Pasaman Barat, liputansumbar.com
Ketua Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Sumatera Barat, Fadly Amran, resmi mengukuhkan Pengurus Ikatan Keluarga Tanah Datar dan Sekitarnya (IKTDS) Kabupaten Pasaman Barat bersama Bundo Kanduang periode 2026–2030. Pengukuhan berlangsung di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Sabtu (7/11/2026).
Prosesi pengukuhan tersebut disaksikan Bupati Pasaman Barat yang diwakili Asisten II, Afrizal. Turut hadir Staf Ahli Bupati Tanah Datar Novi Hendra, jajaran pengurus IKTD Sumatera Barat, Bundo Kanduang IKTD Sumatera Barat, serta keluarga besar IKTDS Pasaman Barat.
Dalam sambutannya, Afrizal menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan.
Ia sekaligus mengapresiasi keberadaan IKTDS yang selama ini berperan menjaga persatuan dan mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat perantau asal Tanah Datar di Pasaman Barat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh keluarga besar IKTDS yang selama ini telah menjaga eksistensi organisasi dengan baik,” ujar Afrizal.
Ia menyebutkan, IKTDS Pasaman Barat telah berdiri sejak era 1980-an dan memiliki perjalanan panjang dalam menghimpun serta mempersatukan masyarakat asal Tanah Datar dan sekitarnya. Hingga saat ini, jumlah anggotanya tercatat sekitar 1.250 orang.
Menurut Afrizal, jumlah tersebut merupakan potensi besar yang dapat diberdayakan untuk mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat kehidupan sosial kemasyarakatan.
Namun, ia mengingatkan agar seluruh anggota IKTDS senantiasa menjaga keharmonisan dengan masyarakat dari berbagai suku dan latar belakang budaya yang hidup di Pasaman Barat.
“Jadilah perantau yang mampu beradaptasi dan menghormati adat setempat. Sebagaimana pepatah, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita harus menghormati nilai dan budaya setempat tanpa melupakan jati diri budaya asal,” tegasnya.
Afrizal juga menaruh perhatian terhadap peran Bundo Kanduang IKTDS dalam memperkuat ketahanan keluarga, melindungi perempuan dan anak, serta mempersiapkan generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Kepada pengurus baru, ia berharap IKTDS dapat mengoptimalkan tiga bidang utama, yakni kegiatan gotong royong dan sosial kemasyarakatan, perhatian terhadap pendidikan dan pembinaan generasi muda, serta pelestarian adat, seni, tradisi, dan nilai-nilai luhur Minangkabau.
Sementara itu, Ketua IKTD Sumatera Barat, Fadly Amran, mengaku bahagia dapat hadir sekaligus mengukuhkan kepengurusan IKTDS Pasaman Barat. Ia mengapresiasi perjalanan organisasi yang telah lama menjadi wadah kebersamaan masyarakat perantau.
“Gerakan kekeluargaan inilah yang harus kita dorong bersama. Dengan silaturahmi rutin setiap bulan, akan lahir ide dan gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan anak-kemenakan IKTDS di Pasaman Barat sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ungkap Fadly.
Ia menjelaskan, IKTD Sumatera Barat juga telah menyiapkan sejumlah agenda bersama yang mencakup penguatan ketahanan kebencanaan, pendidikan, hingga gerakan kembali ke surau sebagai upaya mengamalkan falsafah Minangkabau, Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah.
Pada kesempatan itu, Fadly turut mengundang keluarga besar IKTDS Pasaman Barat untuk menghadiri Gempita Festival Kuliner Tanah Datar yang dijadwalkan berlangsung pada 15 November 2026 di Kota Padang.
Festival tersebut akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, di antaranya jalan santai, lomba bakiak, silek, pagelaran seni budaya, serta permainan tradisional anak nagari.
Di sisi lain, Ketua IKTDS Pasaman Barat, Guseri Warman, menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan IKTD di daerah lain.
Keanggotaannya tidak hanya mencakup masyarakat perantau asal Tanah Datar, tetapi juga masyarakat dari Padang Panjang dan daerah sekitarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Edison Zelmi, mengatakan pengukuhan tersebut merupakan tindak lanjut hasil musyawarah IKTDS yang dilaksanakan di Hotel Guci pada 18 April 2026.
Musyawarah tersebut telah menetapkan susunan kepengurusan IKTDS dan Bundo Kanduang untuk masa bakti 2026–2030.
Ia berharap pengukuhan ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi seluruh perantau asal Tanah Datar dan sekitarnya, khususnya yang berdomisili di Kabupaten Pasaman Barat.
Lebih dari sekadar penguatan organisasi, kepengurusan baru diharapkan mampu menjadikan IKTDS sebagai wadah pemersatu, pelestarian adat dan budaya Minangkabau, serta mitra masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Pasaman Barat.
Dengan sekitar 1.250 anggota, IKTDS diharapkan semakin aktif menghadirkan kegiatan sosial, pendidikan, kebudayaan, dan pemberdayaan keluarga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat perantau maupun warga Pasaman Barat secara luas.(RP)








