Satu Nagari Satu Event Aie Tabik: Pemko Payakumbuh Tegaskan Komitmen Lestarikan Adat dan Budaya Minangkabau

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Kehangatan kebersamaan dan semangat melestarikan tradisi mewarnai kegiatan Satu Nagari Satu Event yang digelar di Nagari Aie Tabik, Kecamatan Payakumbuh Timur, Minggu (7/9/2025).

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang datang untuk memberikan dukungan sekaligus menegaskan komitmen pemerintah kota dalam menjaga warisan adat dan budaya Minangkabau.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat Nagari Aie Tabik menampilkan prosesi adat Mauluan Kain, tradisi penting sebelum acara inti pernikahan. Prosesi ini bukan sekadar mengantarkan pakaian untuk calon marapulai, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar keluarga besar calon mempelai.


“Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendorong penguatan lembaga adat seperti LKAAM, KAN, dan Bundo Kanduang baik di tingkat kota maupun nagari. Dukungan anggaran melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga juga kita siapkan agar kegiatan adat dan budaya dapat terus hidup,” ujar Elzadaswarman.

Baca Juga :  Nagari Parambahan Tutup Rangkaian Satu Nagari Satu Event 2025 dengan Tradisi “Mangombang Siriah”

Ia menegaskan, pelestarian adat harus berlandaskan falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah, sesuai nilai-nilai Minangkabau yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Elzadaswarman juga mengingatkan bahwa tradisi seperti Mauluan Kain memiliki pesan moral dan nilai filosofis yang mendalam.

“Jika ajaran adat tidak diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, maka akan hilang budi di dalam diri. Pepatah adat mengingatkan, adaik kok kurang takurasai, dunia manjadi takupalang,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh dan BPS Canangkan Desa Cantik 2026 di Tiga Kelurahan

Melalui Program Satu Nagari Satu Event, pemerintah berharap sinergitas antara pemerintah, lembaga adat, Bundo Kanduang, tokoh masyarakat, hingga generasi muda semakin kuat dalam memajukan nagari. Program ini juga diarahkan untuk menjadikan nagari sebagai destinasi wisata budaya yang bernilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas lokal.

“Kami berharap sinergitas antara niniak mamak, Bundo Kanduang, dan seluruh elemen adat semakin kuat bersama pemerintah. Tujuan kita sama, yakni memajukan dan memakmurkan kehidupan masyarakat Kota Payakumbuh,” tutup Elzadaswarman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kadis Parpora Yunida Fatwa, Camat Payakumbuh Timur, Lurah Aie Tabik, Ketua LKAAM YB Dt Permato Alam, serta jajaran Bundo Kanduang Kota Payakumbuh.(rel)

Berita Terkait

Wako Zulmaeta Tegaskan Sentra IKM Rendang Berinovasi dan Berkembang
Pemko Payakumbuh Jajaki Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Universitas Islam Riau
Pemko Payakumbuh Gelar Posyandu Serentak, Perkuat Integrasi Enam Bidang SPM
125 Personel Ikuti Apel dan Gladi Kesiapsiagaan Bencana di Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Tekankan Sinergi Pusat-Daerah pada Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026
Ambisi Anak Muda di Panggung Organisasi, Heru Mufti Jadi Sorotan Publik Payakumbuh
Payakumbuh Dapat TKD Rp116 Miliar, Ini Prioritasnya
Bursa Ketua KONI Payakumbuh 2026–2030 Memanas, Empat Nama Muncul di Tengah Sorotan Minimnya Fasilitas Atlet
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:57 WIB

Wako Zulmaeta Tegaskan Sentra IKM Rendang Berinovasi dan Berkembang

Rabu, 29 April 2026 - 20:03 WIB

Pemko Payakumbuh Jajaki Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Universitas Islam Riau

Rabu, 29 April 2026 - 13:29 WIB

Pemko Payakumbuh Gelar Posyandu Serentak, Perkuat Integrasi Enam Bidang SPM

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

125 Personel Ikuti Apel dan Gladi Kesiapsiagaan Bencana di Payakumbuh

Senin, 27 April 2026 - 16:09 WIB

Pemko Payakumbuh Tekankan Sinergi Pusat-Daerah pada Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026

Berita Terbaru