Estetika Kota Terganggu, Kabel Udara di Payakumbuh Semakin Kusut

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh kembali mendapat sorotan tajam terkait kondisi penataan infrastruktur digital yang dinilai makin semrawut. Perkembangan layanan internet dan TV kabel yang tumbuh pesat memang membawa kemudahan bagi masyarakat, namun di sisi lain menciptakan persoalan estetika kota akibat bentangan kabel udara yang tidak tertata, terutama kabel serat optik atau fiber optik yang menjuntai di berbagai titik.

Menurut H. Tasrif pengamat kebijakan publik di Payakumbuh, kondisi tersebut sudah memasuki tahap serius dan perlu segera direspons oleh pemerintah daerah. Ia menilai banyak kabel yang menggantung rendah, saling tumpang-tindih, serta tidak mengikuti standar penataan yang semestinya, sehingga membuat wajah kota tampak kumuh dan menimbulkan risiko keselamatan.

“Ini bukan sekadar masalah estetika. Kabel yang menjalar tanpa standar dan menggantung rendah bisa membahayakan masyarakat. Pemerintah harus melihat ini sebagai masalah serius,” ujarnya.

Selain persoalan kerapian dan keamanan, isu legalitas pemanfaatan tiang listrik oleh sejumlah penyedia layanan internet dan TV kabel juga menjadi perhatian. Banyak provider diduga belum memiliki legal standing yang jelas dalam menggunakan tiang listrik atau infrastruktur pendukung lainnya, termasuk kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Sekda Payakumbuh Dampingi TSR Sumbar Kunjungi Masjid Amaliyah Tiakar

“Pemerintah daerah harus turun langsung menyisir dan menertibkan pengusaha nakal yang memanfaatkan tiang listrik tanpa izin sah. Ini bukan hanya soal keindahan kota, tetapi juga kepastian hukum dan potensi kebocoran PAD,” tegasnya.

Ia meminta Pemko Payakumbuh mengambil langkah tegas agar penggunaan ruang kota oleh operator telekomunikasi berjalan sesuai aturan dan memberikan pemasukan yang seharusnya bagi daerah.

Pengamat juga mendorong adanya kolaborasi lebih kuat antara Pemerintah Kota Payakumbuh, PLN, serta seluruh penyedia layanan internet dan TV kabel. Penyusunan regulasi yang lebih ketat, termasuk standar penataan kabel, pemanfaatan tiang, hingga konsep jaringan bawah tanah (ducting), dinilai penting untuk visi jangka panjang.

Menurutnya, pembangunan ducting atau sistem kabel bawah tanah harus menjadi agenda strategis agar estetika kota dapat dipulihkan dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir.

Menanggapi hal ini,kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Payakumbuh Kurniawan Syah Putra menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut. Ia mengatakan Kominfo akan berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang menangani perizinan pemasangan jaringan kabel oleh operator telekomunikasi selasa 25/11-2025.

Baca Juga :  Pemerintah Payakumbuh dan BWS Sumatera V Mulai Tahap II Proyek Pengendalian Banjir Batang Agam

Selain itu, koordinasi juga akan melibatkan Dinas PUPR—khususnya bidang Bina Marga terkait tata ruang dan Bidang Jasa Konstruksi yang menangani Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Kominfo akan berkoordinasi dengan DPMPTSP dan PUPR untuk memastikan setiap pemasangan jaringan memiliki izin dan sesuai tata ruang,” ungkapnya, menegaskan kesiapan pemerintah menertibkan kondisi yang terjadi” Tutupnya

Disisi lain,Tokoh Masyarakat Payakumbuh angkat bicara, Dengan meningkatnya kebutuhan digital masyarakat, pengelolaan infrastruktur telekomunikasi menjadi krusial agar perkembangan daerah tidak berjalan tanpa arah. Pemerintah Kota Payakumbuh diharapkan segera mengambil langkah strategis berupa pendataan ulang jaringan, penegakan aturan, serta memastikan setiap provider memenuhi kewajiban retribusi dan izin.

Jika tidak segera ditangani, persoalan kabel udara yang semrawut dikhawatirkan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.

Warga Payakumbuh kini menunggu langkah nyata pemerintah untuk menghadirkan kota yang lebih rapi, tertib, dan berwawasan masa depan” Ungkapnya.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6
Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD
Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh
600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD
Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event
Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Resmikan Gedung Baru Puskesmas Padang Tinggi Piliang
Hadapi Cuaca Ekstrim,Wali Kota Zulmaeta Instruksikan Penanganan Cepat dan Terukur
Berita ini 1,171 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:26 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:08 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:42 WIB

Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:42 WIB

Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:01 WIB

Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lima Puluh Kota

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB