Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh memulai Gerakan Tanam Pisang Serentak dengan menanam 3.000 bibit pisang varietas barangan yang tersebar di lima kecamatan sebagai langkah strategis memperkuat pasokan buah lokal bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Kegiatan yang dipusatkan di lahan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Talang Saiyo, Kelurahan Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis (23/7/2026), menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dalam menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan, peningkatan gizi masyarakat, dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Mewakili Wali Kota Payakumbuh, Staf Ahli Irwan Suwandi mengatakan pemerintah terus mendorong pengembangan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus kandungan gizi yang baik agar mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan meningkatkan pendapatan petani.

Menurutnya, pisang dipilih karena kaya akan karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat sehingga berpotensi menjadi salah satu sumber buah lokal yang dapat mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.

“Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pisang, tetapi juga memastikan kebutuhan buah untuk Program Makan Bergizi Gratis dapat dipenuhi dari hasil pertanian lokal,” ujar Irwan.

Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Payakumbuh, pemerintah menyalurkan 3.000 bibit pisang varietas barangan kepada 29 kelompok tani dan gabungan kelompok tani yang tersebar di 23 kelurahan di lima kecamatan.

Baca Juga :  Wali Kota Payakumbuh Terima Kunjungan BNN RI, Bahas Penguatan Sinergi Pencegahan Narkoba

Adapun rinciannya terdiri dari 1.405 batang untuk Kecamatan Payakumbuh Barat, 535 batang untuk Kecamatan Payakumbuh Selatan, 345 batang untuk Kecamatan Payakumbuh Timur, 425 batang untuk Kecamatan Payakumbuh Utara, dan 290 batang untuk Kecamatan Lamposi Tigo Nagori.

Untuk menunjang keberhasilan budidaya, pemerintah juga menyalurkan 30.000 kilogram pupuk kompos dengan alokasi 10 kilogram untuk setiap batang pisang agar kebutuhan unsur hara tanaman terpenuhi sejak awal penanaman.

Irwan menegaskan dukungan pemerintah tidak berhenti pada pemberian bibit dan pupuk. Pendampingan budidaya akan dilakukan secara berkelanjutan sehingga berbagai kendala di lapangan dapat segera diatasi dan tanaman mampu tumbuh optimal.

“Kami akan terus melakukan pendampingan sehingga tanaman dapat tumbuh optimal dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi petani,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Nila Misna, menjelaskan varietas pisang barangan dipilih karena memiliki ketahanan lebih baik terhadap serangan hama dibandingkan sejumlah varietas lainnya, sehingga dinilai paling sesuai untuk dikembangkan secara luas di Kota Payakumbuh.

“Kami memilih varietas barangan karena lebih tahan terhadap hama. Setiap bibit juga mendapatkan pupuk organik agar pertumbuhannya lebih baik dan produktivitasnya meningkat,” jelas Nila.

Ia menambahkan, pengembangan komoditas pisang tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Kota Payakumbuh, tetapi juga diproyeksikan menjadi komoditas unggulan yang mampu memasok kebutuhan daerah lain sekaligus menjadi bahan baku berbagai produk olahan bernilai tambah.

Baca Juga :  Tarawih Bersama Warga, Wali Kota Zulmaeta Serahkan Bantuan untuk Masjid Muslimin Balai Cacang

Sebagai bentuk penguatan pengembangan agribisnis pisang, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pertanian Kota Payakumbuh dengan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.

Kerja sama itu mencakup pengembangan budidaya pisang secara intensif, pendampingan teknologi, peningkatan kapasitas petani, hingga penguatan usaha berbasis agribisnis guna meningkatkan produktivitas dan daya saing komoditas pisang lokal.

Dalam sesi dialog, salah seorang petani dari Gapoktan Talang Saiyo berharap pemerintah turut membantu membuka akses pemasaran apabila produksi pisang meningkat saat masa panen.

Menanggapi hal tersebut, Nila memastikan pemerintah telah menyiapkan strategi melalui pengembangan hilirisasi produk serta perluasan jaringan pemasaran agar peningkatan produksi tetap memberikan nilai tambah dan keuntungan bagi petani.

“Apabila produksi meningkat, hasil panen tidak hanya dipasarkan sebagai buah segar, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah. Kami akan terus mencarikan solusi pemasaran agar tujuan utama program ini tercapai,” ujarnya.

Melalui Gerakan Tanam Pisang Serentak yang didukung penyediaan sarana produksi, pendampingan budidaya, pengembangan hilirisasi, serta kolaborasi dengan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Pemerintah Kota Payakumbuh membangun ekosistem agribisnis pisang yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjamin keberlanjutan pasokan buah lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis, meningkatkan nilai tambah komoditas hortikultura, memperkuat daya saing produk pertanian daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.(ws)

Berita Terkait

Wako Zulmaeta Optimistis Target 40 Emas Payakumbuh di Porprov 2026 Tercapai
Wako Zulmaeta Tinjau Pembangunan Jalan di Batang Agam, Ditargetkan Rampung November
HUT ke-81 TNI, Zulmaeta Perkuat Sinergi Pemko Payakumbuh dengan TNI
500 Kontingen Payakumbuh Resmi Dilepas, Siap Berlaga di Porprov Sumbar XVI 2026
Pemko Payakumbuh Siapkan Pengendalian Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen
Pemko Payakumbuh Gandeng Karang Taruna Kembangkan Ekonomi Produktif dan Atasi Persoalan Sosial
Payakumbuh Bidik Lebih dari 40 Medali Emas di Porprov Sumbar XVI
Pemko Payakumbuh dan Kementerian PU Bekali serta Uji Kompetensi 115 Tenaga Kerja Konstruksi
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Wako Zulmaeta Optimistis Target 40 Emas Payakumbuh di Porprov 2026 Tercapai

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:28 WIB

HUT ke-81 TNI, Zulmaeta Perkuat Sinergi Pemko Payakumbuh dengan TNI

Rabu, 30 September 2026 - 07:04 WIB

500 Kontingen Payakumbuh Resmi Dilepas, Siap Berlaga di Porprov Sumbar XVI 2026

Senin, 28 September 2026 - 07:20 WIB

Pemko Payakumbuh Siapkan Pengendalian Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen

Senin, 28 September 2026 - 07:11 WIB

Pemko Payakumbuh Gandeng Karang Taruna Kembangkan Ekonomi Produktif dan Atasi Persoalan Sosial

Berita Terbaru

Pasaman Barat

Lima Calon Wali Nagari Ophir Adu Gagasan untuk Kemajuan Nagari

Sabtu, 10 Okt 2026 - 17:58 WIB

Olahraga

Balap Sepeda Payakumbuh Tambah Emas dan Dua Perak

Senin, 5 Okt 2026 - 10:42 WIB