Pemko Payakumbuh Pusatkan Pasa Pabukoan Ramadan 1447 H di Jalan Gambir

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh ,liputansumbar.com— Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh memusatkan aktivitas Pasa Pabukoan Ramadan 1447 Hijriah di Jalan Gambir, tepatnya di area bekas Gedung Bioskop Karya. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kelancaran aktivitas ekonomi pelaku UMKM sekaligus menyesuaikan kondisi pusat kota pascakebakaran Pasar Utama Blok Barat.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, mengatakan pemindahan lokasi dilakukan karena Jalan Sutan Usman saat ini difungsikan sebagai lokasi relokasi sementara bagi pedagang korban kebakaran.

“Tahun ini kita memindahkan lokasi Pasa Pabukoan ke Jalan Gambir karena di Jalan Sutan Usman saat ini telah berdiri kios sementara bagi para pedagang korban kebakaran Pasar Utama Blok Barat. Pemerintah tentu memprioritaskan keberlangsungan usaha saudara-saudara kita yang terdampak musibah,” kata Zulmaeta saat meninjau lokasi, Kamis (19/02/2026).

Peninjauan tersebut turut didampingi Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Menurut Zulmaeta, kebijakan ini diambil agar seluruh aktivitas perdagangan tetap berjalan tertib tanpa saling mengganggu, mengingat Jalan Sutan Usman kini menjadi pusat relokasi sementara pedagang korban kebakaran.

Ia menegaskan Pemko Payakumbuh berkomitmen memastikan seluruh pelaku usaha tetap mendapatkan ruang untuk berdagang, baik pedagang korban kebakaran maupun pedagang Pasa Pabukoan yang menggantungkan pendapatan pada momentum Ramadan.

“Kita ingin semua pedagang sama-sama mendapatkan ruang untuk berusaha. Dengan kondisi Jalan Sutan Usman yang saat ini difungsikan untuk relokasi sementara, maka Jalan Gambir menjadi alternatif terbaik agar Pasa Pabukoan tetap berjalan dengan baik dan lebih tertata,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Payakumbuh Sambut Kepala BPOM Baru, Bahas Sinergi Pengawasan Pangan dan Obat

Selain itu, pemindahan lokasi juga bertujuan menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas di pusat kota.

Zulmaeta menyebut Pasa Pabukoan merupakan tradisi tahunan masyarakat Payakumbuh yang memiliki dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM kuliner.

“Pasa Pabukoan ini bukan hanya tradisi Ramadan, tetapi bentuk komitmen Pemko Payakumbuh dalam mendukung pelaku UMKM. Kami berharap para pedagang menjaga kebersihan dan ketertiban agar kegiatan ini memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan pedagang untuk mematuhi aturan, menjaga kebersihan lokasi, menata dagangan sesuai area kios, serta memastikan kualitas dan keamanan pangan yang dijual.

“Saya juga mengingatkan pedagang agar menjaga kebersihan, menjaga higienitas makanan, dan memastikan takjil yang dijual aman serta layak konsumsi. Kita berharap perputaran ekonomi selama Ramadan tetap hidup, UMKM tumbuh, dan masyarakat tetap punya ruang yang nyaman untuk berbelanja kebutuhan berbuka,” ujarnya.

Pemko Payakumbuh, lanjut Zulmaeta, akan terus melakukan evaluasi pelaksanaan Pasa Pabukoan, baik dari sisi kenyamanan, kebersihan, maupun dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Kita ingin ekonomi warga tetap bergerak. Pedagang korban kebakaran kita fasilitasi, Pasa Pabukoan juga tetap berjalan. Ini bagian dari komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat,” tutupnya.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Tepat Sasaran dan Aman

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, Khalid Zamri, mengatakan tahun ini Pemko Payakumbuh menyiapkan sebanyak 111 kios untuk pedagang Pasa Pabukoan.

“Dari jumlah itu, 91 pedagang sudah mendaftar melalui bidang pasar pada Dinas Koperasi dan UKM. Namun pada hari pertama peresmian, baru 81 pedagang yang hadir mengisi kios yang telah mereka pesan,” kata Khalid.

Ia menjelaskan jumlah kios tahun ini mengalami pengurangan dibandingkan tahun sebelumnya, menyesuaikan ketersediaan lahan serta kebutuhan penataan agar aktivitas jual beli tetap tertib dan nyaman.

Menurutnya, lokasi Pasa Pabukoan tahun ini menggunakan lahan milik warga bernama Eni yang dipinjamkan kepada Pemko Payakumbuh selama bulan Ramadan.

“Lahan yang digunakan tahun ini merupakan milik Ibu Eni. Pemko Payakumbuh meminjam lahan tersebut selama bulan suci Ramadan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan tahunan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan mekanisme pendaftaran, penataan kios, dan pendataan pedagang guna memastikan proses berjalan transparan dan adil.

“Harap kita pemusatan lokasi Pasa Pabukoan tahun ini mampu menghadirkan suasana yang lebih tertib dan nyaman, sekaligus meningkatkan dampak ekonomi bagi pedagang kuliner yang memanfaatkan momen Ramadan,” pungkasnya.(ws)

Berita Terkait

Ambisi Anak Muda di Panggung Organisasi, Heru Mufti Jadi Sorotan Publik Payakumbuh
Payakumbuh Dapat TKD Rp116 Miliar, Ini Prioritasnya
Bursa Ketua KONI Payakumbuh 2026–2030 Memanas, Empat Nama Muncul di Tengah Sorotan Minimnya Fasilitas Atlet
Kartini Masa Kini di Payakumbuh: Eni Muis Zulmaeta Dorong Ekonomi Perempuan dari Sampah dan UMKM
Sekda Kota Payakumbuh Ajak ASN Hemat Energi dan Disiplin Kelola Sampah
Kejari Payakumbuh Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Rp 41 Miliar Publik Desak Transparansi APH
Pemko Payakumbuh dan BPS Canangkan Desa Cantik 2026 di Tiga Kelurahan
Disparpora Payakumbuh Canangkan Zona Integritas, Targetkan Raih Predikat WBK dan WBBM 2026
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 20:09 WIB

Ambisi Anak Muda di Panggung Organisasi, Heru Mufti Jadi Sorotan Publik Payakumbuh

Kamis, 23 April 2026 - 09:22 WIB

Payakumbuh Dapat TKD Rp116 Miliar, Ini Prioritasnya

Rabu, 22 April 2026 - 15:43 WIB

Bursa Ketua KONI Payakumbuh 2026–2030 Memanas, Empat Nama Muncul di Tengah Sorotan Minimnya Fasilitas Atlet

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Sekda Kota Payakumbuh Ajak ASN Hemat Energi dan Disiplin Kelola Sampah

Senin, 20 April 2026 - 08:59 WIB

Kejari Payakumbuh Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Rp 41 Miliar Publik Desak Transparansi APH

Berita Terbaru

Padang

Musda JMSI Sumbar 2026, Aguswanto Resmi Jadi Ketua

Sabtu, 25 Apr 2026 - 15:19 WIB

Payakumbuh

Payakumbuh Dapat TKD Rp116 Miliar, Ini Prioritasnya

Kamis, 23 Apr 2026 - 09:22 WIB