Payakumbuh,liputansumbar.com
Atlet asal Kota Payakumbuh tampil dominan dan menjadi penentu keberhasilan kontingen Sumatera Barat pada Kejurnas Jambi Open Aerobic Gymnastics 2026 yang digelar pada 24–26 April di Gedung Persani Provinsi Jambi. Dari total empat medali emas yang diraih Sumbar, tiga di antaranya disumbangkan atlet Payakumbuh.
Ketua Umum Pengkot Persani Kota Payakumbuh, Muslim, menyebut prestasi tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan jangka panjang dan kerja keras seluruh tim.
“Prestasi ini lahir dari proses pembinaan yang berkelanjutan dan kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan berbagai pihak. Kami berharap capaian ini terus meningkat dan memotivasi atlet lain untuk berprestasi lebih tinggi,” ujarnya, Senin (27/04/2026).
Muslim juga menyampaikan apresiasi dari Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, atas capaian membanggakan tersebut. Menurutnya, kepala daerah berharap prestasi ini dapat terus dijaga dan menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang unggul dan berprestasi.
Dominasi atlet Payakumbuh sudah terlihat sejak awal kompetisi. Alesha Alicia Novea membuka keunggulan dengan meraih emas di nomor Pre ND IW. Selanjutnya, Tsafani Izzatununisa tampil konsisten dan menambah emas pada nomor ND IW.
Keduanya kembali menunjukkan performa gemilang saat turun di nomor ND TR bersama Adiba Khanza Zahra dengan mempersembahkan emas ketiga bagi Sumatera Barat.
Tak hanya emas, kontribusi atlet Payakumbuh juga datang dari Alika Kirana Susanto yang meraih medali perak di nomor Pre ND IW.
Capaian ini semakin mengokohkan Payakumbuh sebagai motor utama perolehan medali Sumbar di ajang nasional tersebut.
Ketua Harian Pengkot Persani Kota Payakumbuh, Afrizon Nasri, menilai hasil ini menjadi indikator kuat kesiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi mendatang.
“Kejuaraan ini kami jadikan ajang mengukur kemampuan sekaligus mematangkan teknik atlet. Atlet Payakumbuh yang tampil merupakan andalan daerah dan bagian dari Pelatda Sumbar untuk Porprov,” katanya.
Secara keseluruhan, kontingen Sumatera Barat berhasil mengoleksi empat emas, tiga perak, dan satu perunggu. Satu emas tambahan disumbangkan Azzam Alvano Addka.
Sementara itu, medali perak lainnya diraih oleh Mutiara Anggraini dan Rahmat David Saputra pada nomor Senior MP serta nomor Senior TR bersama Ade Kurniawan. Adapun medali perunggu diraih Raysha Zahra Hapstari dari nomor Youth IW.
Pelatih Sumatera Barat, Aldi Kristian, menilai para atlet Payakumbuh mampu menjaga disiplin dan konsistensi sejak babak awal hingga final.
“Anak-anak tampil sesuai program latihan yang kami siapkan. Mereka bisa menjaga fokus, teknik, dan mental saat bertanding. Ini menjadi modal penting untuk menghadapi Porprov, tentu kami akan terus melakukan evaluasi agar performa mereka semakin maksimal,” ujarnya.
Peran Aldi yang juga berasal dari Payakumbuh dinilai memberi dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas teknik dan strategi bertanding atlet.
“Kami tidak ingin cepat puas dengan hasil ini. Fokus kami sekarang menatap Porprov 2026 dengan persiapan yang lebih matang, peningkatan intensitas latihan, dan evaluasi menyeluruh agar atlet Payakumbuh mampu tampil lebih maksimal dan kembali menyumbang prestasi terbaik untuk daerah,” pungkasnya.(ws)








