Muslim Ketua Satgas: Kebakaran Blok Barat Open Flame,Isu Sabotase Kebakaran Pasar Payakumbuh Tidak Benar

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh ,liputansumbar.com

Dua bulan pasca kebakaran besar yang melanda pusat pertokoan Blok Barat Pasar Payakumbuh, Pemerintah Kota Payakumbuh terus menggenjot upaya pemulihan kawasan tersebut. Sebagai langkah strategis, Pemko resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pemulihan dan Pembangunan Pusat Pertokoan Blok Barat Pasca Kebakaran untuk memastikan proses rekonstruksi berjalan cepat dan terarah.

Satgas ini diketuai oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh, Muslim, yang diberi mandat mengawal pembangunan kios relokasi serta mempersiapkan pembangunan kembali pasar utama.

“Pembangunan dua blok kios relokasi sudah hampir selesai. Setelah itu, kami akan melanjutkan pembangunan 135 kios, termasuk di kawasan belakang Pos Kota atau eks Terminal Sago Payakumbuh,” ujar Muslim di Balai Kota Payakumbuh, Senin (20/10/2025).

Menurutnya, area relokasi sementara akan menampung para pedagang terdampak agar aktivitas jual beli bisa tetap berjalan selama proses rekonstruksi. Pemerintah menargetkan seluruh tahapan pembangunan bisa rampung tepat waktu agar roda perekonomian masyarakat segera kembali pulih.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Gerak Cepat Siapkan DED dan Readiness Criteria Pembangunan Pasar Baru

Sementara itu, terkait penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan kios pada 26 Agustus 2025 lalu, Polres Payakumbuh akhirnya merilis hasil penyelidikan resmi yang dilakukan bersama Labfor Polda Riau dan Inafis Polda Sumbar.

Ketua Satgas, Muslim, menjelaskan bahwa penyebab kebakaran berasal dari open flame atau nyala api terbuka, bukan karena sabotase atau tindakan disengaja.
“Dari hasil penyelidikan yang kami terima, kebakaran dipicu oleh adanya nyala api terbuka. Jadi, isu bahwa pasar ini sengaja dibakar tidak benar,” tegasnya.

Ia menambahkan, istilah open flame mengacu pada sumber api yang tidak tertutup, seperti nyala kompor, puntung rokok, atau percikan las yang mengenai bahan mudah terbakar. Risiko semacam ini, katanya, kerap muncul di pasar tradisional akibat aktivitas memasak, perbaikan kios, atau kelalaian kecil yang berpotensi memicu kebakaran besar.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Raih Apresiasi BNN Sumbar atas Komitmen Cegah dan Berantas Narkoba

“Ke depan, kami akan memperketat pengawasan keamanan dan melarang penggunaan sumber api terbuka di area kios. Ini penting agar kejadian serupa tidak terulang,” imbuhnya.

Meski penyebab utama telah diketahui, Satgas bersama kepolisian masih mendalami kronologi lengkap kejadian serta meminta keterangan tambahan dari sejumlah saksi untuk memastikan hasil investigasi final.

Pemerintah Kota Payakumbuh menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan kawasan Blok Barat secara menyeluruh. Pembentukan Satgas diharapkan mampu membuat setiap tahapan pembangunan berjalan serentak, terukur, dan fokus.

Selain pembangunan relokasi, Pemko juga akan memperkuat sistem keamanan instalasi listrik dan pencegahan kebakaran di seluruh kawasan perdagangan.
“Kita belajar dari peristiwa ini. Nanti seluruh kios akan dibangun dengan sistem keamanan dan tata kelola yang lebih baik,” pungkas Muslim.(ws)

Berita Terkait

Payakumbuh Selatan Luncurkan “Seribu Asa Bebas Stunting”, Sekaligus Canangkan Zona Integritas WBK-WBBM
Wawako Elzadaswarman Tekankan Pendidikan Moral dan Keimanan Saat Upacara di MTsN 2 Payakumbuh
Wawako Payakumbuh Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas dan Inklusif
Wako Zulmaeta Tegaskan Sentra IKM Rendang Berinovasi dan Berkembang
Pemko Payakumbuh Jajaki Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Universitas Islam Riau
Pemko Payakumbuh Gelar Posyandu Serentak, Perkuat Integrasi Enam Bidang SPM
125 Personel Ikuti Apel dan Gladi Kesiapsiagaan Bencana di Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Tekankan Sinergi Pusat-Daerah pada Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 08:51 WIB

Payakumbuh Selatan Luncurkan “Seribu Asa Bebas Stunting”, Sekaligus Canangkan Zona Integritas WBK-WBBM

Senin, 4 Mei 2026 - 08:39 WIB

Wawako Elzadaswarman Tekankan Pendidikan Moral dan Keimanan Saat Upacara di MTsN 2 Payakumbuh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:37 WIB

Wawako Payakumbuh Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas dan Inklusif

Kamis, 30 April 2026 - 12:57 WIB

Wako Zulmaeta Tegaskan Sentra IKM Rendang Berinovasi dan Berkembang

Rabu, 29 April 2026 - 13:29 WIB

Pemko Payakumbuh Gelar Posyandu Serentak, Perkuat Integrasi Enam Bidang SPM

Berita Terbaru

Jakarta

Sekda Payakumbuh Rida Ananda Jadi Mentor PKN II di LAN RI

Senin, 4 Mei 2026 - 09:27 WIB