Pemko Payakumbuh Terima 165 Sertifikat Aset Tanah dari BPN, Lampaui Target 2025

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menerima penyerahan simbolis sertifikat hak pakai aset tanah tahun 2025 dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Payakumbuh. Penyerahan ini menjadi bagian penting dari upaya pengamanan serta penertiban administrasi Barang Milik Daerah (BMD).

Sebanyak 165 sertifikat berhasil diterbitkan dan diserahkan, melampaui target awal yang ditetapkan Pemko Payakumbuh sebanyak 150 persil pada tahun 2025.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPN Kota Payakumbuh, Hardi Yuhendri, kepada Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, di Ruang Kerja Wali Kota Payakumbuh, Rabu (25/02/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota Zulmaeta menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemko Payakumbuh dan BPN dalam percepatan sertifikasi aset tanah milik pemerintah daerah.

“Penyerahan sertifikat ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tertib administrasi pengelolaan barang milik daerah serta memberikan kepastian hukum atas kepemilikan aset Pemko Payakumbuh,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepastian hukum aset daerah sangat penting untuk memastikan seluruh aset tercatat sebagai milik negara dan terlindungi secara hukum.

“Ini menjadi anugerah bagi kita di bulan suci Ramadan, yang patut kita syukuri,” tambahnya.

Baca Juga :  Peringati Peristiwa Situjuah ke-77, Wawako Payakumbuh Tegaskan Warisan Bela Negara

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh, Muslim, menjelaskan percepatan sertifikasi aset tanah terus menunjukkan progres signifikan.

Dari total target 1.212 persil tanah, proses sertifikasi telah mencapai 59,16 persen.

Secara keseluruhan, hingga tahun 2025 tercatat Pemko Payakumbuh memiliki 1.323 persil tanah aset, dengan rincian:

760 persil sudah bersertifikat

563 persil belum bersertifikat

“Percepatan sertifikasi ini penting untuk mewujudkan tertib administrasi pengelolaan BMD, memberikan kepastian hukum, serta mendukung target MCP KPK terkait pengamanan aset daerah,” jelas Muslim.

Target 2026: Sertifikasi 150 Persil dan Pengamanan Aset Strategis

Pada tahun 2026, Pemko Payakumbuh kembali menargetkan sertifikasi sebanyak 150 persil.

Beberapa aset strategis yang sedang diproses sertifikasinya di BPN antara lain:

22 bidang tanah jalan

Pasar Ibuh (3 bidang)

RSUD Adnan WD (1 bidang)

Pasar Blok Timur (1 bidang)

Pasar Pusat Pertokoan Blok Barat

Panorama Ampangan

Museum eks RPH

RTH Ratapan Ibu

Baca Juga :  Waspada Musim Hujan, Payakumbuh Mantapkan Koordinasi Lintas Sektor

GOR Nan Ompek

Sejumlah aset sekolah dasar

Dalam kesempatan tersebut, Muslim juga memperkenalkan inovasi Sistem Informasi Geospasial dan Manajemen Agraria (SIGMA).

SIGMA merupakan hasil kolaborasi lintas OPD bersama Dinas Kominfo dan BKD, yang mengintegrasikan seluruh proses pengajuan sertifikasi dalam satu aplikasi digital.

Melalui sistem ini, data aset dapat dipantau secara lengkap dan akurat, meliputi:

Luas tanah

Koordinat

Batas wilayah

Status sertifikasi

Dokumentasi aset

“Dengan SIGMA, monitoring perkembangan sertifikasi menjadi lebih mudah dan akurat, sekaligus mempercepat pengamanan aset Pemko Payakumbuh,” ujarnya.

Kepala BPN Kota Payakumbuh, Hardi Yuhendri, turut mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Alhamdulillah, berkat kolaborasi yang solid, target dapat tercapai dengan baik. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat agar target tahun 2026 dapat segera direalisasikan,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas PUPR yang aktif memfasilitasi proses administrasi sertifikasi aset.

“Kami berharap seluruh aset Pemko Payakumbuh memiliki kepastian hukum yang jelas dan terlindungi dengan baik,” tutupnya.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6
Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD
Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh
600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD
Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event
Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Resmikan Gedung Baru Puskesmas Padang Tinggi Piliang
Hadapi Cuaca Ekstrim,Wali Kota Zulmaeta Instruksikan Penanganan Cepat dan Terukur
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:26 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:08 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:42 WIB

Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:42 WIB

Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:01 WIB

Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lima Puluh Kota

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB