Festival Literasi Lima Puluh Kota, Bupati Safni Tekankan Gerakan Nyata Membangun Budaya Literasi di Nagari

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota,liputansumbar.com

Festival Literasi Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum perubahan untuk membangun budaya literasi yang berkelanjutan di seluruh nagari, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Lima Puluh Kota, Safni, yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alfian, pada Festival Literasi Kabupaten Lima Puluh Kota di kawasan Kantor Bupati, Sarilamak, Selasa (20/10/2026).

Mengusung tema “Dari Perpustakaan untuk Masyarakat, Menguatkan Literasi, Membangun Nagari”, kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong peningkatan pengetahuan masyarakat sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan kreativitas.

Dalam sambutan tersebut, Alfian menyampaikan bahwa literasi tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis.

Lebih dari itu, literasi merupakan kemampuan hidup yang mencakup kecakapan memahami dan menyaring informasi, mengolah pengetahuan, menghasilkan karya, mengambil keputusan secara bijak, hingga menciptakan perubahan positif.

“Literasi sebagai kemampuan hidup tidak terbatas pada membaca dan menulis. Literasi juga mencakup kemampuan memahami dan menyaring informasi, mengolah pengetahuan, menghasilkan karya, mengambil keputusan yang baik, serta menciptakan perubahan,” demikian pesan Bupati Safni dalam sambutan yang dibacakan Alfian.

Menurut Alfian, perkembangan teknologi informasi menghadirkan tantangan tersendiri, terutama bagi generasi muda.

Arus informasi yang semakin deras menuntut masyarakat memiliki kemampuan untuk memilah informasi yang benar, memahami isi informasi secara bijak, serta memanfaatkannya untuk kegiatan yang produktif.

Karena itu, penguatan literasi digital perlu berjalan seiring dengan peningkatan minat baca dan kemampuan berpikir kritis.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Gelar Lomba Bertutur 2026, Dorong Literasi Anak Berbasis Budaya

Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu mengolah pengetahuan menjadi gagasan dan karya yang bermanfaat.

Selain menghadapi tantangan digital, pengembangan literasi di Lima Puluh Kota juga perlu memperhatikan pelestarian adat dan budaya lokal.

Alfian menyebut, Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki kekayaan adat, sejarah, budaya, dan kearifan lokal yang harus terus dijaga. Budaya membaca dan penguasaan ilmu pengetahuan perlu berjalan beriringan dengan pelestarian nilai-nilai luhur Minangkabau.

Dengan demikian, penguatan literasi tidak hanya mendorong kemajuan pengetahuan masyarakat, tetapi juga membantu generasi muda memahami identitas budaya dan mewariskan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi berikutnya.

Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam membangun ekosistem literasi yang kuat dan berkelanjutan.

Keterlibatan pemerintah daerah, sekolah, keluarga, pemerintah nagari, guru, pustakawan, komunitas literasi, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga generasi muda dinilai penting agar budaya literasi dapat tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.

“Literasi merupakan fondasi pembangunan masyarakat dan nagari. Perpustakaan harus menjadi pusat pertumbuhan pengetahuan, kreativitas, dan pelestarian budaya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan Alfian.

Melalui kolaborasi tersebut, perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga ruang belajar bersama, pengembangan keterampilan, pertukaran gagasan, serta kegiatan kreatif yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Penguatan budaya literasi hingga tingkat nagari juga diharapkan membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan mengembangkan potensi diri.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota, Afri Efendi, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta Festival Literasi Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2026 berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum, khususnya dari Kabupaten Lima Puluh Kota dan daerah sekitarnya.

Baca Juga :  Satu Nagari Satu Event Aie Tabik: Pemko Payakumbuh Tegaskan Komitmen Lestarikan Adat dan Budaya Minangkabau

Festival tersebut menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan literasi sekaligus mendorong tumbuhnya minat baca dan kreativitas di kalangan generasi muda.

Pada akhir kegiatan, dilakukan penyerahan bantuan Dana Alokasi Khusus Nonfisik (DAK NF) Tahun 2027 dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia serta penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangkaian festival.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Perpustakaan Nasional RI yang diwakili Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan, Edi Wiyono; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); para asisten dan staf ahli bupati; Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat; kepala dinas perpustakaan dan kearsipan kabupaten/kota se-Sumatera Barat; Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta; kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Lima Puluh Kota; narasumber; serta tamu undangan lainnya.

Melalui Festival Literasi 2026, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota berharap gerakan literasi semakin berkembang dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Semangat membaca, berpikir kritis, berkarya, dan menjaga warisan budaya diharapkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat nagari.

Dengan demikian, perpustakaan dan gerakan literasi dapat berkontribusi nyata dalam membangun sumber daya manusia yang berpengetahuan, kreatif, berkarakter, serta mampu menghadapi tantangan zaman.(ws)

Berita Terkait

Bupati Safni Perjuangkan Nasib Petani Gambir, Danantara Instruksikan PTPN Turun ke Lima Puluh Kota
Dandim 0306/50 Kota Sambut Tim Penilai Kampung Pancasila Kasad Award 2026 di Balai Panjang Lima Puluh Kota
Bedah Rumah TMMD ke-129 Wujudkan Mimpi Misnawati Miliki Hunian Layak Huni
TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Catat Capaian Gemilang, Sejumlah Sasaran Tambahan Rampung 100 Persen
Fraksi Golkar Terima Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan Delapan Catatan Strategis
TMMD/N ke-129 Kodim 0306/50 Kota Resmi Dibuka, Buka Akses Jalan dan Perkuat Kesejahteraan Masyarakat Limapuluh Kota
Pemkab Lima Puluh Kota Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Salurkan Bantuan Rumah dan Perkuat Mitigasi
H. Mulyadi Resmi Pimpin PAN Limapuluh Kota, Siap Targetkan Kemenangan Pemilu dan Tambah Kursi DPRD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Bupati Safni Perjuangkan Nasib Petani Gambir, Danantara Instruksikan PTPN Turun ke Lima Puluh Kota

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Festival Literasi Lima Puluh Kota, Bupati Safni Tekankan Gerakan Nyata Membangun Budaya Literasi di Nagari

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:30 WIB

Dandim 0306/50 Kota Sambut Tim Penilai Kampung Pancasila Kasad Award 2026 di Balai Panjang Lima Puluh Kota

Senin, 20 Juli 2026 - 13:38 WIB

Bedah Rumah TMMD ke-129 Wujudkan Mimpi Misnawati Miliki Hunian Layak Huni

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:31 WIB

TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Catat Capaian Gemilang, Sejumlah Sasaran Tambahan Rampung 100 Persen

Berita Terbaru