YLBH DHP Kecam Keras Dugaan Kekerasan terhadap Perempuan di Payakumbuh, Siap Dampingi Korban Hingga Tuntas

- Jurnalis

Selasa, 1 Juli 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Dharma Hita Pratistha (YLBH DHP) menyampaikan kecaman keras terhadap dugaan tindak kekerasan yang dialami oleh seorang perempuan berinisial WP. Kasus ini menjadi perhatian serius lembaga tersebut, yang menilai kekerasan terhadap perempuan masih menjadi persoalan akut di tengah masyarakat.

Ketua YLBH DHP, Muhammad Tito, S.H., M.H., C.Med, menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan hukum secara maksimal kepada korban dan keluarganya. Ia menyebut tindakan ini sebagai wujud nyata kepedulian YLBH DHP terhadap keadilan dan perlindungan perempuan.

Baca Juga :  Musrenbang Kecamatan Payakumbuh Selatan Hasilkan Berbagai Usulan Prioritas untuk 2026

“Kami tidak akan tinggal diam. Ini adalah bentuk nyata keprihatinan kami terhadap masih maraknya kekerasan terhadap perempuan. YLBH DHP siap hadir untuk membela korban serta memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal,” tegas Muhammad Tito.

Langkah konkret sudah dilakukan, di mana Sekretaris YLBH DHP, Advokat Ronaldi, S.H., mendampingi langsung keluarga korban saat melaporkan kasus ini ke Polres Payakumbuh. Tak hanya itu, Ronaldi juga turut hadir dalam pendampingan pemeriksaan saksi yang dilakukan oleh pihak kepolisian pada hari yang sama.

Baca Juga :  Peringati Peristiwa Situjuah ke-77, Wawako Payakumbuh Tegaskan Warisan Bela Negara

“Kami akan terus memantau dan mengawal jalannya proses hukum ini hingga tuntas. Ini bukan hanya soal satu korban, tapi juga pesan tegas bahwa kekerasan terhadap perempuan tidak boleh lagi ditoleransi,” ungkap Ronaldi.

YLBH DHP menyerukan kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus ini dengan serius dan memastikan keadilan benar-benar ditegakkan tanpa intervensi dan intimidasi.(ws)

Berita Terkait

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur
Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital
Kelurahan Sapaku Payakumbuh Juara I Lomba Kelurahan Sumbar 2026, Siap Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Tradisi Manaiak An Siriah Lewat Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026
Inspektorat Payakumbuh Monitoring Retribusi Pasar, Zulmaeta Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pungli
Berita ini 796 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:50 WIB

Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:20 WIB

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:16 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital

Berita Terbaru