Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Terima Kunjungan Ninik Mamak Latina, Perkuat Sinergi Adat dan Pembangunan

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menerima kunjungan rombongan ninik mamak dari Lamposi Tigo Nagori (Latina) di ruang kerjanya di lantai II Kantor Wali Kota Payakumbuh, Kamis (12/3/2026). Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban sebagai upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan pemangku adat.

Kunjungan ninik mamak itu turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Nofirwanfi, Kepala BKD Andri Narwan, Kepala Disparpora Yunida Fatwa, beserta jajaran, serta Camat Latina Atemugiarae.

Wali Kota Zulmaeta mengatakan, pertemuan tersebut sengaja digelar untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara Pemerintah Kota Payakumbuh dengan ninik mamak sebagai pemangku adat di tengah masyarakat Minangkabau.

Menurutnya, keberadaan ninik mamak memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung jalannya pembangunan daerah.

“Peran ninik mamak dalam pembangunan daerah ini sangat penting dan krusial. Karena itu kami berharap dukungan serta keterlibatan aktif para tetua adat dalam setiap proses pembangunan di Kota Payakumbuh,” ujar Zulmaeta.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan pemangku adat menjadi kekuatan besar dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan pelestarian nilai-nilai adat yang telah lama menjadi pedoman masyarakat Minangkabau.

Baca Juga :  Wali Kota Zulmaeta Apresiasi Liga Askot PSSI Payakumbuh 2025, Dinilai Berjalan Tertib dan Lancar

“Kita ingin pembangunan di Payakumbuh tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga tetap berlandaskan adat dan budaya. Ninik mamak adalah tonggak dalam menjaga nilai itu agar tetap hidup di tengah masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Zulmaeta juga mengajak para ninik mamak untuk kembali menggerakkan peran generasi muda, khususnya para kemenakan, agar ikut berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda sejak dini akan menjadi modal penting bagi masa depan Kota Payakumbuh.

“Kami berharap ninik mamak dapat terus membimbing dan mengajak para kemenakan agar memiliki kepedulian terhadap kampung halaman. Generasi muda harus dilibatkan sejak sekarang agar mereka menjadi bagian dari pembangunan Kota Payakumbuh ke depan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya peran ninik mamak dalam menjaga dan mengayomi para kemenakan dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.

“Kami juga berharap ninik mamak dapat terus mengayomi dan membimbing para kemenakan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dan pergaulan yang merusak masa depan. Peran ninik mamak sangat besar dalam mengarahkan generasi muda agar tetap berada di jalan yang benar,” tegasnya.

Baca Juga :  Gencar Bongkar Bangunan Liar, Dinas PUPR Payakumbuh Dinilai Cari Panggung dengan Wali Kota Baru

Sementara itu, Camat Latina Atemugiarae menyampaikan dukungan penuh terhadap ajakan Wali Kota Payakumbuh untuk melibatkan ninik mamak dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan nilai-nilai budaya Minangkabau yang menempatkan ninik mamak sebagai pemangku adat sekaligus pengayom masyarakat.

“Kami di Kecamatan Latina tentu sangat mendukung arahan dan ajakan dari Bapak Wali Kota. Ninik mamak memiliki pengaruh besar dalam kehidupan masyarakat, sehingga keterlibatan mereka akan sangat membantu dalam menyukseskan program pembangunan pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kecamatan siap menjembatani komunikasi antara pemerintah kota dengan para pemangku adat di wilayah Lamposi Tigo Nagori.

“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, ninik mamak, dan masyarakat, kami yakin pembangunan di Payakumbuh dapat berjalan lebih baik serta tetap berakar pada nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau,” pungkas Atemugiarae.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Dukung Program IDAMAN BPOM, Perkuat Keamanan Jamu dan Daya Saing UMKM Lokal
Nagari Aie Tabik Bangkitkan Tradisi Mauluan Konji, Warisan Budaya Minangkabau Kembali Dihidupkan
Ribuan Pesepeda Padati Payakumbuh, GSA 2026 Jadi Momentum Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi Daerah
Terbongkar.!! Jejak Dana MBG Rp 593 Juta di Payakumbuh
Wali Kota Zulmaeta Luncurkan Gerakan Payakumbuh Resik, Dorong Aksi Nyata Kurangi Sampah dan Kendalikan Perubahan Iklim
Dua Inovasi Pelajar Payakumbuh Melaju ke Final TTG Sumbar 2026
PORSENI TK 2026 Resmi Dibuka, Pemko Payakumbuh Perkuat Karakter dan Potensi Anak Usia Dini
Pemko Payakumbuh Usulkan Perubahan Perda Perumda Tirta Sago, Perkuat Pelayanan Air Bersih dan Tata Kelola Perusahaan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:20 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Program IDAMAN BPOM, Perkuat Keamanan Jamu dan Daya Saing UMKM Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:13 WIB

Nagari Aie Tabik Bangkitkan Tradisi Mauluan Konji, Warisan Budaya Minangkabau Kembali Dihidupkan

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:45 WIB

Ribuan Pesepeda Padati Payakumbuh, GSA 2026 Jadi Momentum Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:44 WIB

Terbongkar.!! Jejak Dana MBG Rp 593 Juta di Payakumbuh

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:53 WIB

Wali Kota Zulmaeta Luncurkan Gerakan Payakumbuh Resik, Dorong Aksi Nyata Kurangi Sampah dan Kendalikan Perubahan Iklim

Berita Terbaru