Angin Kencang Terjang Balai Kota Payakumbuh, Gonjong Terangkat dan Plafon Diskominfo Ambruk

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Angin kencang disertai hujan deras yang melanda kawasan Balai Kota Payakumbuh pada Rabu sore (15/10/2025) menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan. Gonjong di atap utama Balai Kota terangkat, sementara plafon di ruang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) ambruk akibat terjangan angin.

Begitu menerima laporan, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta langsung turun ke lokasi bersama sejumlah pejabat terkait untuk memastikan penanganan cepat dilakukan. Ia memerintahkan tim teknis mengevakuasi peralatan penting dan mengamankan area terdampak agar tidak menimbulkan risiko tambahan.

“Musibah ini datang mendadak disertai hujan dan angin kencang. Mungkin karena bentuk gonjongnya yang tinggi, pusaran angin berputar di situ sehingga bagian atas terangkat. Begitu mendapat laporan, saya langsung ke lokasi memastikan penanganan cepat dilakukan,” ujar Zulmaeta di Balai Kota, Rabu malam.

Baca Juga :  Niniak Mamak Koto Nan Ampek Dorong Revitalisasi Pasar Inpres Pasca Kebakaran di Payakumbuh

Menurutnya, langkah pertama yang dilakukan Pemko Payakumbuh adalah mengevakuasi barang-barang elektronik agar tidak rusak terkena air.

“Yang penting malam ini kita selamatkan dulu barang-barang elektronik karena mudah rusak kalau terkena air. Besok baru kita lanjutkan dengan perbaikan,” tambahnya.

Zulmaeta juga telah menugaskan tim teknis untuk melakukan pemeriksaan struktur bangunan dan melakukan perbaikan darurat. Ia menegaskan bahwa keselamatan pegawai dan keamanan aset pemerintah menjadi prioritas utama.

“Alhamdulillah, kejadiannya setelah jam enam sore, jadi pegawai sudah pulang. Kalau terjadi saat jam kerja, tentu risikonya lebih besar,” ujarnya bersyukur.

Baca Juga :  Kinerja Wali Kota Zulmaeta Disorot: Payakumbuh Dinilai Stagnan, Pemerintahan Terjebak Budaya Asal Bapak Senang

Saat ini, Pemko Payakumbuh masih melakukan pendataan terhadap kerusakan dan nilai kerugian. Meski demikian, Zulmaeta memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal dan aktivitas pemerintahan tidak terganggu.

“Kami pastikan pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Pemerintah hadir dan siap bergerak cepat menghadapi setiap situasi darurat,” tegasnya.

Wali Kota juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di masa pancaroba yang kerap menimbulkan hujan deras disertai angin kencang.

“Segera cari tempat aman bila terjadi hujan deras disertai angin kencang,” pungkasnya.(ws)

Berita Terkait

BKMT Payakumbuh Gelar Seminar Ketahanan Keluarga dan Lomba Penyelenggaraan Jenazah Sambut 1 Muharram 1448 H
Pemko Payakumbuh Perkuat Budaya Literasi, Targetkan IPLM 72,25 pada 2026
Wali Kota Zulmaeta Luncurkan Enam Inovasi Digital
Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Agam
Masa Kepengurusan PWI Payakumbuh/Lima Puluh Kota Berakhir, Yusrizal Minta PWI Sumbar Segera Tunjuk Plt
Selatan Sunset Festival 2026 Angkat Potensi Wisata Gadih Angik
Kontingen Shorinji Kempo Payakumbuh Dilepas ke Kejurnaswil Sumatera 2026
Pemko Payakumbuh Sahkan Empat Perda Strategis
Berita ini 247 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:26 WIB

BKMT Payakumbuh Gelar Seminar Ketahanan Keluarga dan Lomba Penyelenggaraan Jenazah Sambut 1 Muharram 1448 H

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:19 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Budaya Literasi, Targetkan IPLM 72,25 pada 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:03 WIB

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Agam

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:00 WIB

Masa Kepengurusan PWI Payakumbuh/Lima Puluh Kota Berakhir, Yusrizal Minta PWI Sumbar Segera Tunjuk Plt

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:57 WIB

Selatan Sunset Festival 2026 Angkat Potensi Wisata Gadih Angik

Berita Terbaru