Pemko Payakumbuh Bekali Pelajar Cegah Cyberbullying dan Bijak Bermedia Sosial

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat upaya perlindungan anak di era digital dengan membekali ratusan pelajar SMK Negeri 3 Payakumbuh pemahaman mengenai etika bermedia sosial, pencegahan perundungan siber (cyberbullying), serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi.

Edukasi tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi bertema “Stop Bullying dan Etika Bermedia Sosial, Kita Wujudkan Sekolah Ramah Anak” yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Payakumbuh di aula sekolah setempat, Kamis (11/06/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif Pemerintah Kota Payakumbuh dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak, termasuk di ruang digital yang kini menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan para pelajar.
Kepala DP3AP2KB Kota Payakumbuh, Desmon Korina, mengatakan tantangan perlindungan anak saat ini tidak hanya muncul di lingkungan fisik, tetapi juga berkembang di dunia maya seiring meningkatnya penggunaan teknologi informasi dan media sosial di kalangan remaja.

Menurutnya, edukasi mengenai etika digital dan pencegahan cyberbullying perlu diberikan sejak dini agar siswa mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab sekaligus terhindar dari berbagai bentuk kekerasan digital.

“Kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa sekolah ramah anak tidak hanya diwujudkan di lingkungan belajar secara langsung, tetapi juga di ruang digital tempat siswa berinteraksi setiap hari,” ujarnya.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, DP3AP2KB menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh, Kurniawan Syah Putra, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Kurniawan menjelaskan bahwa penguatan literasi digital sejalan dengan komitmen Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam menyiapkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai etika serta tanggung jawab sosial.

Baca Juga :  Kejari Payakumbuh Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Rp 41 Miliar Publik Desak Transparansi APH

Menurutnya, Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendorong terciptanya ruang digital yang aman, sehat, dan produktif bagi generasi muda melalui peningkatan literasi digital, perlindungan anak, serta pencegahan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.

“Arahan Bapak Wali Kota Zulmaeta sangat jelas, yakni mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan kemampuan memanfaatkan teknologi secara bijak serta bertanggung jawab,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi telah membuka peluang yang semakin luas bagi pelajar untuk belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi diri. Namun di sisi lain, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantangan berupa maraknya cyberbullying, penyebaran informasi palsu (hoaks), hingga ancaman penyalahgunaan data pribadi.

“Media sosial harus menjadi ruang untuk belajar, berkarya, dan berprestasi, bukan tempat untuk melakukan perundungan. Setiap komentar, unggahan, maupun pesan yang kita kirim meninggalkan jejak digital dan dapat memengaruhi kehidupan orang lain,” ujarnya.

Kurniawan menegaskan bahwa dunia digital bukan ruang tanpa aturan, melainkan bagian dari kehidupan nyata yang menuntut tanggung jawab, etika, dan kepedulian terhadap sesama pengguna.

Ia menjelaskan, perundungan siber dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari hinaan, ejekan terhadap kondisi fisik, penyebaran foto tanpa izin, pengucilan dalam grup percakapan, hingga penggunaan akun palsu untuk menyerang atau mempermalukan seseorang.

“Perundungan siber bukan sekadar candaan. Dampaknya dapat memengaruhi kesehatan mental, menurunkan rasa percaya diri, mengganggu proses belajar, bahkan memengaruhi masa depan korban,” katanya.

Baca Juga :  Wawako Payakumbuh Dukung Dialog Bisnis untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat

Karena itu, pelajar yang menjadi korban cyberbullying diimbau untuk tidak membalas tindakan pelaku. Mereka disarankan menyimpan bukti percakapan atau unggahan, memblokir akun pelaku, serta segera melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua, guru, maupun pihak sekolah.

Selain membahas bahaya perundungan siber, Kurniawan juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan data pribadi di era digital. Para pelajar diminta tidak sembarangan membagikan informasi pribadi seperti alamat rumah, nomor telepon, kata sandi, maupun data identitas lainnya melalui media sosial.

“Jejak digital tidak mudah hilang. Apa yang kita unggah hari ini dapat ditemukan kembali bertahun-tahun kemudian dan berpengaruh terhadap pendidikan, karier, maupun masa depan seseorang. Karena itu, pikirkan baik-baik sebelum mengunggah sesuatu ke internet,” tegasnya.

Ia juga mengajak pelajar untuk lebih kritis dalam menyikapi informasi yang beredar di dunia maya, menghindari penyebaran hoaks, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan prestasi.

“Jempolmu adalah tanggung jawabmu. Gunakan media sosial untuk menyebarkan hal-hal positif, membangun prestasi, memperluas wawasan, dan memberikan manfaat bagi orang lain,” katanya.

Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan mampu mengenali dan mencegah perundungan siber, menjaga keamanan data pribadi, serta membangun budaya digital yang sehat dan bertanggung jawab.

Edukasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam mewujudkan sekolah ramah anak, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta menyiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan produktif dalam memanfaatkan teknologi digital untuk masa depan yang lebih baik.(ws)

Berita Terkait

Intervensi Kerawanan Pangan, Pemko Payakumbuh Salurkan Sembako untuk 300 Keluarga Miskin
Wawako Elzadaswarman Sambut 100 Peserta Khatam Al-Quran SD Islam Raudhatul Jannah
Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemko Payakumbuh Salurkan Beasiswa Pendidikan
Tegas! Pemko Payakumbuh Segel Lima Bangunan yang Diduga Langgar Aturan Tata Ruang
Atlet Binaraga Payakumbuh Borong Empat Medali di Malaysia
Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026
Wako Zulmaeta Lantik 114 Pejabat Pemko Payakumbuh
Berita ini 155 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Intervensi Kerawanan Pangan, Pemko Payakumbuh Salurkan Sembako untuk 300 Keluarga Miskin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Wawako Elzadaswarman Sambut 100 Peserta Khatam Al-Quran SD Islam Raudhatul Jannah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemko Payakumbuh Salurkan Beasiswa Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Atlet Binaraga Payakumbuh Borong Empat Medali di Malaysia

Berita Terbaru

Payakumbuh

Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan

Rabu, 28 Okt 2026 - 18:27 WIB