Pemerintah Prioritaskan Penguatan Pers dalam RPJM Nasional 2025-2029

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar

Keputusan pemerintah melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan pekerja pers dan industri media massa. Namun, kegelisahan tersebut kini mulai mereda setelah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional 2025-2029, yang menetapkan penguatan pers dan media massa sebagai prioritas utama dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Payakumbuh-Kabupaten Limapuluh Kota, Aspon Dedi, menyambut baik keputusan tersebut. Menurutnya, Perpres ini merupakan bentuk pengakuan terhadap peran strategis pers dalam pembangunan nasional.

“Sepertinya dapat dipahami bahwa lahirnya Perpres Nomor 12 Tahun 2025 menjadikan pers dan media massa sebagai prioritas utama. Tujuannya adalah untuk mencapai pembangunan nasional. Sebagai pilar keempat demokrasi, pers berperan besar dalam mendorong partisipasi masyarakat dan menjaga kondisi bangsa tetap kondusif,” ujar Aspon Dedi.

Baca Juga :  Payakumbuh Ikuti Verifikasi Kota Layak Anak 2025, Pemko Tunjukkan Komitmen Wujudkan Kota Ramah Anak

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pers memiliki peran penting dalam pemerintahan, baik dalam menyampaikan agenda pemerintah maupun memberikan kritik terhadap kebijakan yang diambil. Oleh karena itu, kehadiran pers yang independen dan profesional menjadi faktor krusial dalam keberlanjutan demokrasi dan pembangunan nasional.

“Di tengah pesatnya perkembangan zaman dan arus informasi yang semakin luas, negara sangat membutuhkan kehadiran pers dengan perspektif yang jernih. Pers harus menjadi garda terdepan dalam melawan hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi yang bisa mengancam kehidupan demokrasi. Namun, di sisi lain, pers juga harus mampu menciptakan masyarakat yang sehat dalam mencerna informasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Lindungi 2.410 Pekerja Rentan lewat BPJS Ketenagakerjaan

Aspon Dedi juga menekankan bahwa ekosistem media perlu mendapatkan perlindungan agar masyarakat dapat menerima konten berita yang berkualitas. Dengan demikian, pers sebagai pilar keempat demokrasi akan semakin kuat dalam mengawal pembangunan nasional.

“Intinya, Perpres Nomor 12 Tahun 2025 ini bisa menjadi pegangan bagi wartawan untuk meningkatkan kerja sama dengan pemerintah daerah. Jika ada pemerintah daerah yang tidak menguatkan pers dan media massa, berarti mereka justru menghambat suksesnya RPJM Nasional yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo,” pungkasnya.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan industri pers dan media massa di Indonesia, termasuk di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif dalam pembangunan nasional.(ws)

Berita Terkait

Payakumbuh Raih Anugerah Upakarya Wanua Nugraha, Bukti Keberhasilan Pembinaan Kelurahan
Rektor dan Guru Besar Dihimpun di Istana, Prabowo Soroti Peran Kunci Akademisi
Kemensos dan UMKM Integrasikan Program Pemulihan Usaha Korban Bencana
Dari Banjarbaru ke IKN, Presiden Prabowo Kawal Proyek Strategis Nasional
AHY Tegaskan SMA Taruna Nusantara Malang Strategis Siapkan SDM Unggul Indonesia Emas 2045
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, Target 500 Sekolah hingga 2029
Indonesia Raih 91 Emas SEA Games, Presiden Prabowo Beri Bonus Atlet
Dari Alsintan Otonom hingga Gambir, Prabowo Tinjau Inovasi Pertanian di Karawang
Berita ini 570 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:20 WIB

Payakumbuh Raih Anugerah Upakarya Wanua Nugraha, Bukti Keberhasilan Pembinaan Kelurahan

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:53 WIB

Rektor dan Guru Besar Dihimpun di Istana, Prabowo Soroti Peran Kunci Akademisi

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:38 WIB

Kemensos dan UMKM Integrasikan Program Pemulihan Usaha Korban Bencana

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:12 WIB

AHY Tegaskan SMA Taruna Nusantara Malang Strategis Siapkan SDM Unggul Indonesia Emas 2045

Senin, 12 Januari 2026 - 16:25 WIB

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, Target 500 Sekolah hingga 2029

Berita Terbaru