Di Hadapan Niniak Mamak dan Bundo Kanduang, Wako Zulmaeta Paparkan Masa Depan Pembangunan Payakumbuh

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman menggelar buka puasa bersama niniak mamak dan bundo kanduang dari 10 nagori di Kota Payakumbuh di pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Senin (09/03/2026).

Pertemuan tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kota Payakumbuh untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan arah pembangunan daerah kepada para tokoh adat yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat Minangkabau.

Dalam sambutannya, Wali Kota Zulmaeta menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan oleh niniak mamak dan bundo kanduang terhadap pembangunan Kota Payakumbuh.

“Terima kasih kepada niniak mamak dan bundo kanduang yang selama ini terus memberikan dukungan untuk kemajuan Kota Payakumbuh,” kata Zulmaeta.

Ia menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kota Payakumbuh menjalankan pembangunan dengan berpedoman pada trilogi kepemimpinan Zulmaeta–Elzadaswarman (Zuzema). Konsep tersebut menitikberatkan pada tiga pilar utama, yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, pembangunan kota yang tertata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, peran niniak mamak dan bundo kanduang sangat penting dalam mengawal jalannya pemerintahan sekaligus menjaga nilai-nilai adat di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Proyek Gedung Loka POM Payakumbuh Terhenti, Terancam Mangkrak Akibat Efisiensi Anggaran

“Kita selalu membuka ruang masukan dari niniak mamak. Jika ada informasi atau berita miring terkait aparatur sipil negara, silakan dilaporkan. Kita berkomitmen menindaklanjutinya sebagai bagian dari upaya menjaga tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Zulmaeta juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan yang tengah dipersiapkan pemerintah kota, salah satunya pembangunan kembali Pasar Payakumbuh.

Ia mengakui sempat muncul berbagai informasi yang menimbulkan keraguan di tengah masyarakat terkait rencana pembangunan tersebut. Namun, dukungan dari niniak mamak dan bundo kanduang dinilai menjadi kekuatan moral bagi pemerintah kota untuk melanjutkan proses perencanaan.

“Alhamdulillah tahapan perencanaan pembangunan Pasar Payakumbuh terus berjalan. Kementerian juga telah menyampaikan komitmen bahwa pembangunan tahap awal direncanakan pada awal tahun 2027,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah kota juga memprioritaskan penataan Pasar Ibuh agar menjadi pasar yang lebih representatif, bersih, dan tertata rapi sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.

“Untuk Pasar Ibuh, saat ini sudah tersedia dana untuk pembangunan yang lebih representatif. Kita berharap dukungan dari niniak mamak, bundo kanduang, dan seluruh masyarakat agar pasar ini menjadi lebih bersih dan tertata,” katanya.

Baca Juga :  HIPMI Payakumbuh Gelar Diskusi Publik Kepemudaan dan Ekonomi Kreatif di Hari Sumpah Pemuda

Dalam kesempatan tersebut, Zulmaeta juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan berbagai persoalan fasilitas umum yang rusak agar pemerintah dapat segera menindaklanjutinya.

“Kalau ada prasarana atau fasilitas umum yang rusak, silakan dilaporkan. Insya Allah akan segera kita tindak lanjuti,” terangnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Payakumbuh tidak menutup diri terhadap kritik dan saran dari masyarakat selama bertujuan untuk kemajuan daerah.

“Kita tidak anti kritik. Jika ada kritik dan saran yang membangun dari niniak mamak maupun masyarakat, silakan disampaikan. Nanti dirundingkan bersama untuk kemajuan Kota Payakumbuh,” kata Zulmaeta.

Di akhir sambutannya, ia mengingatkan bahwa pembangunan daerah saat ini dihadapkan pada keterbatasan anggaran sehingga membutuhkan dukungan dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat.

“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, mari kita bangun Kota Payakumbuh secara bertahap dan bersama-sama,” pungkasnya.

Acara buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan pemangku adat dalam menjaga nilai-nilai budaya sekaligus mendorong pembangunan Kota Payakumbuh.(ws)

Berita Terkait

Kejari Payakumbuh Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Rp 41 Miliar Publik Desak Transparansi APH
Pemko Payakumbuh dan BPS Canangkan Desa Cantik 2026 di Tiga Kelurahan
Disparpora Payakumbuh Canangkan Zona Integritas, Targetkan Raih Predikat WBK dan WBBM 2026
Dukung Program 3 Juta Rumah, Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Sistem Registrasi Pengembang
Payakumbuh Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Nino “Godzilla”
Pemko Payakumbuh Optimalkan Posyandu untuk Capaian SPM
Pemko Payakumbuh Salurkan CPP dan Minyak Goreng untuk 13.628 KK, Dimulai dari Tigo Koto Diateh
DPRD Setujui Pencabutan Perda RDTR 2018–2038, Pemko Payakumbuh Siapkan Regulasi Baru
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 08:59 WIB

Kejari Payakumbuh Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Rp 41 Miliar Publik Desak Transparansi APH

Kamis, 16 April 2026 - 14:56 WIB

Pemko Payakumbuh dan BPS Canangkan Desa Cantik 2026 di Tiga Kelurahan

Rabu, 15 April 2026 - 16:12 WIB

Disparpora Payakumbuh Canangkan Zona Integritas, Targetkan Raih Predikat WBK dan WBBM 2026

Selasa, 14 April 2026 - 21:49 WIB

Payakumbuh Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman El Nino “Godzilla”

Selasa, 14 April 2026 - 16:46 WIB

Pemko Payakumbuh Optimalkan Posyandu untuk Capaian SPM

Berita Terbaru