Payakumbuh, liputansumbar.com
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta semakin optimistis kontingen daerahnya mampu mencapai target 40 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026.
Optimisme itu disampaikan Zulmaeta saat memberikan dukungan langsung kepada tim futsal Payakumbuh yang berhasil meraih kemenangan kedua pada babak penyisihan. Payakumbuh menundukkan Kota Sawahlunto dengan skor 2-1 di Lapangan Futsal Situjuah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Selasa (6/10/2026).
Hasil tersebut melanjutkan tren positif setelah sebelumnya tim futsal Payakumbuh mengalahkan Kota Padang dengan skor 3-1. Pertandingan futsal Porprov XVI memang digelar di Situjuh Futsal, Kabupaten Lima Puluh Kota, dengan 12 kontingen ambil bagian.
“Kami optimistis target 40 medali emas tercapai. Saat ini sudah 21 emas, lebih dari separuh target yang kami tetapkan,” kata Zulmaeta.
Target tersebut sebelumnya dipasang Pemko Payakumbuh untuk meningkatkan capaian dibandingkan dua edisi Porprov sebelumnya yang masing-masing mencatat 32 medali emas.
Selain memberikan dukungan kepada atlet, Zulmaeta memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran bonus bagi atlet yang berhasil meraih prestasi pada Porprov 2026.
“Anggaran bonus sudah kami siapkan penuh. Pencairannya nanti sekaligus setelah seluruh rangkaian kejuaraan selesai,” ujarnya.
Menurut Zulmaeta, penghargaan tersebut menjadi bagian dari apresiasi pemerintah daerah terhadap perjuangan para atlet, pelatih, dan ofisial yang membawa nama Kota Payakumbuh di tingkat provinsi.
Bidik Tuan Rumah Porprov 2028
Zulmaeta juga mengungkapkan kesiapan Kota Payakumbuh untuk mengajukan diri sebagai salah satu daerah yang menjadi tuan rumah Porprov Sumatera Barat edisi berikutnya.
Ia menilai Payakumbuh telah memiliki sejumlah fasilitas olahraga yang dapat mendukung pelaksanaan berbagai cabang olahraga.
“Sarana olahraga kita sudah terfokus dan cukup memadai. Tinggal bagaimana kemauan dan komitmen bersama untuk mewujudkan Payakumbuh sebagai tuan rumah Porprov 2028,” katanya.
Rencana tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat ekosistem olahraga, mulai dari pembinaan atlet hingga penyediaan fasilitas pertandingan.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh Chairul Mufti mengatakan, berdasarkan hitungan cepat internal, kontingen Payakumbuh sejauh ini telah mengoleksi 21 medali emas.
Dengan capaian tersebut, KONI Payakumbuh optimistis dapat mempertahankan performa hingga seluruh pertandingan selesai.
“Kami optimistis dengan progres perolehan medali saat ini dan menargetkan posisi akhir sebagai juara dua atau runner-up,” kata Chairul.
KONI juga menaruh harapan terhadap cabang olahraga sepak bola dan futsal untuk mengawinkan medali emas.
Menurut Chairul, pada Porprov sebelumnya kedua cabang olahraga tersebut belum berhasil menembus partai final setelah langkahnya terhenti di semifinal.
“Target kami sepak bola dan futsal bisa mengawinkan medali emasnya. Ini akan menjadi peningkatan prestasi yang signifikan dibanding Porprov sebelumnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFKOT) Payakumbuh Nofriwandi melaporkan tim futsal Payakumbuh telah memastikan tiket ke babak delapan besar setelah mengantongi dua kemenangan beruntun.
Selanjutnya, Payakumbuh akan menghadapi Kabupaten Solok Selatan untuk memperebutkan status juara grup.
“Alhamdulillah, kami sudah meraih dua kemenangan. Selanjutnya kami menargetkan poin penuh menghadapi Solok Selatan agar bisa keluar sebagai juara grup,” katanya.
Nofriwandi mengatakan perkembangan futsal di Payakumbuh tidak terlepas dari keberadaan klub dan akademi yang aktif melakukan pembinaan pemain muda.
Saat ini, Akademi AFKOT Payakumbuh disebut telah memiliki lebih dari 100 anak didik. Tingginya minat masyarakat juga terlihat saat proses seleksi pemain Porprov yang diikuti lebih dari 150 peserta.
“Minat masyarakat terhadap futsal sangat tinggi. Saat seleksi untuk Porprov saja, lebih dari 150 pemain ikut bersaing untuk mendapatkan tempat di tim,” pungkasnya.
Dengan raihan 21 emas dan sejumlah cabang olahraga yang masih bertanding, perjuangan kontingen Payakumbuh menuju target 40 medali emas masih berlanjut.
Pemerintah daerah dan KONI berharap para atlet dapat mempertahankan fokus hingga seluruh rangkaian Porprov XVI Sumbar 2026 berakhir.(ws)








