Dharmasraya,liputansumbar.com
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, bersama Letda Magel Hendri yang mewakili Dandim 0310/SSD Letkol Czi Joko Stradona, meresmikan penggunaan Jembatan Aramco yang dibangun TNI Angkatan Darat di atas Batang Siraho, Nagari Lubuk Karak, Kecamatan Sembilan Koto, Senin (15/6/2026).
Peresmian tersebut dihadiri Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, Plh Asisten Pemerintahan dan Kesra A. Yani, Kepala Dinas PUPR Zakirman, Camat Sembilan Koto Romi, Wali Nagari Lubuk Karak Afridoni Nasar, Plt Ketua LKAAM Dharmasraya H. Marlon Martua, Ketua Dekranasda Dharmasraya Hj. Rafnelly Rafki, serta tokoh masyarakat setempat.
Jembatan Aramco Batang Siraho dibangun sebagai tindak lanjut usulan Bupati Annisa Suci Ramadhani kepada pemerintah pusat yang kemudian mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto melalui program pembangunan jembatan oleh TNI AD.
Keberadaan jembatan tersebut menjadi solusi atas persoalan akses masyarakat yang selama ini harus mempertaruhkan keselamatan saat menyeberangi Batang Siraho, terutama para pelajar yang setiap hari melintasi sungai untuk menuju sekolah.
Dalam sambutannya, Bupati Annisa mengatakan pembangunan Jembatan Aramco merupakan bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan masyarakat di daerah, khususnya wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan infrastruktur.
“Jembatan ini merupakan bentuk perhatian dan hadiah dari Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat Dharmasraya, khususnya warga Nagari Lubuk Karak. Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman, terutama bagi anak-anak yang setiap hari menempuh perjalanan menuju sekolah,” ujar Annisa.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan memiliki dampak besar terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat karena membuka akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi.
Pada kesempatan itu, Annisa juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI Angkatan Darat yang telah bekerja keras mewujudkan pembangunan jembatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arif Gajah Mada, Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Mahfud, Dandim 0310/SSD Letkol Czi Joko Stradona, serta seluruh personel TNI dan masyarakat yang telah bergotong royong membangun jembatan ini,” katanya.
Annisa juga mengungkapkan bahwa pembangunan Jembatan Aramco di Nagari Lubuk Karak bukan satu-satunya dukungan TNI bagi Kabupaten Dharmasraya pada tahun ini.
Selain jembatan tersebut, TNI AD juga membangun dua unit Jembatan Aramco di Nagari Banai, Kecamatan Sembilan Koto, serta satu unit jembatan gantung di Nagari Ampang Kuranji, Kecamatan Koto Baru.
Menurutnya, pembangunan empat jembatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam membuka keterisolasian wilayah sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan aktivitas perekonomian.
Sementara itu, Letda Magel Hendri yang mewakili Dandim 0310/SSD Letkol Czi Joko Stradona mengatakan pembangunan Jembatan Aramco merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan daerah.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan menjadi sarana yang mampu meningkatkan mobilitas warga serta memperkuat konektivitas antarwilayah.
Dengan diresmikannya Jembatan Aramco Batang Siraho, masyarakat Nagari Lubuk Karak kini memiliki akses yang lebih aman, nyaman, dan layak untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Keberadaan tiga unit Jembatan Aramco dan satu jembatan gantung yang dibangun TNI AD di Dharmasraya diharapkan menjadi penggerak percepatan pembangunan di kawasan yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus memperkuat pemerataan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(ws)








