Wako Zulmaeta Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Perubahan APBD Payakumbuh 2025

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyampaikan jawaban resmi Pemerintah Kota atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD yang digelar di ruang sidang utama, Rabu (06/08). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Wirman Putra.

Dalam sambutannya, Wali Kota Zulmaeta menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota DPRD atas masukan, kritik, dan saran yang telah diberikan terhadap rancangan perubahan anggaran tersebut.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa pemandangan umum yang disampaikan merupakan masukan dan kritik membangun sebagai bahan evaluasi terhadap kinerja seluruh SKPD. Semoga dengan semangat kemitraan yang sejajar, sinergi antara eksekutif dan legislatif semakin kuat dalam menjalankan amanah rakyat,” ujar Zulmaeta.

Tanggapan atas Pandangan Fraksi

Fraksi Golkar menyoroti peningkatan kualitas pendidikan guru PAUD serta pembayaran insentif guru PAUD, TPQ, dan garin. Menanggapi hal ini, Wako Zulmaeta menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Kemendagri melalui rapat daring dan akan segera berkonsultasi dengan BPK untuk memastikan kepastian hukum pembayaran insentif tersebut. Jawaban ini sekaligus merespons pandangan serupa dari Fraksi Nasdem dan Fraksi PPP.

Fraksi KIR (Kebangkitan Indonesia Raya) menyoroti optimalisasi pengelolaan Pasar Padang Kaduduak. Wali kota menyampaikan bahwa sejak Juli 2025, kios-kios pasar mulai diisi dan seleksi ketat diterapkan kepada pedagang tidak aktif.

Baca Juga :  Menuju Keamanan Transaksi Digital Limapuluh Kota, Diskominfo Laksanakan Konsultasi Segel Elektronik

“Kami menargetkan seluruh kios ditempati permanen pada Agustus ini. Sejauh ini retribusi yang masuk mencapai Rp17,4 juta dari potensi Rp147 juta per tahun,” jelasnya.

Fraksi PKS menanggapi temuan BPK terkait honorarium tim pelaksana kegiatan yang tumpang tindih dengan tugas pokok SKPD. Pemko, kata Zulmaeta, akan menjadikan prinsip efektivitas dan efisiensi sebagai dasar dalam pembentukan tim ke depan.

Fraksi Demokrat mengapresiasi langkah cepat Pemko dalam merespon kekosongan jabatan Dirut Perumda Tirta Sago. Zulmaeta memastikan proses seleksi tengah berlangsung dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Fraksi PPP juga menyoroti kebutuhan penerangan dan keamanan di sepanjang kawasan Taman Batang Agam. Zulmaeta menyampaikan bahwa sebanyak 42 titik lampu telah dipasang dan pengamanan dilakukan secara rutin oleh Satpol PP dan Damkar. Kantor BWS juga akan dijadikan posko pengamanan pada hari libur.

Fraksi ini turut menekankan pentingnya seleksi Direktur PDAM yang profesional dan akuntabel, dan pemerintah kota menyatakan sepakat dengan pandangan tersebut.

Baca Juga :  Bupati Limapuluh Kota Gaet Investor Malaysia untuk Dorong Ekspor Tembakau dan Nira Aren

Fraksi PAN menggarisbawahi pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam perubahan APBD. Zulmaeta menyebut bahwa Pemko Payakumbuh telah menggunakan aplikasi SIPD sejak 2019 dan tetap membuka ruang partisipasi publik, termasuk melalui Musrenbang.

Fraksi Nasdem kembali mengangkat isu peningkatan klasifikasi RSUD dr. Adnaan WD dan kekurangan tenaga spesialis. Zulmaeta menjelaskan bahwa klasifikasi rumah sakit saat ini mengikuti PP No. 28 Tahun 2024 dengan empat kategori baru: Dasar, Madya, Utama, dan Paripurna. RSUD Adnaan WD saat ini berada di klasifikasi Rumah Sakit Dasar.

“Kami memiliki 1 dokter subspesialis, 28 spesialis, 25 dokter umum, dan 4 dokter gigi. Namun, kebutuhan tenaga spesialis tetap tinggi, termasuk bedah, paru, dan neurologi,” jelasnya.

Proses rekrutmen SDM RSUD, lanjut Zulmaeta, tetap mengacu pada pedoman internal dan akan disesuaikan dengan regulasi baru terkait pengangkatan pegawai BLUD.

Menutup jawabannya, Zulmaeta menyampaikan bahwa seluruh tanggapan yang diberikan mungkin belum menjawab secara lengkap seluruh aspirasi DPRD. Namun, ia optimis bahwa dalam rapat kerja lanjutan nanti, pembahasan akan lebih komprehensif.

“Kami berharap diskusi yang konstruktif akan terus terjalin antara pemerintah dan DPRD untuk membangun Payakumbuh yang lebih baik,” pungkasnya.(rel)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Siapkan Pengendalian Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen
Pemko Payakumbuh Gandeng Karang Taruna Kembangkan Ekonomi Produktif dan Atasi Persoalan Sosial
Payakumbuh Bidik Lebih dari 40 Medali Emas di Porprov Sumbar XVI
Pemko Payakumbuh dan Kementerian PU Bekali serta Uji Kompetensi 115 Tenaga Kerja Konstruksi
Wali Kota Zulmaeta Dorong PWI Paliko Perkuat Profesionalisme dan Etika Jurnalistik
Hari Pramuka ke-65, Pemko Payakumbuh Dorong Generasi Muda Kreatif
Payakumbuh Jadi Salah Satu dari Tiga Daerah Pelaksana Kriyasi Nasional
Payakumbuh Kirim 61 Personel Gabungan Bantu Penanganan Banjir Bandang di Kabupaten Solok
Berita ini 390 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 07:20 WIB

Pemko Payakumbuh Siapkan Pengendalian Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen

Senin, 28 September 2026 - 07:11 WIB

Pemko Payakumbuh Gandeng Karang Taruna Kembangkan Ekonomi Produktif dan Atasi Persoalan Sosial

Senin, 28 September 2026 - 07:03 WIB

Payakumbuh Bidik Lebih dari 40 Medali Emas di Porprov Sumbar XVI

Senin, 28 September 2026 - 06:47 WIB

Pemko Payakumbuh dan Kementerian PU Bekali serta Uji Kompetensi 115 Tenaga Kerja Konstruksi

Minggu, 27 September 2026 - 05:49 WIB

Wali Kota Zulmaeta Dorong PWI Paliko Perkuat Profesionalisme dan Etika Jurnalistik

Berita Terbaru

Payakumbuh

Payakumbuh Bidik Lebih dari 40 Medali Emas di Porprov Sumbar XVI

Senin, 28 Sep 2026 - 07:03 WIB