Payakumbuh,liputansumbar.com
Atlet binaraga asal Kota Payakumbuh, Gienno Soundana, menorehkan prestasi membanggakan di panggung internasional. Ia berhasil memborong empat medali dalam ajang TNT Global Classic Malaysia 2026 yang digelar di Nexus Connexion, Bangsar South, Kuala Lumpur, Minggu (18/10/2026).
Prestasi tersebut menjadi sorotan karena Gienno mengikuti kejuaraan internasional itu secara mandiri, termasuk membiayai keberangkatan dan keikutsertaannya tanpa dukungan pendanaan dari instansi pemerintah.
Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama Sekretaris Daerah Rida Ananda menerima langsung kepulangan Gienno beserta keluarganya di Balai Kota Payakumbuh, Senin (26/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Gienno memperlihatkan empat medali yang berhasil diraihnya. Koleksi tersebut terdiri atas tiga medali emas dari kategori NPC Regional dan satu medali perak pada kategori IFBB Pro Qualifier.
Capaian ini menjadi bukti kemampuan atlet daerah untuk bersaing di level internasional sekaligus membawa nama Kota Payakumbuh ke kancah olahraga binaraga dunia.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan dedikasi Gienno. Ia mengaku bangga karena atlet asal Payakumbuh tersebut mampu meraih prestasi internasional melalui usaha dan pembiayaan secara mandiri.
“Pemerintah Kota Payakumbuh sangat bangga atas pencapaian luar biasa ini. Gienno membuktikan bahwa dengan perjuangan mandiri, talenta Payakumbuh mampu bersaing dan mengharumkan nama bangsa di panggung dunia,” tegas Zulmaeta.
Namun, di balik keberhasilan tersebut, Zulmaeta menilai perlu adanya pembenahan dalam pola pendampingan terhadap atlet berprestasi. Pemerintah daerah, menurutnya, harus hadir melalui koordinasi dan dukungan yang lebih proaktif agar potensi atlet lokal dapat berkembang secara optimal.
Karena itu, Zulmaeta langsung menginstruksikan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh yang turut hadir dalam audiensi tersebut untuk meningkatkan sinergi dengan para atlet.
“Ke depan, saya instruksikan jajaran Disparpora untuk lebih proaktif bersinergi. Terus dampingi para atlet kita yang berprestasi seperti ini,” ujarnya.
Instruksi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga di Kota Payakumbuh, terutama dalam memberikan pendampingan kepada atlet yang akan mengikuti kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Gienno Soundana menyambut positif perhatian dan komitmen yang disampaikan pimpinan daerah. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperbaiki komunikasi serta koordinasi antara atlet dan pemerintah daerah.
Menurutnya, dukungan dan pendampingan yang terarah sangat penting agar atlet memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan kemampuan, mengikuti kompetisi bergengsi, dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
Keberhasilan Gienno memboyong empat medali dari Malaysia sekaligus menjadi pengingat bahwa potensi olahraga Payakumbuh membutuhkan perhatian berkelanjutan. Prestasi atlet tidak hanya lahir dari kerja keras individu, tetapi juga dapat diperkuat melalui ekosistem pembinaan, pendampingan, dan dukungan yang terencana.
Dengan sinergi yang semakin baik antara atlet dan pemerintah daerah, Payakumbuh diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah dan Indonesia di berbagai ajang olahraga internasional.(ws)








