Sungai Batang Agam Etalase Kota Payakumbuh, Potensi Terkendala Kewenangan

- Jurnalis

Jumat, 14 Maret 2025 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar

Sungai Batang Agam kini menjadi salah satu ikon utama Kota Payakumbuh, menawarkan potensi besar dalam pengembangan sportourism konsep wisata berbasis olahraga yang menarik warga setempat dan Daerah lain disekitarnya. Dengan berbagai fasilitas pendukung yang telah dibangun, kawasan ini diharapkan menjadi destinasi favorit bagi pecinta olahraga dan wisata.14/3-2025

Namun, ada kendala dalam pengelolaannya. Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh, Muslim ST, menjelaskan bahwa Sungai Batang Agam berada di bawah kewenangan pusat, dengan aset yang tetap menjadi milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pemerintah daerah hanya bisa berperan melalui kerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) sebagaimana diatur dalam nota kesepakatan. “Artinya, Pemko Payakumbuh tidak punya kewenangan langsung dalam pengelolaan kawasan ini. Tanggung jawab tetap dipegang oleh BWS, termasuk pemeliharaan bangunan yang ada,” jelasnya.

Kondisi ini memicu berbagai tanggapan dari masyarakat. Asnani, seorang warga Sungai Pinago, menyayangkan lambatnya pengelolaan oleh BWS. Ia mengungkapkan bahwa aset yang ada di Payakumbuh kurang mendapatkan perhatian dan pemeliharaan yang optimal. Akibatnya, pemanfaatannya oleh masyarakat menjadi terbatas. “Kalau terus dibiarkan, lama-lama akan tumbuh warung-warung liar di sepanjang objek wisata ini. Keindahan dan estetikanya bisa hilang karena kesemrawutan pedagang,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Herman R Tokoh Masyarakat Peduli Payakumbuh, yang menyoroti kurangnya pengawasan dan penataan dari pihak BWS. Ia berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk melakukan lobi ke pemerintah pusat agar pengelolaan kawasan Batang Agam bisa lebih optimal dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Evaluasi Kinerja OPD, Wako Zulmaeta Ingatkan: Jangan Tunggu Warga Mengeluh Baru Bergerak

“Kita tunggu gebrakan Wali Kota baru, bagaimana nanti lobi beliau dalam Program 100 Hari agar Sungai Batang Agam benar-benar bisa dimanfaatkan dengan baik dan bernilai Ekonomis,dan di kelola sepenuhnya oleh Pemerintah Payakumbuh dari semua sektor contohnya Parkir, Sampah dan fasilitas lainnya.Pemimpin sekarang harus visioner, cepat tanggap mencari peluang dlm meningkatkan PAD Ungkap Herman.

Dengan potensi besar yang dimiliki, Batang Agam seharusnya dapat menjadi aset strategis bagi Payakumbuh. Namun, tanpa sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat, kawasan ini berisiko kehilangan pesonanya. Masyarakat kini menantikan langkah konkret yang bisa membawa perubahan positif bagi destinasi sportourism kebanggaan masyarakat Payakumbuh.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Tegaskan Pasar Blok Barat Aset Daerah, Pedagang Berstatus Penyewa
Payakumbuh Siagakan 350 Personel dan Ratusan Peralatan Hadapi Bencana dan Gangguan Kamtibmas
PPPK Payakumbuh Diminta Pegang Empat Pilar: Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela
Pemko Payakumbuh Matangkan Rencana Pembangunan Pasar Ibuh Blok Barat
Wali Kota Payakumbuh Salurkan Bantuan CPP
Pemko dan DPRD Payakumbuh Sepakati Perubahan APBD 2026
Wako Zulmaeta Tegaskan PPPK Jangan Sekadar Bekerja
Wako Zulmaeta Apresiasi Dedikasi Kader PKK Payakumbuh
Berita ini 1,857 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:37 WIB

Pemko Payakumbuh Tegaskan Pasar Blok Barat Aset Daerah, Pedagang Berstatus Penyewa

Senin, 7 September 2026 - 15:24 WIB

Payakumbuh Siagakan 350 Personel dan Ratusan Peralatan Hadapi Bencana dan Gangguan Kamtibmas

Senin, 7 September 2026 - 15:13 WIB

PPPK Payakumbuh Diminta Pegang Empat Pilar: Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela

Jumat, 4 September 2026 - 15:06 WIB

Pemko Payakumbuh Matangkan Rencana Pembangunan Pasar Ibuh Blok Barat

Kamis, 3 September 2026 - 14:47 WIB

Pemko dan DPRD Payakumbuh Sepakati Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Redaksi

Galugua dan Misteri Pemodal di Balik Ekskavator

Rabu, 9 Sep 2026 - 11:53 WIB