Pakar Telematika: Dalih Video Rekayasa dalam Kasus Bupati 50 Kota, Sudahlah!

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang,liputansumbar.com

Pernyataan kuasa hukum Bupati Limapuluh Kota, Syafni Nuril Hidayati, terkait dugaan rekayasa video Call Tak senonoh yang menyeret nama kliennya menuai bantahan dari pakar telematika. Hal itu mengemuka dalam talkshow Advokat Sumbar Bicara yang mengangkat tema “Heboh Video Mesum Mirip Bupati 50 Kota, Video Diedit Napi, Kok Bisa?” dan disiarkan pada Jumat (3/4/2026).

Dalam diskusi tersebut, pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat menilai kronologi pembuatan video yang disampaikan pihak kuasa hukum tidak masuk akal secara keilmuan forensik digital.

Ia menjelaskan, jika benar video tersebut dibuat melalui video call yang kemudian direkam menggunakan dua telepon genggam lalu diedit menjadi video berdurasi sekitar 30 detik, maka hasilnya sangat sulit terlihat natural seperti video yang beredar.

Baca Juga :  Pakar Hukum: Hati-hati, Polemik Video Bupati 50 Kota Bisa Berujung Pembohongan Publik

“Kalau kronologi pembuatan atau pengeditan oleh napi yang dijelaskan berdasarkan pengakuan terlapor itu terlalu amatiran. Secara keilmuan telematika, konten itu sangat tidak masuk akal untuk direkayasa atau diedit apalagi bisa terlihat senatural itu,” ujar Abimanyu dalam talkshow tersebut.

Menurutnya, proses pengeditan merekam menggunakan dua perangkat telepon seluler dari layar video call kemudian diolah kembali menjadi video utuh yang meyakinkan memerlukan kemampuan teknis yang sangat tinggi, itupun mustahil dilakukan didalam lapas. Bahkan, menurut dia, hasil rekaman seperti itu mudah terdeteksi sebagai rekayasa.

Ia pun meragukan klaim bahwa seorang narapidana mampu membuat rekayasa video yang sangat meyakinkan hanya dengan metode sederhana seperti pengakuan terlapor.

Baca Juga :  Bahlil Lahadalia Resmikan Kantor Baru DPD Partai Golkar Sumbar di Kota Padang

“Kalau berdalih itu rekayasa, pernyataan itu sangat primitif. Saya justru yakin, kalau napi itu bisa keluar dari penjara lalu membuat atau merekayasa video sealami itu, dia bisa kaya raya. Jadi jangan mudah percaya,” tegasnya.

Pernyataan pakar telematika tersebut menambah dinamika perdebatan publik terkait video yang disebut-sebut mirip Bupati Limapuluh Kota. Kasus ini sendiri masih menjadi perhatian masyarakat dan tengah ditangani oleh aparat penegak hukum Polda Sumbar, dalam keterangan nya akan melakukan gelar Perkara.

Talkshow tersebut menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan hukum, pengamat,politisi hingga pakar digital guna membedah polemik yang tengah menjadi sorotan publik di Sumatera Barat.(ws)

Berita Terkait

Wali Kota Payakumbuh Bidik Bantuan Rehab 8.000 RTLH untuk Tekan Kasus TBC
Musda JMSI Sumbar 2026, Aguswanto Resmi Jadi Ketua
Diskusi Gonjong Limo: Zulmaeta–Elzadaswarman Soroti Kolaborasi Bangun Luhak Limo Puluah
Pakar Hukum: Hati-hati, Polemik Video Bupati 50 Kota Bisa Berujung Pembohongan Publik
Aktivis Desak Polda Sumbar Usut Tuntas Dugaan VCS Seret Nama Bupati Lima Puluh Kota, Tampa Kompromi
Aktivis Sumbar Serang Balik Pernyataan Kuasa Hukum Bupati Syafni soal Chat Messenger Kasus VCS
Gerindra Bongkar Dugaan Skema Pemakzulan Bupati Safni di Talkshow, Ketua DPRD Limapuluh Kota Terkejut
Menteri Hukum Apresiasi Komitmen Payakumbuh Bentuk Posbankum
Berita ini 476 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:03 WIB

Wali Kota Payakumbuh Bidik Bantuan Rehab 8.000 RTLH untuk Tekan Kasus TBC

Sabtu, 25 April 2026 - 15:19 WIB

Musda JMSI Sumbar 2026, Aguswanto Resmi Jadi Ketua

Senin, 20 April 2026 - 13:51 WIB

Diskusi Gonjong Limo: Zulmaeta–Elzadaswarman Soroti Kolaborasi Bangun Luhak Limo Puluah

Jumat, 10 April 2026 - 15:40 WIB

Pakar Hukum: Hati-hati, Polemik Video Bupati 50 Kota Bisa Berujung Pembohongan Publik

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Aktivis Desak Polda Sumbar Usut Tuntas Dugaan VCS Seret Nama Bupati Lima Puluh Kota, Tampa Kompromi

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lima Puluh Kota

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB