Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, Target 500 Sekolah hingga 2029

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru, Kalsel,liputansumbar.com

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia, dalam sebuah acara nasional yang dipusatkan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/01/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peresmian ratusan Sekolah Rakyat tersebut merupakan langkah awal dari target besar pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029. Program ini dirancang sebagai upaya strategis negara dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

“Sekolah Rakyat adalah simbol kehadiran negara yang berani mengambil langkah nyata. Kita membangun sistem pendidikan berasrama yang unggul bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para kepala daerah, pendidik, dan siswa.

Baca Juga :  Wali Kota Payakumbuh Ajak Mahasiswa Perkuat Bela Negara di Era Digital

Presiden menjelaskan, Sekolah Rakyat tidak hanya menyediakan akses pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter, kedisiplinan, serta lingkungan belajar yang aman dan manusiawi. Model pendidikan berasrama ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tangguh, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menyampaikan pesan motivasi kepada para siswa Sekolah Rakyat agar tetap percaya diri dan tidak merasa rendah diri dengan latar belakang keluarga mereka.

“Percayalah pada diri kalian. Hormatilah orang tua kalian, karena merekalah pahlawan sejati yang telah berjuang dalam keterbatasan,” pesan Presiden.

Baca Juga :  Lakukan Aksi Perampasan di Komplek Militer, Empat Debt Collector BCA Finance Minta Maaf

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa—pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat—untuk bersatu dalam upaya menghapus kemiskinan dan kelaparan di Indonesia. Ia menegaskan bahwa seluruh kekayaan dan potensi bangsa harus dikelola sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

“Tidak boleh ada anak Indonesia yang tertinggal hanya karena lahir dalam kemiskinan. Negara harus hadir dan memastikan keadilan sosial benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat,” tegasnya.

Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu pilar kebijakan strategis pemerintahan Presiden Prabowo dalam memperkuat sumber daya manusia, sekaligus menegaskan komitmen negara terhadap pendidikan sebagai jalan utama menuju Indonesia yang maju dan berdaulat.(ws)

Berita Terkait

Wawako Payakumbuh Tegaskan Peran Pers sebagai Pilar Demokrasi di HPN 2026
Menhan Sjafrie Tekankan Peran Strategis Pers dalam Bela Negara di Retret PWI
CUF 2026 Jadi Momentum Dorong Pelajar Payakumbuh Siap Bersaing Global
Payakumbuh Raih Anugerah Upakarya Wanua Nugraha, Bukti Keberhasilan Pembinaan Kelurahan
Rektor dan Guru Besar Dihimpun di Istana, Prabowo Soroti Peran Kunci Akademisi
Kemensos dan UMKM Integrasikan Program Pemulihan Usaha Korban Bencana
Dari Banjarbaru ke IKN, Presiden Prabowo Kawal Proyek Strategis Nasional
AHY Tegaskan SMA Taruna Nusantara Malang Strategis Siapkan SDM Unggul Indonesia Emas 2045
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 10:47 WIB

Wawako Payakumbuh Tegaskan Peran Pers sebagai Pilar Demokrasi di HPN 2026

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:36 WIB

Menhan Sjafrie Tekankan Peran Strategis Pers dalam Bela Negara di Retret PWI

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:38 WIB

CUF 2026 Jadi Momentum Dorong Pelajar Payakumbuh Siap Bersaing Global

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:20 WIB

Payakumbuh Raih Anugerah Upakarya Wanua Nugraha, Bukti Keberhasilan Pembinaan Kelurahan

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:53 WIB

Rektor dan Guru Besar Dihimpun di Istana, Prabowo Soroti Peran Kunci Akademisi

Berita Terbaru