Pemko Payakumbuh Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Tepat Sasaran dan Aman

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Liputansumbar.com — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dalam menyukseskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan tepat sasaran, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah Payakumbuh, Rida Ananda, saat Rapat Koordinasi (Rakor) Program MBG yang digelar di Ruang Pertemuan Riza Falepi, Balai Kota Payakumbuh, Senin (23/02/2026).

Dalam sambutannya, Rida menyampaikan Program MBG merupakan program strategis nasional yang dicanangkan pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya membangun generasi sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.

“Melalui program ini, kita ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik agar tumbuh sehat, terhindar dari stunting dan anemia, serta lebih fokus dalam belajar,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk keterlibatan UMKM dan pelaku usaha pangan lokal, sehingga dampaknya tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membantu meringankan beban pengeluaran keluarga.

Lebih lanjut, Rida menjelaskan, di Kota Payakumbuh saat ini telah terdaftar sebanyak 30 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari jumlah tersebut, 19 unit telah beroperasi dan melayani penerima manfaat, sementara 11 unit lainnya masih dalam tahap persiapan administrasi dan teknis.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Pusatkan Pasa Pabukoan Ramadan 1447 H di Jalan Gambir

Ia juga menyebutkan, empat unit SPPG telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi standar keamanan dan kelayakan pangan.

Rida menekankan pentingnya penerapan standar keamanan pangan secara ketat dan konsisten untuk mencegah terjadinya kasus keracunan maupun kejadian lain yang dapat membahayakan kesehatan penerima manfaat.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Payakumbuh dapat menjadi contoh praktik baik di tingkat daerah,” katanya.

“Kami berharap program ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Mari bekerja dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat kolaborasi demi masa depan anak-anak kita dan kemajuan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala KPPG Pekanbaru, Syartiwidya, memaparkan sejumlah tantangan dan penguatan pelaksanaan SPPG. Di antaranya perencanaan menu yang belum sepenuhnya memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG), standar porsi yang belum seragam, hingga proses pengolahan dan distribusi makanan yang berpotensi memengaruhi mutu.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah di Padang Kaduduak, Stabilkan Harga Jelang Ramadan dan Idul Fitri

Ia menekankan pentingnya penerapan standar Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), pengawasan rantai pasok bahan baku, serta pemanfaatan pangan lokal Sumatera Barat untuk mendukung keberlanjutan program.

“Langkah korektif dan preventif terus kami lakukan, termasuk pengetatan distribusi, pengawasan mutu produksi, serta peningkatan kapasitas penjamah makanan secara berkala,” jelasnya.

Selain itu, Badan Gizi Nasional juga telah menyiapkan berbagai Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari sanitasi fasilitas dan peralatan, persiapan dan pengolahan bahan pangan, penyimpanan makanan dan sampel, hingga prosedur penanganan jika terjadi keracunan makanan.

Rakor tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala OPD terkait, Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan MBG, Kepala Regional Provinsi Sumatera Barat, Ketua Yayasan, mitra, serta Kepala SPPG.

Dengan sinergi seluruh pihak, Pemko Payakumbuh optimistis Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut. (ws)

Berita Terkait

BKMT Payakumbuh Gelar Seminar Ketahanan Keluarga dan Lomba Penyelenggaraan Jenazah Sambut 1 Muharram 1448 H
Pemko Payakumbuh Perkuat Budaya Literasi, Targetkan IPLM 72,25 pada 2026
Wali Kota Zulmaeta Luncurkan Enam Inovasi Digital
Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Agam
Masa Kepengurusan PWI Payakumbuh/Lima Puluh Kota Berakhir, Yusrizal Minta PWI Sumbar Segera Tunjuk Plt
Selatan Sunset Festival 2026 Angkat Potensi Wisata Gadih Angik
Kontingen Shorinji Kempo Payakumbuh Dilepas ke Kejurnaswil Sumatera 2026
Pemko Payakumbuh Sahkan Empat Perda Strategis
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:26 WIB

BKMT Payakumbuh Gelar Seminar Ketahanan Keluarga dan Lomba Penyelenggaraan Jenazah Sambut 1 Muharram 1448 H

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Budaya Literasi, Targetkan IPLM 72,25 pada 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:03 WIB

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Agam

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:00 WIB

Masa Kepengurusan PWI Payakumbuh/Lima Puluh Kota Berakhir, Yusrizal Minta PWI Sumbar Segera Tunjuk Plt

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:57 WIB

Selatan Sunset Festival 2026 Angkat Potensi Wisata Gadih Angik

Berita Terbaru