Pembersihan Sisa Kebakaran Gedung Bersejarah SMP Negeri 1 Payakumbuh Dimulai

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, liputansumbar

Sisa puing-puing kebakaran yang melanda gedung bersejarah di SMP Negeri 1 Payakumbuh beberapa waktu lalu akhirnya mulai dibersihkan. Pembersihan dilakukan pada Kamis (20/2) dengan melibatkan berbagai pihak terkait untuk memastikan proses berjalan dengan lancar dan aman.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Cagar Budaya, Inspektorat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Dinas Pendidikan, Kelompok Siaga Bencana (KSB), Dinas Lingkungan Hidup (LH), serta wali murid.

Pembersihan ini merupakan langkah awal dalam upaya pemulihan gedung bersejarah tersebut. Kepala sekolah SMP N 1 Payakumbuh, Syafrida, S.Pd., MM, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk segera merencanakan langkah selanjutnya dalam proses rehabilitasi lahan gedung agar aktivitas belajar-mengajar tidak terganggu dan lahan bermain anak bisa dimaksimalkan.

Baca Juga :  Kampus UNP Payakumbuh Segera Beroperasi, Buka Tiga Prodi Unggulan Vokasi Mulai 2025

Perwakilan Kementerian Cagar Budaya menekankan pentingnya menjaga nilai sejarah gedung tersebut dalam proses pembersihan dari sisa kebakaran.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bahwa proses rehabilitasi berjalan dengan baik dan mendata bagian bangunan yang masih bisa dipertahankan sebagai cagar budaya,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari BPBD dan BNPB menyatakan bahwa mereka akan terus memantau kondisi di lapangan serta memberikan bantuan teknis guna mempercepat proses pembersihan dan rekonstruksi.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Dorong Regulasi Akuntabel dan Berpihak pada Masyarakat Melalui Tiga Ranperda Strategis

Wali murid yang hadir dalam kegiatan ini juga berharap agar gedung tersebut bisa segera dibangun kembali. “Gedung tua ini menyimpan banyak kenangan.

Saya juga bersekolah di sini, dan nilai sejarah yang dimiliki gedung ini sangat penting bagi dunia pendidikan di Payakumbuh.

Namun, jika sisa bangunan ini tidak bisa dipertahankan, tentu pihak sekolah akan mencari alternatif pemanfaatan lain,” ujar salah satu wali murid.

Dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak, diharapkan proses pembersihan puing gedung bersejarah ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di Payakumbuh.(ws)

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Salah Satu dari Tiga Daerah Pelaksana Kriyasi Nasional
Payakumbuh Kirim 61 Personel Gabungan Bantu Penanganan Banjir Bandang di Kabupaten Solok
Wakil Wali Kota Payakumbuh Lepas Dua Pelajar SMA Raudhatul Jannah Menuju OPSI Nasional
Akses Sanitasi Layak Payakumbuh Capai 99,20 Persen, Pemko Bangun 100 Tangki Septik untuk MBR
171 Posyandu di Payakumbuh Bertransformasi, Layani Kesehatan dari Ibu Hamil hingga Lansia
Wako Zulmaeta Tegaskan Masukan Fraksi DPRD Jadi Bahan Penyempurnaan RAPBD Payakumbuh 2027
PUPR Payakumbuh Segel Tiga Bangunan Tak Berizin, Penertiban Digelar di Tiga Kecamatannya
Pemko Payakumbuh Jadikan Kinerja sebagai Dasar Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu
Berita ini 1,576 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:12 WIB

Payakumbuh Jadi Salah Satu dari Tiga Daerah Pelaksana Kriyasi Nasional

Rabu, 23 September 2026 - 07:31 WIB

Payakumbuh Kirim 61 Personel Gabungan Bantu Penanganan Banjir Bandang di Kabupaten Solok

Rabu, 23 September 2026 - 07:24 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh Lepas Dua Pelajar SMA Raudhatul Jannah Menuju OPSI Nasional

Rabu, 23 September 2026 - 07:19 WIB

Akses Sanitasi Layak Payakumbuh Capai 99,20 Persen, Pemko Bangun 100 Tangki Septik untuk MBR

Selasa, 22 September 2026 - 08:30 WIB

171 Posyandu di Payakumbuh Bertransformasi, Layani Kesehatan dari Ibu Hamil hingga Lansia

Berita Terbaru