Posyandu Ar Ruhama 1 Payakumbuh Bertransformasi Jadi Pusat Layanan Terpadu Masyarakat

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Posyandu Ar Ruhama 1 di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), Kota Payakumbuh, kini bertransformasi menjadi pusat layanan terpadu masyarakat. Jika sebelumnya Posyandu identik dengan pelayanan kesehatan ibu, balita, ibu hamil, dan lansia, kini warga juga dapat menyampaikan berbagai keluhan terkait kebutuhan dasar lainnya.

Transformasi tersebut merupakan arahan Wali Kota Zulmaeta sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 yang memperluas fungsi Posyandu menjadi layanan enam bidang dasar, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum (PU), perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum).

“Sebagaimana selalu ditekankan Wali Kota Zulmaeta, setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, dan transformasi ini luar biasa manfaatnya. Kita tidak hanya tahu berat badan anak, tapi juga tahu jalan mana yang mulai rusak hingga anak siapa yang berhenti sekolah,” ujar Lurah Sungai Durian, Novi Indra, Kamis (7/5/2026).

Menurut Novi Indra, kehadiran Posyandu dengan fungsi baru memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena menjadi pintu pertama berbagai layanan dan pengaduan warga.

Baca Juga :  Muslim Ketua Satgas: Kebakaran Blok Barat Open Flame,Isu Sabotase Kebakaran Pasar Payakumbuh Tidak Benar

Di Posyandu Ar Ruhama 1, selain pelayanan timbang balita dan pemeriksaan kesehatan, kader Posyandu kini juga menerima laporan masyarakat terkait berbagai persoalan lingkungan.

“Posyandu melayani ibu hamil atau menyusui yang membutuhkan perhatian, balita kurang gizi, lansia sakit, hingga jalan rusak, drainase tersumbat, rumah tidak layak huni (RTLH), anak putus sekolah, sampai masalah sosial lainnya bisa diidentifikasi melalui Posyandu ini,” jelas Novi Indra.

Ia juga menegaskan bahwa Posyandu kini menjadi tempat awal penyampaian berbagai persoalan masyarakat, termasuk gangguan trantibum.

“Jika ada gangguan trantibum atau masalah sosial lain, jangan sungkan. Posyandu sekarang pintu pertama semua aduan,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Latina, Atemugiarae, menyatakan komitmennya menindaklanjuti arahan Wali Kota Zulmaeta dalam implementasi Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 di seluruh Posyandu di Kecamatan Latina.

“Ini bukan sekadar peraturan. Ini tentang bagaimana Pemerintah Kota hadir di tengah masyarakat Payakumbuh. Pelayanan Posyandu saat ini adalah layanan dasar yang wajib diberikan. Masyarakat tidak perlu bingung lagi mau melapor ke mana. Cukup datang ke Posyandu terdekat,” tegasnya.

Baca Juga :  Percepatan Pembangunan Eks Pasar Blok Barat, Pemko Payakumbuh Gandeng Kementerian Perdagangan dan PUPR RI

Ketua TP Posyandu Kelurahan Sungai Durian menambahkan, para kader kini tengah beradaptasi dengan tugas baru. Selain mengisi Kartu Menuju Sehat (KMS), mereka juga dilatih memetakan berbagai persoalan sosial dan infrastruktur di lingkungan warga.

“Kami senang. Dulu kami hanya bisa mendengar keluhan warga soal jalan rusak dan hanya bisa menghela napas. Sekarang kami punya jalur resmi untuk meneruskannya,” ujarnya.

Dengan konsep baru tersebut, Posyandu Ar Ruhama 1 perlahan berubah dari sekadar tempat pelayanan kesehatan menjadi pusat pelayanan terpadu masyarakat.

Di balik antrean timbangan balita, kini tumbuh harapan baru bahwa berbagai persoalan warga, mulai dari kesehatan hingga pembangunan lingkungan, dapat dimulai dari meja sederhana para kader Posyandu.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Siapkan Pengendalian Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen
Pemko Payakumbuh Gandeng Karang Taruna Kembangkan Ekonomi Produktif dan Atasi Persoalan Sosial
Payakumbuh Bidik Lebih dari 40 Medali Emas di Porprov Sumbar XVI
Pemko Payakumbuh dan Kementerian PU Bekali serta Uji Kompetensi 115 Tenaga Kerja Konstruksi
Wali Kota Zulmaeta Dorong PWI Paliko Perkuat Profesionalisme dan Etika Jurnalistik
Hari Pramuka ke-65, Pemko Payakumbuh Dorong Generasi Muda Kreatif
Payakumbuh Jadi Salah Satu dari Tiga Daerah Pelaksana Kriyasi Nasional
Payakumbuh Kirim 61 Personel Gabungan Bantu Penanganan Banjir Bandang di Kabupaten Solok
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 07:20 WIB

Pemko Payakumbuh Siapkan Pengendalian Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen

Senin, 28 September 2026 - 07:11 WIB

Pemko Payakumbuh Gandeng Karang Taruna Kembangkan Ekonomi Produktif dan Atasi Persoalan Sosial

Senin, 28 September 2026 - 07:03 WIB

Payakumbuh Bidik Lebih dari 40 Medali Emas di Porprov Sumbar XVI

Senin, 28 September 2026 - 06:47 WIB

Pemko Payakumbuh dan Kementerian PU Bekali serta Uji Kompetensi 115 Tenaga Kerja Konstruksi

Minggu, 27 September 2026 - 05:49 WIB

Wali Kota Zulmaeta Dorong PWI Paliko Perkuat Profesionalisme dan Etika Jurnalistik

Berita Terbaru

Payakumbuh

Payakumbuh Bidik Lebih dari 40 Medali Emas di Porprov Sumbar XVI

Senin, 28 Sep 2026 - 07:03 WIB