Wali Kota Zulmaeta Tegaskan Pengelolaan Risiko Jadi Fondasi Utama Pembangunan Payakumbuh

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menegaskan bahwa pengelolaan risiko harus menjadi fondasi utama dalam setiap perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan sebuah visi besar tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah dalam mengantisipasi serta mengelola potensi hambatan secara terukur.

Hal tersebut disampaikan Wako Zulmaeta saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Risiko Pemerintah Daerah Tahun 2025–2029, yang digelar di Aula Ngalau Indah, Balai Kota Payakumbuh, Rabu (5/11/2025).

“Risiko adalah bagian dari perjalanan pembangunan. Ia bukan untuk dihindari, tetapi harus kita kenali, kita analisis, dan kita kelola secara efektif,” ujar Zulmaeta dalam sambutannya.

Dengan memahami risiko secara cermat, lanjutnya, pemerintah tidak hanya dapat meminimalisir potensi ancaman, tetapi juga mengoptimalkan peluang yang ada. Ia menilai, sebagai kota kecil dengan potensi besar, Payakumbuh perlu membangun dengan penuh perhitungan dan kesiapan menghadapi tantangan.

“Semangat dan niat baik saja tidak cukup jika kita tidak memiliki sistem yang kuat dalam mengenali dan mengelola risiko kebijakan,” tambahnya.

Baca Juga :  RPJMD Payakumbuh: Visi Besar, Realisasi Diragukan

Bimtek ini menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi RPJMD Kota Payakumbuh 2025–2029, sekaligus memperkuat penerapan Peraturan Wali Kota Payakumbuh Nomor 11 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Risiko Pemerintah Daerah.

Zulmaeta juga menekankan pentingnya kesadaran dan peran aktif aparatur sipil negara (ASN) dalam mengintegrasikan prinsip manajemen risiko ke dalam setiap program dan kebijakan.

“Sebagai ASN, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat. Mari jadikan pengelolaan risiko sebagai bagian tak terpisahkan dari proses pembangunan,” tegasnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan Rizal, Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor BPKP Perwakilan Sumatera Barat, sebagai narasumber. Dalam paparannya, Rizal menyebut bahwa pengelolaan risiko merupakan elemen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Menurutnya, pemerintahan yang efektif bukan berarti bebas dari risiko, melainkan mampu mengenali dan mengelolanya secara bijak.

Baca Juga :  Pasang Badan..!! Kadis Kominfo ,Tegas Bantah Isu “Kongkalikong” dalam Proses Tender Proyek

“Manajemen pemerintahan yang baik bukanlah yang takut risiko, tetapi yang mampu memikirkan dan memilih risiko mana yang terbaik untuk dihadapi,” jelas Rizal.

Ia mencontohkan isu pengentasan kemiskinan sebagai bentuk nyata pengelolaan risiko lintas sektor. Keberhasilan Sumatera Barat menjaga angka kemiskinan di bawah rata-rata nasional, katanya, adalah bukti pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam mengidentifikasi serta mengendalikan hambatan pembangunan.

“Menurunkan angka kemiskinan adalah contoh konkret pengelolaan risiko yang berhasil. Minimal capaian ini harus terus kita pertahankan,” ujarnya.

Rizal menutup paparannya dengan menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan risiko tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan sistem, tetapi juga oleh komitmen seluruh elemen pemerintah untuk terus belajar, beradaptasi, serta memperkuat budaya kerja yang transparan dan akuntabel.

“Manajemen risiko bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi budaya berpikir dalam setiap langkah pemerintahan. Kalau budaya ini tumbuh, maka Payakumbuh akan mampu menghadapi masa depan dengan lebih tangguh dan terukur,” pungkasnya.(ws)

Berita Terkait

Ratusan Jemaah Haji Payakumbuh Dilepas Penuh Haru, Pemko Titip Doa Menuju Baitullah
Dasa Wisma Anggrek 1 Payakumbuh Tampil Gemilang di Lomba Tingkat Provinsi Sumbar
Wali Kota Zulmaeta Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan Daerah
Payakumbuh Targetkan Total Health Coverage 100 Persen 2026
Pemko Payakumbuh Kirim 6 Calon Paskibraka Terbaik ke Seleksi Provinsi Sumbar 2026 di Padang
Wali Kota Zulmaeta Teken MoU dengan Perguruan Tinggi dan BNN
Pemko Payakumbuh Gelar Lomba Bertutur 2026, Dorong Literasi Anak Berbasis Budaya
Kelurahan Payolansek Payakumbuh Optimalkan Posyandu 6 SPM
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:01 WIB

Ratusan Jemaah Haji Payakumbuh Dilepas Penuh Haru, Pemko Titip Doa Menuju Baitullah

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:41 WIB

Dasa Wisma Anggrek 1 Payakumbuh Tampil Gemilang di Lomba Tingkat Provinsi Sumbar

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:33 WIB

Wali Kota Zulmaeta Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan Daerah

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:23 WIB

Payakumbuh Targetkan Total Health Coverage 100 Persen 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:55 WIB

Pemko Payakumbuh Kirim 6 Calon Paskibraka Terbaik ke Seleksi Provinsi Sumbar 2026 di Padang

Berita Terbaru

Kesehatan

Payakumbuh Targetkan Total Health Coverage 100 Persen 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:23 WIB