Payakumbuh,liputansumbar.com
Pemerintah Kota Payakumbuh menegaskan olahraga bukan sekadar aktivitas fisik maupun rangkaian pertandingan. Olahraga dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membangun kualitas manusia, meningkatkan kesehatan masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya prestasi daerah.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat memimpin Apel Bersama dalam rangka Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026 sekaligus membuka Training Center (TC) Kontingen Kota Payakumbuh untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sumatera Barat XVI Tahun 2026, Rabu (9/9/2026) pagi.
Dalam kesempatan itu, Elzadaswarman membacakan sambutan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta yang menekankan perlunya perubahan cara pandang terhadap olahraga. Menurutnya, pembangunan olahraga harus ditempatkan sebagai bagian penting dari pembangunan manusia secara menyeluruh.
“Olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya. Investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh guna membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang, sekaligus berinvestasi pada kesehatan masyarakat agar semakin bugar, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” tegas Elzadaswarman.
Sejalan dengan tema HAORNAS ke-43, “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!”, Pemko Payakumbuh mendorong olahraga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
Pemerintah daerah, kata dia, harus mengambil peran sebagai penggerak utama dalam membangun gerakan masyarakat aktif dan bugar. Keberhasilan pembangunan olahraga tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya pertandingan atau kegiatan olahraga yang diselenggarakan.
“Keberhasilan pembangunan olahraga bukan semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan atau kompetisi yang digelar, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih sehat,” ujarnya.
Karena itu, ekosistem olahraga di Kota Payakumbuh perlu dibangun secara inklusif dan berkeadilan. Olahraga harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, baik sebagai aktivitas untuk menjaga kebugaran maupun sebagai ruang pengembangan bakat dan prestasi.
Atlet Berprestasi Lahir dari Budaya Olahraga
Elzadaswarman menegaskan atlet berprestasi tidak lahir secara instan. Prestasi merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan pembinaan, disiplin, lingkungan yang mendukung, serta budaya olahraga yang kuat.
Menurutnya, budaya olahraga masyarakat, pembinaan olahraga prestasi, dan pengembangan industri olahraga perlu dibangun secara terpadu.
Momentum HAORNAS ke-43 sekaligus menjadi awal pemusatan latihan Kontingen Kota Payakumbuh menghadapi PORPROV Sumatera Barat XVI Tahun 2026.
Para atlet yang mengikuti TC diminta memanfaatkan masa persiapan secara maksimal untuk meningkatkan kemampuan teknis, fisik dan mental, sekaligus memperkuat kekompakan sebagai satu kontingen.
Elzadaswarman juga berpesan agar seluruh atlet menjaga kedisiplinan selama menjalani pemusatan latihan, menjaga kesehatan, memelihara kekompakan, serta mengikuti arahan pelatih dan official.
“Ingatlah, ketika Saudara memasuki arena pertandingan, Saudara tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi membawa nama besar Kota Payakumbuh. Berjuanglah dengan penuh kebanggaan dan tunjukkan bahwa atlet Kota Payakumbuh memiliki mental juara dan sportivitas yang tinggi,” katanya.
Menang Bersyukur, Kalah dengan Lapang Dada
Selain mengejar prestasi, para atlet diminta menjadikan sportivitas sebagai prinsip utama dalam setiap pertandingan.
Elzadaswarman mengingatkan kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seorang atlet. Perjuangan, disiplin, kejujuran, dan kemampuan menghormati lawan juga menjadi bagian penting dari karakter olahraga.
“Menang kita syukuri, kalah kita terima dengan lapang dada, tetapi berjuang harus sampai akhir. Jangan pernah menyerah sebelum pertandingan selesai,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Payakumbuh juga memberikan apresiasi kepada jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), pengurus cabang olahraga, pelatih, dan official yang selama ini terlibat dalam pembinaan dan regenerasi atlet.
Sinergi seluruh unsur tersebut dinilai menjadi fondasi penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan olahraga di Kota Payakumbuh sekaligus menciptakan atlet-atlet baru yang mampu mengharumkan nama daerah.
Apel bersama HAORNAS ke-43 sekaligus pembukaan TC Kontingen Kota Payakumbuh tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh, pengurus KONI, pelatih, official, serta ratusan atlet Kota Payakumbuh.
Kegiatan ditutup dengan semangat bersama, “Salam Olahraga! Jaya! Jaya! Jaya!”(ws)








