Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan melalui kerja sama pengampuan dengan RSUP dr. M. Djamil Padang sekaligus mengajukan proposal pengembangan RSUD dr. Adnaan WD kepada Kementerian Kesehatan.

Langkah strategis tersebut dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di RSUP dr. M. Djamil Padang, Kamis (30/7/2026).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dan Direktur RSUP dr. M. Djamil Padang Dovy Djanas tentang Penguatan Pengampuan Tata Kelola Rumah Sakit sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan, kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat tata kelola rumah sakit sehingga kualitas pelayanan, keselamatan pasien, dan kinerja organisasi dapat terus ditingkatkan.

“Kesepakatan bersama ini menjadi fondasi bagi kita untuk memperkuat tata kelola rumah sakit sehingga mutu pelayanan kesehatan, keselamatan pasien, dan kinerja organisasi terus meningkat,” ujar Zulmaeta.

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Payakumbuh dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan tata kelola organisasi, pelayanan klinis, pengelolaan keuangan, pengembangan sumber daya manusia, manajemen risiko, mutu dan keselamatan pasien, hingga pengembangan sistem informasi rumah sakit.

Baca Juga :  PKK Payakumbuh Gelar Pelatihan Sekretaris untuk Perkuat Tata Kelola Organisasi

Kerja sama itu juga mencakup pendampingan, konsultasi, pembinaan, monitoring, dan evaluasi untuk meningkatkan kapasitas RSUD dr. Adnaan WD serta mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit.

“Tujuan kami adalah menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sehingga masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin berkualitas,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Zulmaeta menyerahkan proposal pengembangan RSUD dr. Adnaan WD kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebagai upaya memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Proposal tersebut mencakup pembangunan Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) senilai Rp26 miliar, pembangunan gedung poliklinik sebesar Rp82 miliar, serta pembangunan ruang rawat inap dengan nilai investasi Rp92 miliar.

Menurut Zulmaeta, keterbatasan kapasitas fiskal daerah menjadi tantangan dalam mewujudkan pengembangan fasilitas kesehatan secara mandiri. Karena itu, dukungan pemerintah pusat diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kami berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pembangunan fasilitas kesehatan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Kota Payakumbuh maupun Kabupaten Lima Puluh Kota,” katanya.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus menjalankan program pembangunan dan pengembangan rumah sakit umum daerah di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.

Baca Juga :  Warga Payakumbuh Barat Keluhkan Air PDAM Tidak Jernih dan Berwarna Hijau Lumut

Ia meminta Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Dinas Kesehatan dan manajemen RSUD dr. Adnaan WD untuk mengawal seluruh tahapan pengajuan proposal agar seluruh persyaratan administrasi maupun teknis dapat dipenuhi dengan baik.

“Proposal ini harus dikawal oleh Kepala Dinas dan Direktur Rumah Sakit agar prosesnya berjalan baik dan dapat direalisasikan,” tegas Menteri Kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Payakumbuh didampingi Asisten I Setdako Payakumbuh Nofriwandi, Kepala Bagian Pemerintahan Danil Defo, Kepala Bagian Protokol Diki Engla Mardianto, serta Direktur RSUD dr. Adnaan WD Efriza Naldi.

Zulmaeta menegaskan, Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan rumah sakit rujukan nasional sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas RSUD dr. Adnaan WD.

Menurutnya, penguatan kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih modern, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat, sekaligus memperkuat peran RSUD dr. Adnaan WD sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Sinergi dengan pemerintah pusat dan rumah sakit rujukan nasional akan terus kami perkuat agar pelayanan kesehatan masyarakat semakin maju dan berkualitas,” pungkas Zulmaeta.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Tegaskan Pasar Blok Barat Aset Daerah, Pedagang Berstatus Penyewa
Payakumbuh Siagakan 350 Personel dan Ratusan Peralatan Hadapi Bencana dan Gangguan Kamtibmas
PPPK Payakumbuh Diminta Pegang Empat Pilar: Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela
Pemko Payakumbuh Matangkan Rencana Pembangunan Pasar Ibuh Blok Barat
Wali Kota Payakumbuh Salurkan Bantuan CPP
Pemko dan DPRD Payakumbuh Sepakati Perubahan APBD 2026
Wako Zulmaeta Tegaskan PPPK Jangan Sekadar Bekerja
Wako Zulmaeta Apresiasi Dedikasi Kader PKK Payakumbuh
Berita ini 160 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:37 WIB

Pemko Payakumbuh Tegaskan Pasar Blok Barat Aset Daerah, Pedagang Berstatus Penyewa

Senin, 7 September 2026 - 15:24 WIB

Payakumbuh Siagakan 350 Personel dan Ratusan Peralatan Hadapi Bencana dan Gangguan Kamtibmas

Senin, 7 September 2026 - 15:13 WIB

PPPK Payakumbuh Diminta Pegang Empat Pilar: Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela

Jumat, 4 September 2026 - 15:06 WIB

Pemko Payakumbuh Matangkan Rencana Pembangunan Pasar Ibuh Blok Barat

Kamis, 3 September 2026 - 14:47 WIB

Pemko dan DPRD Payakumbuh Sepakati Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Redaksi

Galugua dan Misteri Pemodal di Balik Ekskavator

Rabu, 9 Sep 2026 - 11:53 WIB