Sentra IKM Rendang Payakumbuh Diproyeksikan Tembus Pasar Ekspor Lewat Program OVOP Go Global

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Rendang Kota Payakumbuh mulai diarahkan menjadi produk unggulan ekspor melalui Program OVOP (One Village One Product) Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0 yang digelar Kementerian Perindustrian RI bersama Pemerintah Kota Payakumbuh, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan Sosialisasi Program Pendampingan Sentra IKM OVOP Go Global dan Adopsi Teknologi Industri 4.0 dalam rangka Program Desa Devisa tersebut berlangsung di Aula Lantai II Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh dengan melibatkan puluhan pelaku IKM rendang.

Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Eni Muis Zulmaeta, mengatakan rendang tidak hanya menjadi warisan kuliner Minangkabau yang telah dikenal dunia, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Rendang bukan hanya warisan kuliner Minangkabau yang telah dikenal dunia, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat, oleh karena itu, pengembangan industri rendang perlu terus didorong agar mampu bersaing di pasar global,” katanya.

Ia optimistis melalui kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat serta dukungan pendampingan yang tepat, IKM Rendang Kota Payakumbuh dapat berkembang lebih maju dan mendunia.

Baca Juga :  Liga Askot PSSI Payakumbuh 2025 Resmi Bergulir, Cetak Generasi Muda Berkarakter dan Berprestasi

“IKM Rendang kita harapkan tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan kebanggaan Indonesia di pasar internasional,” lanjutnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh, Yasril, menyebut kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing pelaku IKM melalui penguatan kualitas produk, manajemen usaha, hingga kesiapan memasuki pasar ekspor.

“Kita ingin pelaku IKM di Payakumbuh mampu berkembang dan beradaptasi dengan transformasi digital industri sehingga memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Kegiatan itu turut dihadiri Sesditjen IKMA Kementerian Perindustrian RI, Yedi Sabaryadi, Staf Ahli TP-PKK Kota Payakumbuh, Yeni Elzadaswarman, serta pengurus Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh.

Selain itu hadir pula pelaku IKM OVOP Bintang 3 Tahun 2024, Rendang Gadih, dan IKM OVOP Bintang 2 Tahun 2024, Rendang Riry, bersama sekitar 30 perwakilan anggota sentra rendang.

Para peserta mendapatkan materi terkait pengembangan produk unggulan daerah, peningkatan kapasitas usaha, serta strategi memperluas akses pasar ekspor berbasis teknologi dan inovasi industri 4.0 dari Tenaga Ahli Program IKM OVOP Go Global, Dika Rinakuki, dan Kepala Department Export Development Advisory LPEI, Nila Meidhita.

Baca Juga :  Satpol PP Payakumbuh Tertibkan PKL di Jalan A. Yani, Atur Lokasi dan Jam Operasional

“Penguatan inovasi dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting agar produk IKM mampu memenuhi kebutuhan pasar global yang terus berkembang,” kata Nila.

Sementara itu, Yedi Sabaryadi menegaskan transformasi industri menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha kecil dan menengah di tengah persaingan pasar global yang semakin ketat.

“Melalui program OVOP Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0, kami berharap IKM tidak hanya meningkatkan kualitas dan produktivitas, tetapi juga siap memasuki pasar ekspor secara berkelanjutan. Sentra Rendang Kota Payakumbuh memiliki potensi sangat besar menjadi produk unggulan Indonesia di pasar dunia,” ujarnya.

Menurutnya, Kementerian Perindustrian terus mendorong penguatan sektor IKM berbasis potensi daerah melalui pendampingan usaha, digitalisasi industri, hingga pembukaan akses pasar ekspor guna meningkatkan nilai tambah produk lokal.

“Kami percaya rendang Payakumbuh memiliki kualitas, cita rasa, dan identitas kuat untuk menjadi salah satu produk unggulan Indonesia di pasar global,” pungkasnya.(ws)

Berita Terkait

Wawako Elzadaswarman Sambut 100 Peserta Khatam Al-Quran SD Islam Raudhatul Jannah
Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemko Payakumbuh Salurkan Beasiswa Pendidikan
Atlet Binaraga Payakumbuh Borong Empat Medali di Malaysia
Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026
Wako Zulmaeta Lantik 114 Pejabat Pemko Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Berduka,ASN Pengabdi Aset Daerah dan Pramuka Tutup Usia
Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap di Payakumbuh Baru 18,9 Persen
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Wawako Elzadaswarman Sambut 100 Peserta Khatam Al-Quran SD Islam Raudhatul Jannah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemko Payakumbuh Salurkan Beasiswa Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Wako Zulmaeta Lantik 114 Pejabat Pemko Payakumbuh

Berita Terbaru

Payakumbuh

Wako Zulmaeta Dorong Pemuda Jadi Pelaku Pembangunan

Rabu, 28 Okt 2026 - 18:27 WIB

Pasaman Barat

Polres Pasaman Barat Gelar Operasi Patuh Singgalang 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 18:50 WIB