Pemko Payakumbuh Gelar Lomba Bertutur 2026, Dorong Literasi Anak Berbasis Budaya

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh terus menguatkan fondasi literasi generasi muda melalui penyelenggaraan Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kota Payakumbuh Tahun 2026.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh tersebut secara resmi dibuka oleh Bunda Literasi Kota Payakumbuh, Ny. Eni Zulmaeta, di Aula Perpustakaan Daerah, Selasa (05/05/2026).

“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong anak-anak semakin mencintai buku dan menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Ny. Eni Zulmaeta saat membuka kegiatan.

Ia menegaskan bahwa literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun pola pikir kritis serta membentuk karakter generasi muda yang berkualitas.

Lomba bertutur tahun ini mengangkat tema “Panggung Para Bintang Bercerita”, dengan materi cerita yang berfokus pada kisah kepahlawanan dan legenda rakyat Sumatera Barat. Tema tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai budaya lokal sekaligus memperkuat identitas generasi muda.

Baca Juga :  Dharmasraya Raih WTP Murni 2025, Bupati Annisa: Bukti Perbaikan Tata Kelola Keuangan Berhasil

Antusiasme peserta terlihat tinggi, dengan total 48 siswa dari SD/MI negeri dan swasta ikut ambil bagian dalam kompetisi ini. Partisipasi tersebut mencerminkan dukungan kuat dari sekolah terhadap penguatan literasi berbasis budaya.

Wakil Bunda Literasi Payakumbuh, Ny. Yeni Elzadaswarman, menyebut bahwa cerita rakyat yang dibawakan peserta bukan sekadar hiburan, melainkan sarat dengan nilai moral dan pendidikan karakter.

“Cerita rakyat yang dibawakan anak-anak tidak sekadar hiburan, tetapi juga mengandung nilai-nilai moral yang penting dalam kehidupan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, menjelaskan bahwa lomba ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam membangun masyarakat literat sekaligus menggali potensi anak dalam seni bertutur.

Untuk menjamin kualitas penilaian, panitia menghadirkan tiga akademisi dari ISI Padang Panjang sebagai dewan juri yang akan menilai peserta berdasarkan penguasaan materi, ekspresi, serta teknik bercerita.

Baca Juga :  Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas

“Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan dengan baik,” kata Erwan.

Kegiatan lomba berlangsung selama dua hari, yakni 5 hingga 6 Mei 2026. Panitia juga menyiapkan total hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang, dengan rincian juara I sebesar Rp5 juta, juara II Rp4 juta, juara III Rp3 juta, serta hadiah bagi juara harapan.

Pemerintah Kota Payakumbuh optimistis, melalui kegiatan ini, minat baca dan budaya literasi anak-anak akan semakin meningkat, sekaligus menjadi langkah konkret dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya.

“Dukungan semua pihak menjadi kunci sukses kegiatan ini. Kami optimistis lomba bertutur dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan literasi anak-anak di Payakumbuh,” pungkasnya.(ws)

Berita Terkait

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur
Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital
Kelurahan Sapaku Payakumbuh Juara I Lomba Kelurahan Sumbar 2026, Siap Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Tradisi Manaiak An Siriah Lewat Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026
Inspektorat Payakumbuh Monitoring Retribusi Pasar, Zulmaeta Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pungli
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:50 WIB

Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:20 WIB

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:16 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital

Berita Terbaru