Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen

- Jurnalis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, baru mencapai 18,9 persen hingga September 2026. Angka tersebut masih jauh di bawah target 56,8 persen.

Menyikapi kondisi itu, Pemerintah Kota Payakumbuh menggencarkan program Bulan Imunisasi Kejar untuk meningkatkan perlindungan anak terhadap berbagai penyakit menular yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Upaya percepatan tersebut diwujudkan melalui edukasi massal dan pelayanan imunisasi bagi bayi serta balita yang dipusatkan di Puskesmas Payolansek, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan ini melibatkan sinergi delapan puskesmas yang tersebar di wilayah Kota Payakumbuh.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Staf Ahli Wali Kota, Erizon, menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya yang sebenarnya dapat dicegah dengan vaksinasi.

Ia mengimbau seluruh orang tua agar tidak menunda pemberian imunisasi dan memastikan anak mendapatkan vaksin sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Imunisasi lengkap adalah hak anak dan tanggung jawab kita bersama. Satu anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap berisiko menularkan penyakit kepada anak-anak lainnya,” kata Erizon.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Payakumbuh, Eni Zulmaeta, yang turut hadir dalam pencanangan tersebut, menyoroti maraknya informasi keliru atau hoaks mengenai kesehatan, khususnya terkait imunisasi.

Menurutnya, orang tua perlu lebih bijak dalam menyaring informasi dan mengutamakan penjelasan dari tenaga kesehatan yang kompeten agar tidak terpengaruh kabar yang berpotensi menghambat pemenuhan hak kesehatan anak.

Baca Juga :  Jumat Berkah Berbagi, 55 Anak Yatim di Koto Panjang Dalam Makan Bersama Warga

“Orang tua harus bijak menyaring informasi. Imunisasi penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit menular,” ujarnya.

Sasar Bayi dan Anak Usia di Bawah Dua Tahun
Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, dr. Yanti, menjelaskan bahwa Bulan Imunisasi Kejar dilaksanakan secara intensif selama satu bulan penuh.

Program ini bertujuan menjangkau anak-anak yang belum memperoleh imunisasi lengkap atau melewatkan jadwal vaksinasi sesuai usianya.

Program tersebut sekaligus memperluas pelaksanaan Pekan Imunisasi (Penari) dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62.

Jika sebelumnya kegiatan direncanakan berlangsung selama satu minggu, pelaksanaannya kini diperpanjang menjadi satu bulan agar jangkauan pelayanan lebih luas.

Yanti menyebutkan, sasaran utama program meliputi bayi berusia 0–11 bulan dan anak berusia 12–23 bulan. Pemberian vaksin disesuaikan dengan kebutuhan, usia, serta riwayat imunisasi masing-masing anak.

“Melalui pelayanan imunisasi kejar, kami berharap cakupan imunisasi dasar lengkap meningkat dan anak-anak terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” kata Yanti.

Dalam kegiatan di Puskesmas Payolansek, sebanyak 80 orang tua yang mewakili delapan puskesmas mendapatkan edukasi mengenai manfaat dan pentingnya imunisasi.

Baca Juga :  Wawako Payakumbuh Hadiri Kunker Mendes PDT di Pariaman

Edukasi tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Paliko dan dilengkapi pelayanan vaksinasi langsung oleh petugas kesehatan.

Perkuat Peran Kader dan Tenaga Kesehatan
Yanti menekankan bahwa peningkatan cakupan imunisasi tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan fasilitas kesehatan.

Keterlibatan orang tua, tenaga medis, kader posyandu, serta berbagai unsur masyarakat dinilai penting untuk memastikan setiap anak memperoleh imunisasi sesuai kebutuhan.

Kader penggerak inovasi Sahabat Bayi juga diharapkan berperan sebagai agen edukasi di tengah masyarakat, terutama dalam meluruskan informasi keliru mengenai imunisasi dan mendorong orang tua memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Payakumbuh, Yeni Elzadaswarman, dokter spesialis anak dr. M. Luthfi Suhaimi, Sp.A, selaku narasumber, serta jajaran pimpinan puskesmas dan penanggung jawab program imunisasi se-Kota Payakumbuh.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kesenjangan antara capaian dan target imunisasi dapat diperkecil.

Selain memperluas pelayanan, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesadaran bahwa imunisasi merupakan investasi kesehatan bagi generasi mendatang.

“Kejar sebelum usia satu tahun, tuntaskan sebelum usia dua tahun. Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan terutama orang tua,” pungkas Yanti.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Berduka,ASN Pengabdi Aset Daerah dan Pramuka Tutup Usia
Pemko Payakumbuh Bersama Komisi IX DPR RI dan BPJS Perluas Perlindungan Pekerja Rentan
Hari Santri 2026, Wawako Payakumbuh Ajak Santri Kuasai Ilmu dan Teknologi
Pemko Payakumbuh Siapkan 35 Calon Kepala Sekolah
Pemko Payakumbuh Bidik Predikat Informatif dalam Monev KI Sumbar 2026
Cabai Merah Rp50 Ribu per Kilogram Jadi Buruan Warga di Gerakan Pangan Murah Payakumbuh
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Pakan Selasa Payakumbuh
49 Warga PPKS Payakumbuh Terima Bantuan ATENSI Kemensos
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Pemko Payakumbuh Berduka,ASN Pengabdi Aset Daerah dan Pramuka Tutup Usia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemko Payakumbuh Bersama Komisi IX DPR RI dan BPJS Perluas Perlindungan Pekerja Rentan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Hari Santri 2026, Wawako Payakumbuh Ajak Santri Kuasai Ilmu dan Teknologi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Pemko Payakumbuh Bidik Predikat Informatif dalam Monev KI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Payakumbuh

Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:37 WIB