Sidak PDAM Payakumbuh, Zulmaeta Gandeng Tipikor; PLT Dirut: Kami Siap Diaudit, Pengamat Kritik Langkah Wali Kota Minim Kajian

- Jurnalis

Selasa, 1 Juli 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Sago. Langkah ini mengejutkan banyak pihak, terlebih karena turut melibatkan Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dari Polres Payakumbuh, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Sidak ini, menurut Wali Kota, dilakukan dalam rangka memperkuat prinsip clear and clean governance dalam pelayanan air bersih bagi masyarakat. Zulmaeta ingin memastikan langsung kondisi infrastruktur, sistem distribusi, hingga tata kelola administrasi dan keuangan Perumda berjalan sebagaimana mestinya.

“Saya ingin memastikan pelayanan PDAM kepada masyarakat berjalan optimal. Jika ada aset negara yang digunakan tanpa hak, saya beri waktu 10 hari untuk dikembalikan,” tegas Zulmaeta di hadapan jajaran manajemen Perumda Tirta Sago.

Langkah tersebut sekaligus menjadi momen penunjukan Medi Purnama, SE sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama menggantikan Khairul Ikhwan yang masa jabatannya telah berakhir.

Menanggapi sidak tersebut, Medi Purnama menyatakan kesiapannya untuk dilakukan audit menyeluruh oleh Tipikor maupun Inspektorat. Ia juga membantah berbagai opini liar yang berkembang di masyarakat, selasa 1 Juli 2025 di ruang kerjanya menjelaskan.

Baca Juga :  Presiden RI Serahkan Sapi Kurban 1 Ton ke Warga Payakumbuh dalam Rangka Idul Adha 1446 H

“Kami terbuka untuk diaudit. PDAM Payakumbuh sejauh ini tidak punya masalah besar. Soal deposito Rp42 miliar, itu bukan temuan dan tidak ada persoalan. Kami justru termasuk yang terbaik dalam pelayanan di Sumatera Barat,” jelas Medi.

Ia menambahkan bahwa beberapa aset memang dipakai sesuai mekanisme seperti Mobil, Sepeda Motor dan Laptop, dan manajemen terus berupaya menyempurnakan pelayanan, termasuk soal penambahan debit air yang saat ini menjadi tantangan teknis.

“Kami butuh dukungan anggaran pusat untuk peningkatan kapasitas debit air. Proses sedang kami upayakan,kalau anggaran tersebut tidak disetujui tentu sulit kita membangun tambahnya.


Namun tidak semua pihak menyambut baik langkah ini. Pengamat kebijakan publik H. Tasrif, SH yang akrab disapa Om Sai justru menilai sidak tersebut minim pertimbangan dan rawan menimbulkan kegaduhan internal.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Luncurkan Gerakan Zero Waste Warriors dan SPLU di Hari Lingkungan Hidup

“Wako Zulmaeta perlu membekali diri dengan literasi dan kajian menyeluruh sebelum melibatkan aparat penegak hukum. Jangan sampai gaya lebih dominan daripada substansi,” tegas Tasrif.

Ia mengkhawatirkan bahwa tindakan yang terburu-buru tanpa pemetaan masalah yang matang justru menciptakan ketidakpercayaan terhadap institusi yang dipimpin Wali Kota sendiri selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

“Jangan terjebak oleh narasi dari pahlawan kesiangan yang memanfaatkan momen untuk kepentingan lain. Ini berisiko merusak kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah,” ungkapnya.


Langkah Zulmaeta ini menimbulkan reaksi beragam. Sebagian masyarakat mengapresiasi gaya kepemimpinan yang tegas dan terbuka terhadap pengawasan. Namun sebagian lainnya mempertanyakan urgensi pelibatan Tipikor dan cara komunikasi yang digunakan.

Kini, semua pihak menanti hasil audit dan evaluasi lanjutan dari sidak ini. Apakah akan menghasilkan perbaikan nyata di tubuh PDAM, atau justru membuka babak baru dalam dinamika birokrasi Pemko Payakumbuh?(ws)

Berita Terkait

Wako Zulmaeta Tegaskan Sentra IKM Rendang Berinovasi dan Berkembang
Pemko Payakumbuh Jajaki Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Universitas Islam Riau
Pemko Payakumbuh Gelar Posyandu Serentak, Perkuat Integrasi Enam Bidang SPM
125 Personel Ikuti Apel dan Gladi Kesiapsiagaan Bencana di Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Tekankan Sinergi Pusat-Daerah pada Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026
Ambisi Anak Muda di Panggung Organisasi, Heru Mufti Jadi Sorotan Publik Payakumbuh
Payakumbuh Dapat TKD Rp116 Miliar, Ini Prioritasnya
Bursa Ketua KONI Payakumbuh 2026–2030 Memanas, Empat Nama Muncul di Tengah Sorotan Minimnya Fasilitas Atlet
Berita ini 1,827 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:57 WIB

Wako Zulmaeta Tegaskan Sentra IKM Rendang Berinovasi dan Berkembang

Rabu, 29 April 2026 - 20:03 WIB

Pemko Payakumbuh Jajaki Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Universitas Islam Riau

Rabu, 29 April 2026 - 13:29 WIB

Pemko Payakumbuh Gelar Posyandu Serentak, Perkuat Integrasi Enam Bidang SPM

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

125 Personel Ikuti Apel dan Gladi Kesiapsiagaan Bencana di Payakumbuh

Senin, 27 April 2026 - 16:09 WIB

Pemko Payakumbuh Tekankan Sinergi Pusat-Daerah pada Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026

Berita Terbaru