Pj. Walikota Suprayitno: Musrenbang Adalah Kunci Penyusunan Prioritas Pembangunan Payakumbuh

- Jurnalis

Kamis, 6 Februari 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar

Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh, Suprayitno, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina). Menurutnya, partisipasi aktif warga dalam forum ini menunjukkan kesadaran bersama dalam membangun Kota Payakumbuh secara berkelanjutan.

“APBD kita terbatas, sementara kebutuhan terus bertambah. Oleh karena itu, Musrenbang menjadi wadah untuk memaksimalkan usulan prioritas demi pembangunan yang lebih optimal,” ujar Suprayitno saat membuka Musrenbang di Kecamatan Latina, Kamis (6/2).

Suprayitno menyoroti bahwa salah satu tantangan utama pembangunan saat ini adalah keterbatasan anggaran, sementara kebutuhan masyarakat terus meningkat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menyusun perencanaan yang efektif agar setiap usulan yang diajukan benar-benar menjadi prioritas pembangunan.

Selain itu, ia juga menyoroti berbagai pencapaian Kota Payakumbuh di tingkat nasional. Menurutnya, keberhasilan kota ini dalam berbagai bidang tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

“Prestasi yang telah diraih membuktikan bahwa Kota Payakumbuh memiliki potensi besar. Ini adalah hasil kerja sama antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  ASN Pemko Payakumbuh Galang Dana untuk Pembangunan Lapak Pedagang Korban Kebakaran

Salah satu isu penting yang dibahas dalam Musrenbang adalah masalah abrasi di kawasan Batang Lampasi yang semakin mengkhawatirkan saat curah hujan tinggi. Suprayitno menegaskan bahwa pemerintah tetap berupaya mencari solusi terbaik meskipun keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama.

“Kami telah berdiskusi dengan camat dan tokoh masyarakat mengenai masalah ini. Dengan keterbatasan anggaran, kita akan mencari solusi lain untuk normalisasi Batang Lampasi,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suprayitno juga memuji keberhasilan Kecamatan Latina dalam menekan angka stunting secara signifikan. Ia menilai bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja sama berbagai pihak yang berkomitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Penurunan angka stunting di Kecamatan Latina sangat membanggakan. Ini adalah bukti bahwa kerja sama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat telah memberikan hasil yang nyata,” katanya.

Sementara itu, Camat Latina, Diki Engla Mardianto, menegaskan bahwa Musrenbang tahun ini menjadi momen penting bagi masyarakat Latina untuk menyampaikan kebutuhan prioritas yang harus segera direalisasikan.

Baca Juga :  Terkait Isu Solar Ilegal, Kapolres Payakumbuh Tegaskan, Proses Anggota yang Terbukti Bersalah

Berdasarkan hasil musyawarah, terdapat lima usulan skala prioritas yang dinilai sangat mendesak bagi masyarakat di setiap kelurahan di Latina.

“Jika ada usulan yang belum tertampung dalam Musrenbang, warga masih bisa mengajukannya melalui pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD,” katanya. Ia berharap seluruh usulan tersebut dapat terealisasi pada tahun 2026.

Selain pembangunan infrastruktur, Diki juga menyoroti upaya pemerintah dalam menekan angka stunting di wilayahnya. Sejak awal 2023, pihaknya telah berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius.

“Hingga saat ini, angka itu berhasil ditekan hingga tersisa enam anak. Berkat kolaborasi berbagai pihak, 73 persen dari sasaran program sudah terbebas dari stunting,” ungkapnya.

Diki optimistis Kecamatan Latina bisa mencapai target zero stunting tahun ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah ada serta menggalakkan budaya gotong royong.

“Kita jaga bersama fasilitas yang sudah ada dan terus perkuat semangat gotong royong agar pembangunan bisa berjalan lebih baik,” pungkasnya.(rel)

Berita Terkait

171 Posyandu di Payakumbuh Bertransformasi, Layani Kesehatan dari Ibu Hamil hingga Lansia
Wako Zulmaeta Tegaskan Masukan Fraksi DPRD Jadi Bahan Penyempurnaan RAPBD Payakumbuh 2027
PUPR Payakumbuh Segel Tiga Bangunan Tak Berizin, Penertiban Digelar di Tiga Kecamatannya
Pemko Payakumbuh Jadikan Kinerja sebagai Dasar Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu
Petani Berdasi Jadi Gerakan ASN Payakumbuh Kendalikan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan
Zulmaeta: Kompetensi ASN Tak Diukur dari Banyaknya Sertifikat
Payakumbuh Siapkan Pembenahan Tata Kelola Sampah Usai Pemeriksaan BPK
Payakumbuh Perketat Tata Kelola Pupuk Bersubsidi
Berita ini 698 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:30 WIB

171 Posyandu di Payakumbuh Bertransformasi, Layani Kesehatan dari Ibu Hamil hingga Lansia

Senin, 21 September 2026 - 08:37 WIB

Wako Zulmaeta Tegaskan Masukan Fraksi DPRD Jadi Bahan Penyempurnaan RAPBD Payakumbuh 2027

Senin, 21 September 2026 - 08:12 WIB

PUPR Payakumbuh Segel Tiga Bangunan Tak Berizin, Penertiban Digelar di Tiga Kecamatannya

Jumat, 18 September 2026 - 08:04 WIB

Pemko Payakumbuh Jadikan Kinerja sebagai Dasar Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu

Jumat, 18 September 2026 - 07:53 WIB

Petani Berdasi Jadi Gerakan ASN Payakumbuh Kendalikan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru