Wali Kota Payakumbuh Paparkan Strategi Ekonomi Kreatif di Rakornas ICCN 2025

- Jurnalis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang,liputansumbar.com
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menjadi salah satu narasumber utama dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) 2025 yang digelar di The ZHM Premiere Hotel, Padang, Jumat (8/8/2025). Dalam forum bertema “Bajamba di Kota Seribu Rasa”, Zulmaeta menyampaikan strategi pengembangan ekonomi kreatif Kota Payakumbuh yang berhasil menembus pasar global.

Dalam paparannya di hadapan lebih dari 400 peserta Rakornas, Zulmaeta menegaskan bahwa meskipun Payakumbuh tidak memiliki potensi tambang besar, lahan pertanian yang luas, maupun industri skala besar, kota tersebut mampu tumbuh melalui kekuatan ekonomi kreatif.

“Produk handycraft kita punya peluang besar menggantikan produk China di pasar Amerika. Terutama karena konsumen di sana kini lebih memilih produk ramah lingkungan, non-plastik, dan buatan tangan,” jelasnya.

Salah satu terobosan penting adalah kerja sama Pemerintah Kota dengan perusahaan The Sak, produsen handycraft berbasis di Bali dan Amerika Serikat. Perusahaan ini siap menampung seluruh hasil produksi pengrajin Payakumbuh yang lolos proses quality control.

“Kami akan mengirim tiga orang ke Bali, hasil dari MoU dengan The Sak, untuk dilatih menjadi pengendali mutu produk ekspor,” ungkap Zulmaeta.

Baca Juga :  Mandiri Taspen Salurkan Bantuan CSR untuk Korban Kebakaran Pasar Payakumbuh

Namun, ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi, terutama terkait jumlah pengrajin. Untuk memenuhi kebutuhan ekspor, minimal dibutuhkan 1.000 pengrajin, sementara saat ini Payakumbuh baru memiliki sekitar 400. Karena itu, pemerintah kota membuka peluang kolaborasi dengan pengrajin dari daerah tetangga.

Selain itu, pelaku UMKM di sektor handycraft juga masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan akses permodalan, pemasaran, dan kapasitas produksi. Menanggapi hal ini, Zulmaeta menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadi fasilitator dalam mengatasi berbagai kendala tersebut.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Resmikan Gedung Baru Puskesmas Padang Tinggi Piliang

“Pemerintah Kota berkomitmen menjadi fasilitator untuk mengatasi semua hambatan itu,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, Zulmaeta turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Asisten II Setdako, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

Rakornas ICCN 2025 sendiri dihadiri oleh perwakilan dari lebih 240 kota/kabupaten kreatif se-Indonesia, termasuk unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, media, dan komunitas kreatif. Kegiatan ini diisi dengan creative conference, networking session, pameran, hingga pertunjukan budaya, yang bertujuan memperkuat kolaborasi antar daerah, berbagi inovasi, serta mendorong transaksi produk-produk kreatif unggulan.

“Ekonomi kreatif bukan hanya peluang, tapi masa depan Payakumbuh. Kami akan terus berinovasi dan memperluas jaringan agar produk lokal bisa bersaing di panggung internasional,” tutup Zulmaeta.(rel)

Berita Terkait

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton
Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah
Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar
Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur
Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital
Berita ini 581 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:24 WIB

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:56 WIB

Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:20 WIB

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji

Berita Terbaru