Wakil Wali Kota Payakumbuh Buka Pelatihan Adat 2025: Perkuat Peran Niniak Mamak dalam Pembangunan Daerah

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Wakil Wali Kota Payakumbuh membuka secara resmi Pelatihan Adat Kota Payakumbuh Tahun 2025 dengan tema “Penguatan Peran dan Fungsi Niniak Mamak” yang digelar di Ruang Perpustakaan Umum Daerah Lantai 3 Bukik Sibaluik, Senin (08/09/2025).

Pelatihan yang diikuti 30 niniak mamak dari 10 nagari di Kota Payakumbuh ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kapasitas niniak mamak dalam melestarikan adat budaya Minangkabau sekaligus memperkuat peran mereka dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa adat budaya adalah bagian penting dari pembangunan Payakumbuh.

“Salah satu tanggung jawab pemerintah daerah adalah memajukan dan melestarikan adat budaya dengan memperhatikan kearifan lokal. Melalui pelatihan ini, kita berharap peran niniak mamak semakin kuat sehingga dapat menjadi tonggak penting dalam pembangunan Kota Payakumbuh ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Hari Otonomi Daerah XXIX, Wakil Bupati Sampaikan Pesan Penting soal Sinergi Pusat dan Daerah

Ia menambahkan, Pemko Payakumbuh berkomitmen menjadikan kota ini sebagai pusat literasi adat budaya Minangkabau melalui pengadaan museum daerah, buku-buku adat, pakaian adat, hingga alat kesenian tradisional.

“Payakumbuh merupakan daerah strategis dengan ragam adat dan budaya yang masih hidup di tengah masyarakat. Kita ingin memperkuat peran pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan adat budaya,” jelasnya.

Baca Juga :  Wawako Payakumbuh Elzadaswarman Serahkan 70 Paket Sembako untuk Fakir Miskin dan Duafa di Masjid Baiturrahmah

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Yunida Fatwa, menyampaikan bahwa pelatihan akan berlangsung selama tiga hari dengan fokus pada peningkatan SDM kebudayaan.

Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, turut mengapresiasi kegiatan ini.

“Adat bukan sekadar aturan, melainkan cerminan identitas masyarakat Minangkabau yang berlandaskan prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Pelatihan ini menjadi momentum penting untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur tersebut,” ungkapnya.

Pelatihan ini juga dihadiri Ketua LKAAM, Ketua KAN, Ketua Bundo Kanduang Kota, camat se-Kota Payakumbuh, serta perwakilan Bundo Kanduang Nagari.(rel)

Berita Terkait

171 Posyandu di Payakumbuh Bertransformasi, Layani Kesehatan dari Ibu Hamil hingga Lansia
Wako Zulmaeta Tegaskan Masukan Fraksi DPRD Jadi Bahan Penyempurnaan RAPBD Payakumbuh 2027
PUPR Payakumbuh Segel Tiga Bangunan Tak Berizin, Penertiban Digelar di Tiga Kecamatannya
Pemko Payakumbuh Jadikan Kinerja sebagai Dasar Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu
Petani Berdasi Jadi Gerakan ASN Payakumbuh Kendalikan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan
Zulmaeta: Kompetensi ASN Tak Diukur dari Banyaknya Sertifikat
Payakumbuh Siapkan Pembenahan Tata Kelola Sampah Usai Pemeriksaan BPK
Payakumbuh Perketat Tata Kelola Pupuk Bersubsidi
Berita ini 166 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:30 WIB

171 Posyandu di Payakumbuh Bertransformasi, Layani Kesehatan dari Ibu Hamil hingga Lansia

Senin, 21 September 2026 - 08:37 WIB

Wako Zulmaeta Tegaskan Masukan Fraksi DPRD Jadi Bahan Penyempurnaan RAPBD Payakumbuh 2027

Senin, 21 September 2026 - 08:12 WIB

PUPR Payakumbuh Segel Tiga Bangunan Tak Berizin, Penertiban Digelar di Tiga Kecamatannya

Jumat, 18 September 2026 - 08:04 WIB

Pemko Payakumbuh Jadikan Kinerja sebagai Dasar Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu

Jumat, 18 September 2026 - 07:53 WIB

Petani Berdasi Jadi Gerakan ASN Payakumbuh Kendalikan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru