Pemko Payakumbuh Perkuat Pengendalian Program, Monev OPD Triwulan I 2026 Digelar Tiga Hari

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan perangkat daerah sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Triwulan I Tahun 2026.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program/Kegiatan yang digelar di Balaikota Payakumbuh selama tiga hari, mulai Rabu (08/04/2026) hingga Jumat (10/04/2026). Seluruh OPD di bawah koordinasi tiga Asisten Sekretariat Daerah mengikuti rapat tersebut sesuai lingkup masing-masing.

Rapat monev dibagi dalam tiga sesi yang melibatkan OPD di bawah koordinasi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, serta Asisten III Bidang Administrasi Umum.

Pembahasan utama dalam rapat tersebut adalah evaluasi capaian realisasi fisik dan keuangan program hingga akhir Maret 2026. Selain itu, rapat juga menelaah secara rinci proses penginputan Rencana Umum Pengadaan (RUP) melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) yang telah dilakukan oleh masing-masing OPD.

Tak hanya itu, forum juga mengulas realisasi belanja Produk Dalam Negeri (PDN) serta keterlibatan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam pengadaan barang dan jasa tahun 2026. Hal ini dinilai penting dalam mendorong penggunaan produk lokal serta memperkuat ekonomi daerah.

Baca Juga :  Wali Kota Zulmaeta Teken MoU dengan Perguruan Tinggi dan BNN

Dalam forum tersebut, setiap OPD memaparkan progres pelaksanaan program, baik dari sisi fisik maupun keuangan, sekaligus menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Sejumlah program strategis nasional turut menjadi perhatian dalam rapat ini, di antaranya fasilitasi pembentukan Koperasi Merah Putih, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Program Sejuta Rumah, hingga penanganan kelangkaan pupuk dan BBM.

Sementara itu, program strategis daerah yang dibahas mencakup pembangunan dan revitalisasi pasar, peningkatan layanan di Rumah Sakit Adnan WD, rencana penyediaan moda transportasi publik ramah lingkungan, serta pembangunan infrastruktur yang humanis di pusat Kota Payakumbuh.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nofriwandi, menegaskan pentingnya peningkatan koordinasi dan konsistensi dalam pelaksanaan program.

“Seluruh OPD harus segera menindaklanjuti hasil evaluasi, mempercepat realisasi kegiatan, serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yasrizal, mengingatkan pentingnya peran aktif OPD dalam memfasilitasi program strategis nasional di daerah. Ia juga meminta Bagian Perekonomian untuk melakukan monitoring terhadap SPBU guna mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan BBM.

Baca Juga :  "Baru Mulai, Sudah Dikecam! Program 100 Hari ZUZEMA Dianggap Gagal Fokus"

Di sisi lain, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Ifon Satria Can, menekankan bahwa monev merupakan instrumen penting dalam memastikan efektivitas dan ketepatan sasaran program.

“Setiap kendala yang muncul harus segera diidentifikasi dan diselesaikan secara terukur,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya ketepatan penginputan data dalam sistem SiRUP guna mendukung transparansi dalam proses pengadaan.

Dalam rapat tersebut, sejumlah kendala turut mengemuka, di antaranya ketepatan waktu pelaksanaan program, kelengkapan administrasi, serta optimalisasi sistem pengadaan berbasis digital. Meski demikian, masing-masing OPD juga memaparkan langkah-langkah solusi yang tengah dan akan dilakukan.

Rapat berlangsung dinamis dengan pembahasan berbagai isu strategis yang membutuhkan perhatian lintas sektor.

Melalui pelaksanaan rapat monev ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kinerja OPD semakin optimal. Target pembangunan daerah tahun 2026 diharapkan dapat tercapai secara lebih cepat, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Tradisi Manaiak An Siriah Lewat Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026
Inspektorat Payakumbuh Monitoring Retribusi Pasar, Zulmaeta Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pungli
Pemko Payakumbuh Matangkan Angkutan Umum Listrik, Pelajar Jadi Prioritas Layanan
Sertifikat Merek Randang Payakumbuh Resmi Diterima
Pemko Payakumbuh Dorong Karang Taruna Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba
Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Pemko Payakumbuh Bekali Pelajar Literasi Digital Sehat dan Aman
Wali Kota Zulmaeta Siapkan Transportasi Publik Berbasis Kendaraan Listrik, Diawali untuk Angkutan Pelajar
Pemko Payakumbuh Tampilkan Dua Inovasi Pelayanan Publik di Panggung Nasional PKN Tingkat II LAN
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:51 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Tradisi Manaiak An Siriah Lewat Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:00 WIB

Inspektorat Payakumbuh Monitoring Retribusi Pasar, Zulmaeta Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pungli

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:20 WIB

Pemko Payakumbuh Matangkan Angkutan Umum Listrik, Pelajar Jadi Prioritas Layanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:10 WIB

Sertifikat Merek Randang Payakumbuh Resmi Diterima

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:41 WIB

Pemko Payakumbuh Dorong Karang Taruna Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Berita Terbaru