Proyek Gedung Loka POM Payakumbuh Terhenti, Terancam Mangkrak Akibat Efisiensi Anggaran

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Proyek pembangunan gedung kantor Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) di area Pasar Padang Kaduduak Kota Payakumbuh menuai sorotan tajam setelah mengalami penghentian di tengah proses pengerjaan. Proyek yang berasal dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2024 itu kini dikhawatirkan berpotensi mangkrak dan gagal mencapai target penyelesaian.

Gedung ini diharapkan dapat menunjang pengawasan mutu obat dan makanan di wilayah tersebut, hingga kini tampak terbengkalai. Beberapa bagian bangunan belum selesai dan tidak menunjukkan aktivitas pembangunan berarti.

Baca Juga :  Wali Kota Payakumbuh Gelar Audiensi Bersama DPD LPM: Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Kepala BPOM Payakumbuh, Iswadi, saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa proyek tersebut tidak mendapatkan kucuran dana lanjutan pada tahun 2025. Hal ini disebabkan oleh kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

“Memang untuk tahun 2025 belum ada alokasi anggaran lanjutan, karena adanya efisiensi. Mudah-mudahan di tahun 2026 nanti bisa dilanjutkan dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” ujar Iswadi lirih.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran publik terkait nasib proyek yang seharusnya menjadi aset vital dalam pelayanan dan pengawasan kesehatan masyarakat tersebut. Masyarakat berharap agar pemerintah segera mencari solusi, agar proyek ini tidak menjadi bangunan mangkrak yang menghabiskan anggaran negara tanpa manfaat nyata.

Baca Juga :  DPRD Payakumbuh Diduga Abai, Pedagang Korban Kebakaran Ancam Turun ke Jalan

Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan dapat berkoordinasi intensif dengan kementerian dan lembaga teknis untuk mendorong keberlanjutan pembangunan kantor Loka POM demi pelayanan publik yang optimal di bidang pengawasan obat dan makanan.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6
Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD
Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh
600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD
Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event
Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Resmikan Gedung Baru Puskesmas Padang Tinggi Piliang
Hadapi Cuaca Ekstrim,Wali Kota Zulmaeta Instruksikan Penanganan Cepat dan Terukur
Berita ini 1,214 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:08 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:42 WIB

Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:58 WIB

600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:42 WIB

Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:01 WIB

Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh

Berita Terbaru