Banyak Tabung Gas 3 Kg Bocor, Pangkalan di Payakumbuh Keluhkan Risiko Keselamatan

- Jurnalis

Selasa, 2 September 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Sejumlah pangkalan gas di Kota Payakumbuh mengeluhkan kondisi tabung gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram yang dinilai sering mengalami kebocoran. Hal ini tidak hanya merugikan pelaku usaha, namun juga menimbulkan risiko berbahaya bagi masyarakat.

Salah seorang pemilik pangkalan di Payakumbuh menyebutkan, dalam beberapa pekan terakhir banyak tabung yang diterima dari agen dalam kondisi tidak layak pakai. “Banyak tabung yang bocor. Ini jelas merugikan kami sebagai pangkalan, apalagi masyarakat pengguna gas 3 kg yang sangat bergantung pada tabung ini,” ungkapnya, Selasa (2/9).

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Dukung Program IDAMAN BPOM, Perkuat Keamanan Jamu dan Daya Saing UMKM Lokal

Menurutnya, tabung bocor tersebut sering menimbulkan keluhan konsumen karena berpotensi membahayakan keselamatan. “Kalau sampai ada percikan api, bisa berakibat fatal. Kita berharap agen dan pihak terkait segera memperhatikan masalah ini,” tambahnya.

Pihak pangkalan mendesak agar Pertamina dan agen resmi melakukan pengecekan lebih ketat terhadap kondisi tabung sebelum disalurkan ke masyarakat. Selain itu, diperlukan solusi cepat agar tidak terjadi kerugian berulang, baik bagi pangkalan maupun masyarakat pengguna.

Baca Juga :  Payakumbuh Tampilkan Strategi Ekonomi di Sarasehan Sumbar 2025: Fokus pada Inovasi, UMKM, dan Revitalisasi Kota

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari agen maupun pihak Pertamina terkait keluhan tersebut. Namun, masyarakat berharap segera ada langkah perbaikan dan penanganan agar distribusi gas elpiji 3 kg tetap aman dan lancar.(ws)

Berita Terkait

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur
Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital
Kelurahan Sapaku Payakumbuh Juara I Lomba Kelurahan Sumbar 2026, Siap Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Tradisi Manaiak An Siriah Lewat Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026
Inspektorat Payakumbuh Monitoring Retribusi Pasar, Zulmaeta Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pungli
Berita ini 332 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:50 WIB

Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:20 WIB

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:16 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital

Berita Terbaru