul Jannah pada kategori Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna, serta INOCER (Intelligence Food Composition Checker and Recommendation) karya siswa SMP Islam Raudhatul Jannah pada kategori Teknologi Tepat Guna.

Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Kota Payakumbuh sebagai salah satu daerah dengan ekosistem inovasi pelajar yang berkembang pesat di Sumatera Barat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, Yozarwardi Usama Putra, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian para pelajar Payakumbuh yang mampu menghadirkan inovasi berbasis teknologi untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  ASN BerAKHLAK dan Siap Bertransformasi, Pemko Payakumbuh Gelar Apel Bersama KORPRI

“Payakumbuh keren. Rawat inovasi-inovasi ini serta anak-anak kita agar terus berpikir intelektual,” ujar Yozarwardi saat penilaian di Payakumbuh.

Menurutnya, lahirnya berbagai inovasi dari kalangan pelajar menunjukkan budaya riset, kreativitas, serta kemampuan memecahkan masalah telah tumbuh dengan baik di daerah tersebut. Ia menegaskan pembinaan yang berkelanjutan perlu terus dilakukan agar inovasi yang dihasilkan tidak hanya berprestasi dalam kompetisi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Payakumbuh, Syafwal, menjelaskan bahwa pemerintah daerah melakukan penjaringan dan seleksi secara bertahap sebelum menetapkan inovasi yang akan diikutsertakan dalam kompetisi tingkat provinsi.

“Dalam usulan inovasi ini kami melakukan penjaringan dan seleksi yang matang. Inovasi yang dipilih juga selaras dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam mendukung misi ketahanan pangan nasional,” katanya.

Syawal menjelaskan, SAVIOR merupakan teknologi yang dirancang untuk membantu pemantauan dan respons terhadap kondisi pertanian secara lebih efektif melalui pemanfaatan teknologi digital. Sementara itu, INOCER adalah sistem cerdas yang mampu memeriksa komposisi pangan sekaligus memberikan rekomendasi bagi pengguna dalam memilih makanan yang lebih sehat dan sesuai kebutuhan.

Menurutnya, kedua inovasi tersebut menjadi bukti kemampuan generasi muda Payakumbuh dalam menciptakan solusi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan masa kini.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Perkuat Birokrasi, Lantik Pejabat Strategis untuk Akselerasi Pelayanan Publik

Koordinator Inovasi Kota Payakumbuh, Robby Hafanos, menambahkan bahwa tim penilai dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan inovasi yang berkembang di daerah tersebut.

“Kami berdialog langsung dengan Kepala DPMD Sumbar dan beliau menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan inovasi daerah, mulai dari fasilitasi hak kekayaan intelektual hingga promosi produk inovasi bagi pemenang kompetisi,” ujarnya.

Robby berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Payakumbuh untuk terus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar melalui kreativitas dan pemanfaatan teknologi.

“Mudah-mudahan capaian ini menjadi energi positif bagi generasi muda, baik milenial maupun Gen Z, agar lebih responsif terhadap persoalan di sekitarnya dan mampu menjadi problem solver melalui inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan lolosnya dua inovasi sekaligus ke babak final Kompetisi TTG Sumbar 2026, Payakumbuh kembali membuktikan komitmennya dalam membangun budaya inovasi sejak usia sekolah serta mencetak generasi muda yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan nasional melalui teknologi tepat guna.(ws)

Berita Terkait

Wako Zulmaeta Optimistis Target 40 Emas Payakumbuh di Porprov 2026 Tercapai
Wako Zulmaeta Tinjau Pembangunan Jalan di Batang Agam, Ditargetkan Rampung November
HUT ke-81 TNI, Zulmaeta Perkuat Sinergi Pemko Payakumbuh dengan TNI
500 Kontingen Payakumbuh Resmi Dilepas, Siap Berlaga di Porprov Sumbar XVI 2026
Pemko Payakumbuh Siapkan Pengendalian Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen
Pemko Payakumbuh Gandeng Karang Taruna Kembangkan Ekonomi Produktif dan Atasi Persoalan Sosial
Payakumbuh Bidik Lebih dari 40 Medali Emas di Porprov Sumbar XVI
Pemko Payakumbuh dan Kementerian PU Bekali serta Uji Kompetensi 115 Tenaga Kerja Konstruksi
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Wako Zulmaeta Optimistis Target 40 Emas Payakumbuh di Porprov 2026 Tercapai

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Wako Zulmaeta Tinjau Pembangunan Jalan di Batang Agam, Ditargetkan Rampung November

Rabu, 30 September 2026 - 07:04 WIB

500 Kontingen Payakumbuh Resmi Dilepas, Siap Berlaga di Porprov Sumbar XVI 2026

Senin, 28 September 2026 - 07:20 WIB

Pemko Payakumbuh Siapkan Pengendalian Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen

Senin, 28 September 2026 - 07:11 WIB

Pemko Payakumbuh Gandeng Karang Taruna Kembangkan Ekonomi Produktif dan Atasi Persoalan Sosial

Berita Terbaru

Olahraga

Balap Sepeda Payakumbuh Tambah Emas dan Dua Perak

Senin, 5 Okt 2026 - 10:42 WIB