Pemko Payakumbuh Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah ke-29, Tegaskan Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar

Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-29 di halaman Balai Kota Payakumbuh pada Jumat pagi (25/04). Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan, diikuti oleh seluruh jajaran Forkopimda dan aparatur pemerintahan setempat.

Peringatan Hari Otda yang jatuh setiap tanggal 25 April ini menjadi momentum penting bagi Pemko Payakumbuh untuk merefleksikan kembali perjalanan panjang pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia. Upacara diawali dengan pembacaan singkat sejarah otonomi daerah, yang mencatat tonggak awal sejak dikeluarkannya Desentralisatie Wet oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1903. Setelah kemerdekaan, Indonesia melanjutkan semangat desentralisasi melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1945, yang menjadi dasar pembentukan pemerintahan daerah berotonomi.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Zulmaeta dalam amanatnya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. “Melalui momentum yang berbahagia ini, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, dan seluruh elemen bangsa yang telah berkontribusi nyata dalam menyukseskan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Lima Hari Ikuti Retreat, Bupati Safni Sikumbang Bagikan Pengalamannya

Upacara yang mengusung tema nasional “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045” ini menjadi ajang penegasan komitmen bersama dalam membangun pemerintahan yang responsif, transparan, dan akuntabel. Zulmaeta menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara besar, tidak hanya dari segi geografis dan demografis, tetapi juga karena kekayaan budaya dan potensi daerah yang luar biasa.

“Oleh karena itu, sinergi antara pusat dan daerah adalah sebuah keharusan demi tercapainya cita-cita bangsa sebagaimana telah dituangkan dalam konstitusi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa otonomi daerah bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan instrumen strategis untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat dan mampu merespons kebutuhan lokal secara tepat.

Baca Juga :  Bupati Lima Puluh Kota Temui Kepala KSP, Perjuangkan Proyek Strategis Nasional

Dalam sambutannya, Zulmaeta juga menyampaikan delapan fokus strategis yang sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, meliputi: swasembada pangan dan energi, pengelolaan air, penguatan tata kelola pemerintahan, pengembangan kewirausahaan dan UMKM, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, reformasi birokrasi, serta penegakan hukum.

“Kita harus memperkuat koordinasi antar tingkatan pemerintahan agar setiap kebijakan yang diambil tepat sasaran dan implementatif di daerah,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Zulmaeta mengajak seluruh pihak untuk terus mengoptimalkan penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.

“Dirgahayu Hari Otonomi Daerah ke-29 Tahun 2025. Semoga semangat otonomi daerah senantiasa menjadi motor penggerak terwujudnya pemerintahan yang lebih baik,” pungkasnya.(rel)

Berita Terkait

600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD
Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event
Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Resmikan Gedung Baru Puskesmas Padang Tinggi Piliang
Hadapi Cuaca Ekstrim,Wali Kota Zulmaeta Instruksikan Penanganan Cepat dan Terukur
Diskominfo Payakumbuh Dorong ASN Hadirkan Inovasi Nyata Lewat Proyek Perubahan PKA
Sentra IKM Rendang Payakumbuh Diproyeksikan Tembus Pasar Ekspor Lewat Program OVOP Go Global
WTP Payakumbuh Dipenuhi Semak Belukar, Pengunjung Soroti Minimnya Perawatan
Berita ini 626 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:58 WIB

600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:42 WIB

Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:01 WIB

Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:58 WIB

Hadapi Cuaca Ekstrim,Wali Kota Zulmaeta Instruksikan Penanganan Cepat dan Terukur

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:19 WIB

Diskominfo Payakumbuh Dorong ASN Hadirkan Inovasi Nyata Lewat Proyek Perubahan PKA

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lima Puluh Kota

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB