Wako Zulmaeta Dorong Masyarakat Kota Payakumbuh untuk Terdaftar dalam Program JKN

- Jurnalis

Rabu, 12 Maret 2025 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, liputansumbar

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mendorong seluruh Masyarakat Kota Payakumbuh memiliki perlindungan dasar kesehatan dengan terdaftar pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

“Jaminan kesehatan merupakan hal penting, sebab sewaktu-waktu kita dapat saja sakit,” kata Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat pertemuan dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittingi dan BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, Selasa (11/03/2025)

Pertemuan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Rida Ananda, Kepala Dinas Kesehatan Wawan Sofianto, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Perindustrian Kota Payakumbuh Yunida Fatwa, dan Dirut RSUD Adnaan WD Elfitrimelly diruang kerja Wali Kota Payakumbuh.

Zulmaeta mengatakan Pemerintah Kota Payakumbuh bersama BPJS Kesehatan harus bekerja sama menyelesaikan warga yang belum terdaftar agar terdaftar JKN.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Tunai Rp421 Juta untuk Korban Kebakaran Pasar Blok Barat

“Kita pastikan dulu penyebab warga kita yang tidak terdaftar JKN ini, kalau memang karena warga tidak mampu tentu kita carikan solusinya,” kata Zulmaeta.

Kepala Cabang Iddial Chaniago menyampaikan bahwa untuk saat ini pihaknya akan mencoba mendorong pekerja sektor Informal di Kota Payakumbuh dapat terdaftar sebegai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Usai Libur Idulfitri, 1.113 ASN Payakumbuh Hadiri Apel Perdana, Wali Kota Zulmaeta Tegaskan Evaluasi Kinerja

“Hal ini yang kita harapkan dukungan dari bapak Wali Kota untuk regulasi dan hal lainnya agar pekerja sektor informal ini dapat terlindungi BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Defiyanna Sayodase menyampaikan bahwa saat ini kurang lebih sudah 98 persen warga Kota Payakumbuh yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

“Namun dari jumlah ini juga masih ada yang tidak aktif lagi. Hal ini yang akan kita data dan dorong untuk kembali aktif sebagai peserta,” ujarnya. (rel)

Berita Terkait

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton
Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah
Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar
Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur
Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital
Berita ini 739 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:24 WIB

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:56 WIB

Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:20 WIB

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji

Berita Terbaru