Wawako Payakumbuh Tekankan Pendidikan Agama sebagai Fondasi Karakter Generasi Muda

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menekankan pentingnya pendidikan agama sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda. Hal tersebut disampaikannya saat mewakili Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam pembukaan perayaan khatam Al-Qur’an MDTA Masjid Istiqlal di Kelurahan Labuah Basilang, Sabtu (11/04/2026).

Dalam sambutannya, Elzadaswarman menyampaikan bahwa kegiatan khatam Al-Qur’an merupakan langkah awal dalam membentuk generasi yang beriman dan berakhlak mulia.

“Ini adalah awal bagaimana ke depan anak-anak kita bisa lebih mendalami Al-Qur’an dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa peran orang tua sangat strategis dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

“Kepada orang tua, mari kita persiapkan anak-anak kita menjadi calon-calon pemimpin di masa yang akan datang dengan akhlak yang mulia,” katanya.

Selain itu, Elzadaswarman menyampaikan apresiasi dari Pemerintah Kota Payakumbuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan karakter generasi muda.

“Kita memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini karena sejalan dengan program pembinaan generasi muda yang berkarakter,” ucapnya.

Baca Juga :  Evaluasi Kinerja OPD, Wako Zulmaeta Ingatkan: Jangan Tunggu Warga Mengeluh Baru Bergerak

Ia juga mengingatkan bahwa pesatnya perkembangan teknologi saat ini membawa tantangan tersendiri terhadap pembinaan moral anak-anak. Oleh karena itu, pendidikan agama menjadi benteng utama dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif.

“Dengan cepatnya perkembangan teknologi, kita harus membentengi anak-anak kita dengan pendidikan agama,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti fenomena sosial yang terjadi belakangan ini sebagai peringatan bagi semua pihak untuk lebih serius dalam memperhatikan pendidikan moral.

“Kita melihat belakangan ini ada kasus anak yang tega menyakiti bahkan membunuh orang tuanya. Ini menjadi warning bagi kita semua,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari menurunnya nilai-nilai moral pada generasi muda yang dapat menjadi ancaman serius jika tidak segera diantisipasi.

“Ini terjadi karena penurunan moral pada generasi muda kita, dan ini akan menjadi ancaman bagi masa depan jika tidak kita antisipasi sejak sekarang,” jelasnya.

Elzadaswarman menegaskan bahwa pendidikan moral harus ditanamkan sejak dini melalui berbagai pendekatan, salah satunya pendidikan berbasis agama. Ia juga menekankan bahwa tanggung jawab pembinaan generasi muda bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Payakumbuh Pimpin Rakor Perdana Pasca Pelantikan

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama, tidak hanya pemerintah, tapi juga orang tua, niniak mamak, guru, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari pengaruh negatif yang berkembang pesat saat ini.

“Mari kita bentengi anak-anak kita sejak dini, karena pengaruh-pengaruh negatif ini berkembang begitu cepat,” katanya.

Kepada para peserta khatam Al-Qur’an, Elzadaswarman berpesan agar terus melanjutkan pembelajaran dan memperdalam pemahaman agama.

“Jangan berhenti sampai di sini belajar Al-Qur’an, terus tingkatkan dan perkuat pemahaman agar menjadi pemimpin yang berhati mulia di masa yang akan datang,” pesannya.

Sementara itu, Ketua MDTA Masjid Istiqlal, Surya, menyampaikan bahwa kegiatan khatam Al-Qur’an tahun ini diikuti oleh 52 peserta.

“Jumlah peserta sebanyak 52 orang, terdiri dari 47 orang khatam Al-Qur’an dan lima orang khatam Iqra’,” pungkasnya.(ws)

Berita Terkait

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur
Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital
Kelurahan Sapaku Payakumbuh Juara I Lomba Kelurahan Sumbar 2026, Siap Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Tradisi Manaiak An Siriah Lewat Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026
Inspektorat Payakumbuh Monitoring Retribusi Pasar, Zulmaeta Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pungli
Pemko Payakumbuh Matangkan Angkutan Umum Listrik, Pelajar Jadi Prioritas Layanan
Sertifikat Merek Randang Payakumbuh Resmi Diterima
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:20 WIB

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:16 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital

Senin, 20 Juli 2026 - 13:41 WIB

Kelurahan Sapaku Payakumbuh Juara I Lomba Kelurahan Sumbar 2026, Siap Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:00 WIB

Inspektorat Payakumbuh Monitoring Retribusi Pasar, Zulmaeta Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pungli

Berita Terbaru