Gebrakan 100 Hari Wali Kota Payakumbuh: Gagasan Besar atau Janji Manis?”

- Jurnalis

Sabtu, 15 Maret 2025 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar

Masyarakat Kota Payakumbuh tengah menantikan gebrakan 100 hari kerja Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman yang telah merancang 15 program strategis. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga serta memperkuat daya saing Kota Payakumbuh ke depan.15/3-2025

Dalam rapat bersama DPRD Kota Payakumbuh, Wali Kota Zulmaeta menegaskan bahwa program 100 hari kerja ini bukan sekadar janji politik, melainkan langkah nyata untuk menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. “Sejak awal saya dilantik, saya ingin memastikan bahwa masyarakat merasakan manfaat nyata dari pemerintahan ini. Program 100 hari kerja ini kami susun dengan cermat agar dampaknya bisa langsung dirasakan, terutama dalam hal pelayanan publik, pengendalian inflasi, dan pengentasan kemiskinan,” ujar Zulmaeta.

15 Program Strategis untuk Payakumbuh

Pemerintah Kota Payakumbuh telah merancang 15 program unggulan dalam 100 hari kerja pertama, antara lain:

Sahabat Adnaan – Mempermudah pasien penyakit kronis mendapatkan obat dengan layanan pengantaran ke rumah serta memperbaiki sistem parkir dan antrean di RSUD Dr. Adnaan WD.

Baca Juga :  Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Lantik 17 Pejabat Fungsional, Dorong Akselerasi Birokrasi

Wali Kota Melayani – Zulmaeta akan langsung melayani pasien di rumah sakit sebagai bentuk komitmen pelayanan publik.

Lapor Dok Wako – Sistem pengaduan masyarakat berbasis offline dan online yang dapat diakses di Mal Pelayanan Publik.

Klinik Cegak Basamo – Pemeriksaan kesehatan gratis dan program donor darah bagi masyarakat.

Digitalisasi Sekolah – Peningkatan jaringan internet di sekolah serta penerapan konsep sekolah digital.

Kota Berseri – Program kebersihan kota melalui edukasi pengelolaan sampah dan daur ulang berbasis sekolah.

Payakumbuh Cerdas – Pemberian insentif guru, beasiswa bagi pelajar, serta digitalisasi sekolah untuk mendukung pendidikan berkualitas.

Pengendalian 5 Titik Rawan Banjir – Pemeliharaan drainase dan gotong royong pembersihan sungai di kawasan rawan banjir.

Taman Digital Kecamatan – Pembangunan taman digital di lima kecamatan dengan akses internet gratis.

Pembangunan Gerbang Kota – Pembangunan gerbang kota di perbatasan dengan Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai ikon baru Payakumbuh.

Baca Juga :  Terkait Isu Solar Ilegal, Kapolres Payakumbuh Tegaskan, Proses Anggota yang Terbukti Bersalah

Pembenahan Irigasi – Perbaikan sistem irigasi guna meningkatkan hasil pertanian warga.

Penataan Kawasan Pusat Kota – Perbaikan infrastruktur strategis seperti Tugu Adipura dan Jalan Sudirman.

Pembenahan Kawasan Pasar – Peningkatan kebersihan dan sistem parkir yang lebih tertata di pasar kota.

Tahan Tani – Pemanfaatan lahan kosong dengan bantuan bibit palawija untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat – Mendorong keterlibatan warga dalam pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

Tokoh masyarakat Payakumbuh, Herman R, menyambut baik langkah-langkah strategis ini. “Dengan berbagai langkah strategis ini, diharapkan program 100 hari kerja di bawah kepemimpinan Zulmaeta dan Elzadaswarman dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat daya saing Kota Payakumbuh,” ungkapnya.

Meskipun program ini mendapat sambutan positif, masyarakat tetap menunggu realisasi dan dampak konkret dari program-program yang dijanjikan. Apakah gebrakan ini akan membawa perubahan signifikan atau sekadar janji politik? Waktu yang akan menjawab.(ws)

Berita Terkait

SAKU TABA Jadi Motor Penggerak Ekonomi Berbasis Budaya di Payakumbuh
Salurkan Sapi Kurban LKKS Payakumbuh Fasilitasi Program Indo Jalito Peduli
Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6
Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD
Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh
600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD
Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event
Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh
Berita ini 2,695 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:08 WIB

SAKU TABA Jadi Motor Penggerak Ekonomi Berbasis Budaya di Payakumbuh

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:56 WIB

Salurkan Sapi Kurban LKKS Payakumbuh Fasilitasi Program Indo Jalito Peduli

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:26 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:08 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:42 WIB

Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh

Berita Terbaru